Enam Bandara Ditutup Akibat Abu Erupsi Anak Krakatau, Menhub Imbau Masyarakat Beralih Moda

Lugas Rumpakaadi • Dipublikasikan Minggu, 6 September 2026 | 19:52 WIB
Menhub Dudy Purwagandhi menyampaikan rencana penggunaan anggaran Kemenhub 2027, termasuk untuk keselamatan transportasi dan pengembangan jaringan perkeretaapian. (Antara)
Menhub Dudy Purwagandhi menyampaikan rencana penggunaan anggaran Kemenhub 2027, termasuk untuk keselamatan transportasi dan pengembangan jaringan perkeretaapian. (Antara)

RADAR BANYUWANGI - Enam bandara ditutup sementara setelah terdampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK). Kondisi tersebut membuat Kementerian Perhubungan menyiapkan moda transportasi alternatif dan mengimbau masyarakat maupun pelaku usaha beralih ke kereta api, bus, atau kapal laut.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan pemerintah telah menyiapkan sejumlah skema perpindahan moda untuk mengantisipasi gangguan penerbangan akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Langkah tersebut dilakukan agar mobilitas masyarakat dan distribusi logistik tetap berjalan ketika layanan udara terganggu.

"Pertanyaan terkait apakah ada potensi pengalihan, selayaknya transportasi, jadi kami menyiapkan segala sesuatunya berkaitan dengan penggunaan moda transportasi lain apabila moda transportasi udara terganggu," kata Dudy, Minggu (6/9).

Menurut Dudy, kereta api menjadi salah satu pilihan yang dapat digunakan masyarakat, terutama untuk perjalanan di Pulau Jawa. Angkutan darat seperti bus juga dapat dimanfaatkan sebagai alternatif ketika perjalanan melalui udara tidak memungkinkan.

Sementara itu, transportasi laut sejauh ini masih berjalan normal dan belum terdampak abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau.

"Moda transportasi yang memungkinkan adalah moda transportasi kereta api yang khususnya yang di Pulau Jawa, kemudian juga moda transportasi darat baik bus, dan sejauh ini moda transportasi laut masih tidak terdampak akibat erupsi," ujar Dudy.

Pemerintah tidak hanya menyiapkan pengalihan moda untuk perjalanan penumpang. Jalur transportasi alternatif juga diperlukan untuk menjaga distribusi barang apabila pengiriman melalui udara mengalami kendala.

Bagi pelaku usaha yang selama ini mengandalkan transportasi udara, kondisi tersebut membuat penggunaan jalur darat, laut, maupun kereta api menjadi pilihan untuk mempertahankan kelancaran kegiatan dan distribusi logistik.

Dudy menegaskan pemerintah terus mengantisipasi kemungkinan gangguan pada satu moda transportasi dengan menyiapkan pilihan layanan lainnya. Dengan skema tersebut, konektivitas masyarakat diharapkan tetap terjaga selama dampak erupsi masih memengaruhi operasional penerbangan.

"Jadi kami menghimbau baik kepada masyarakat maupun pelaku usaha, apabila selama ini banyak menggunakan moda transportasi udara dalam berkegiatan, bisa mengalihkan ke moda transportasi darat, laut, maupun juga kereta api yang sampai sejauh ini belum terdampak daripada erupsi Gunung Anak Krakatau," kata Menhub.

Enam Bandara Terdampak Abu Vulkanik

Penutupan bandara dilakukan karena keberadaan abu vulkanik dapat memengaruhi keselamatan operasional penerbangan. Pada tahap awal, Kementerian Perhubungan menutup lima bandara.

Kelima bandara tersebut adalah Bandara Radin Inten Lampung, Bandara Soekarno-Hatta Jakarta, Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, Bandara Pondok Cabe Jakarta, serta Bandara Budiarto Curug Tangerang.

Setelah dilakukan pengujian lanjutan pada pukul 12.00 WIB, Bandara Husein Sastranegara Bandung juga dinyatakan terdampak abu vulkanik. Operasional penerbangan di bandara tersebut kemudian turut dihentikan sementara.

Dengan bertambahnya bandara yang terdampak, pemerintah mendorong masyarakat dan pelaku usaha untuk menyesuaikan rencana perjalanan maupun pengiriman barang. Kereta api, bus, dan kapal laut menjadi pilihan yang dapat dipertimbangkan selama penerbangan di sejumlah bandara belum dapat beroperasi.

Bagi masyarakat yang hendak melakukan perjalanan, perkembangan status bandara dan moda transportasi perlu diperhatikan sebelum berangkat. Sementara bagi pelaku usaha, penggunaan jalur darat, laut, atau kereta api dapat menjadi alternatif untuk menjaga distribusi barang ketika jalur udara mengalami gangguan.

Pemerintah memastikan langkah pengalihan moda dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga mobilitas masyarakat dan kelancaran distribusi logistik di tengah dampak erupsi Gunung Anak Krakatau terhadap penerbangan.

Editor : Lugas Rumpakaadi
Sumber : Antara
Gunung Anak Krakatau Erupsi Gunung Anak Krakatau bandara ditutup transportasi alternatif Dudy Purwagandhi