Tol Banyuwangi-Jember Belum Masuk Trase Utama Prosiwangi, Ini Jalur Resminya

Ali Sodiqin • Dipublikasikan Sabtu, 12 September 2026 | 22:00 WIB
Para pekerja di proyek jalan tol Prosiwangi.
ILUSTRASI Para pekerja di proyek jalan tol Prosiwangi. (BPJT)

RADAR BANYUWANGI - Wacana pembangunan tol langsung Banyuwangi–Jember belum menjadi bagian dari trase utama Jalan Tol Probolinggo–Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi). Hingga kini, jalur resmi yang menjadi fokus pembangunan tetap melewati koridor utara Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi, sementara koneksi menuju Jember masih sebatas opsi atau usulan yang pernah didorong pemerintah daerah.

Posisi tersebut penting untuk diperjelas di tengah munculnya pembahasan mengenai kemungkinan tol yang menghubungkan Banyuwangi dan Jember secara lebih langsung.

Sebab, secara resmi proyek Tol Prosiwangi yang menjadi bagian jaringan tol di ujung timur Pulau Jawa masih dirancang mengikuti koridor utara.

Dengan trase tersebut, perjalanan menuju Banyuwangi dari arah barat akan melewati wilayah Probolinggo dan Situbondo sebelum mencapai Banyuwangi.

Trase Utama Masih Lewat Pantura

Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi merupakan proyek yang dirancang untuk memperkuat konektivitas di ujung timur Pulau Jawa.

Koridor utamanya membentang dari Probolinggo menuju Banyuwangi melalui Situbondo. Sejumlah seksi dalam proyek tersebut terus dikerjakan dan secara bertahap mendekati tahap operasional.

Artinya, Jember belum menjadi bagian dari trase utama Tol Probowangi yang sedang berjalan.

Kondisi ini sekaligus membedakan antara proyek tol yang sudah masuk perencanaan dengan wacana konektivitas yang masih berupa usulan.

Ada Usulan Agar Tol Menyentuh Jember

Meski trase utama tetap berada di jalur utara, gagasan agar jaringan tol juga memberikan koneksi langsung ke Jember sempat muncul.

Pemerintah daerah disebut pernah mendorong atau mengkaji kemungkinan jalur alternatif yang melintasi Jember.

Dorongan tersebut tidak lepas dari posisi Jember sebagai salah satu pusat aktivitas ekonomi dan mobilitas di kawasan Tapal Kuda.

Jika suatu saat koneksi tol Banyuwangi–Jember terealisasi, akses kedua wilayah tentu akan menjadi lebih langsung dibanding mengandalkan koridor tol utama yang memutar melalui jalur utara.

Namun, usulan tersebut tidak otomatis berarti trase resmi Tol Probowangi berubah.

Untuk menjadi proyek yang benar-benar dibangun, diperlukan proses perencanaan, kajian teknis, aspek pembiayaan, penetapan trase, hingga keputusan pemerintah sesuai tahapan pembangunan jalan tol.

JLS Jadi Alternatif Koneksi Selatan

Sambil menunggu kemungkinan pengembangan konektivitas baru, akses Jember–Banyuwangi dari sisi selatan memiliki jalur alternatif melalui Jalur Lintas Selatan (JLS) atau Pantai Selatan (Pansela).

Pembangunan JLS menjadi salah satu proyek infrastruktur yang diarahkan untuk membuka konektivitas kawasan selatan Jawa.

Jalur tersebut memiliki fungsi berbeda dengan jalan tol. Jika tol dirancang sebagai jalan bebas hambatan dengan standar dan sistem operasional khusus, JLS berperan sebagai jaringan jalan nasional yang membuka akses antarkawasan di sepanjang pesisir selatan.

Karena itu, JLS dapat menjadi alternatif konektivitas Jember dan Banyuwangi dari sisi selatan, sementara Tol Probowangi tetap mengandalkan koridor utara.

Mengapa Jember Penting dalam Peta Konektivitas?

Wacana menghubungkan Banyuwangi dan Jember melalui jaringan tol tidak muncul tanpa alasan.

Kedua wilayah memiliki aktivitas ekonomi, pariwisata, perdagangan, dan mobilitas masyarakat yang cukup tinggi. Koneksi yang lebih cepat berpotensi memperpendek waktu perjalanan sekaligus memperkuat hubungan ekonomi antardaerah.

Namun, pembangunan jalan tol membutuhkan investasi besar dan perencanaan jangka panjang. Karena itu, kebutuhan konektivitas harus disandingkan dengan kelayakan teknis dan ekonomi.

Pada tahap sekarang, yang sudah memiliki kepastian sebagai koridor utama adalah Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi.

Sementara koneksi langsung Banyuwangi–Jember masih berada pada level gagasan atau opsi yang perlu melalui proses perencanaan apabila hendak diwujudkan menjadi proyek baru.

Jangan Salah Tangkap soal Tol Banyuwangi–Jember

Dengan demikian, kabar mengenai kemungkinan tol Banyuwangi–Jember perlu dibaca secara proporsional.

Tol langsung Banyuwangi–Jember belum menjadi trase utama Tol Prosiwangi. Jalur utama proyek yang berjalan tetap melalui Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi.

Jember memang berpotensi mendapatkan konektivitas yang lebih kuat melalui usulan jalur alternatif maupun pengembangan jaringan jalan lainnya. Namun, sampai ada keputusan resmi mengenai trase dan proyek baru, koneksi tersebut belum dapat disebut sebagai bagian dari tol utama Probowangi.

Untuk saat ini, Tol Probowangi tetap bergerak di jalur utara, sedangkan JLS menjadi salah satu pilihan konektivitas dari koridor selatan. (*)

Editor : Ali Sodiqin
Tol Jawa Timur trase tol Tol Banyuwangi Jember JLS Jember Tol Probowangi