Satlantas Banyuwangi Rekayasa Lalu Lintas, Truk dari Surabaya Masuk via Bulusan

Bagus Rio Rohman • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 04:55 WIB
Satlantas Polresta Banyuwangi mengalihkan kendaraan pribadi dan bus ke jalur lingkar serta mengarahkan truk dari Surabaya melalui Dermaga Bulusan. (Irvin for Radar Banyuwangi)
Satlantas Polresta Banyuwangi mengalihkan kendaraan pribadi dan bus ke jalur lingkar serta mengarahkan truk dari Surabaya melalui Dermaga Bulusan. (Irvin for Radar Banyuwangi)

RADAR BANYUWANGI – Kepadatan kendaraan di sekitar Pelabuhan ASDP Ketapang membuat Satlantas Polresta Banyuwangi menerapkan rekayasa lalu lintas. Kendaraan pribadi dan bus kini dialihkan melalui jalur lingkar, sementara truk dari arah Surabaya diarahkan masuk melalui Dermaga Bulusan untuk mengurangi beban arus di kawasan pelabuhan.

Kebijakan tersebut diterapkan sebagai langkah antisipasi terhadap antrean kendaraan yang terus menumpuk di kawasan Ketapang. Pengalihan arus dilakukan secara dinamis dengan mempertimbangkan kondisi lalu lintas terkini di lapangan.

Dengan skema tersebut, kendaraan yang tidak berkepentingan langsung menuju kawasan inti Pelabuhan Ketapang diupayakan tidak ikut menambah kepadatan.

Kendaraan Pribadi dan Bus Lewat Jalur Lingkar

Dalam rekayasa lalu lintas yang diterapkan Satlantas Polresta Banyuwangi, kendaraan pribadi dan bus dari arah Kota Banyuwangi menuju Surabaya maupun sebaliknya diarahkan menggunakan jalur lingkar.

Pengalihan tersebut bertujuan memisahkan arus kendaraan umum dengan kepadatan di sekitar pelabuhan. Dengan demikian, kawasan inti Ketapang dapat difokuskan untuk kendaraan yang memang memiliki kepentingan menyeberang Jawa–Bali.

Sementara itu, kendaraan besar jenis truk yang datang dari arah Surabaya diarahkan masuk melalui Dermaga Bulusan sebelum melanjutkan perjalanan menuju kawasan Pelabuhan Ketapang.

Pola ini menjadi bagian dari strategi pengaturan lalu lintas untuk mencegah antrean semakin melebar ke ruas jalan di luar kawasan pelabuhan.

Kasatlantas Polresta Banyuwangi Kompol I Gusti Bagus Krisna Fuady melalui Kanit Kamsel Ipda Irvin Venda Rosida mengatakan, rekayasa arus tersebut bersifat situasional.

Artinya, pola pengalihan dapat disesuaikan kembali berdasarkan perkembangan kepadatan kendaraan di lapangan. Penerapannya juga berlangsung hingga batas waktu yang belum ditentukan.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar mengikuti petunjuk dan arahan petugas di lapangan. Kepatuhan masyarakat sangat dibutuhkan agar rekayasa lalu lintas yang diterapkan ini dapat berjalan efektif,” ujar Irvin.

Jangan Parkir Sembarangan

Selain mengatur arah kendaraan, Satlantas mengingatkan pengguna jalan agar tidak memperparah situasi dengan berhenti atau memarkir kendaraan sembarangan di jalur pengalihan.

Kawasan Ketapang memiliki mobilitas kendaraan yang tinggi. Karena itu, sedikit gangguan di badan jalan dapat berdampak pada kelancaran arus secara keseluruhan.

Pengendara juga diminta menurunkan kecepatan, meningkatkan kewaspadaan, serta memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan sebelum menempuh perjalanan.

Satlantas turut meminta pengguna jalan untuk tidak saling menerobos antrean. Kepatuhan terhadap pola pengalihan menjadi salah satu kunci agar arus kendaraan tetap bergerak dan tidak menciptakan titik kemacetan baru.

“Jangan berhenti dan parkir sembarangan di jalur pengalihan. Tetap sabar dan jangan saling menerobos antrean. Kami berharap masyarakat dapat bersama-sama menjaga kelancaran, ketertiban, dan keselamatan lalu lintas demi kenyamanan bersama,” tegas Irvin. (rio/aif)

Editor : Ali Sodiqin
macet Ketapang Satlantas Banyuwangi Dermaga Bulusan pelabuhan ketapang jalur lingkar