Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar NU di Jombang, Gibran Masih Abu-Abu

Ali Sodiqin • Dipublikasikan Kamis, 27 Agustus 2026 | 17:00 WIB
Presiden Prabowo Subianto melanjutkan kunjungan kerjanya ke Palembang, Sumatra Selatan, Senin (24/8). (Setpres)
Presiden Prabowo Subianto melanjutkan kunjungan kerjanya ke Palembang, Sumatra Selatan, Senin (24/8). (Setpres)

RADAR BANYUWANGI – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri pembukaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Kamis (27/8/2026). Sementara itu, kehadiran Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka masih menunggu konfirmasi panitia.

Kepastian tersebut disampaikan Ketua Panitia Muktamar ke-35 NU Saifullah Yusuf alias Gus Ipul. Selain Presiden Prabowo, panitia juga mengundang sejumlah tokoh nasional, pimpinan organisasi kemasyarakatan (ormas), serta para menteri untuk menghadiri forum lima tahunan NU tersebut.

“Presiden insyaallah (hadir). Wakil presiden belum dapat konfirmasi terkait itu,” kata Gus Ipul dalam keterangannya, Rabu (26/8).

Muktamar ke-35 NU berlangsung 27–31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang. Forum tersebut mengusung tema “Menjaga Marwah, Memperkaya Khidmat untuk Kemaslahatan Bangsa.”

Persiapan Muktamar NU Sudah 95 Persen

Menjelang pembukaan, panitia menyebut persiapan Muktamar ke-35 NU telah mencapai sekitar 95 persen. Kesiapan mencakup lokasi acara, tata kelola kegiatan, hingga pelayanan bagi peserta dan tamu undangan.

“Persiapannya sudah 95 persen. Lokasi acara sudah siap. Tata kelolanya sudah siap,” ujar Gus Ipul.

Panitia juga memastikan berbagai kebutuhan peserta telah disiapkan, termasuk akomodasi, konsumsi, dan mekanisme persidangan.

Tak sekadar mengandalkan sistem konvensional, pelaksanaan Muktamar ke-35 NU kali ini turut memanfaatkan teknologi digital. Sistem berbasis chip dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) disiapkan untuk mendukung pelayanan peserta.

Teknologi tersebut digunakan untuk membantu pengelolaan sejumlah kebutuhan selama muktamar, mulai akomodasi dan konsumsi hingga pelaksanaan persidangan.

Lebih dari 100 CCTV Dipasang di Kawasan Pesantren

Aspek pengawasan juga menjadi perhatian panitia. Lebih dari 100 kamera pengawas atau CCTV dipasang di kawasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas.

CCTV ditempatkan di sejumlah titik yang berkaitan dengan aktivitas muktamar, termasuk area akomodasi, persidangan, konsumsi, serta lokasi kegiatan lainnya.

Gus Ipul mengatakan pemasangan kamera tersebut bertujuan memastikan rangkaian muktamar dapat dipantau secara menyeluruh.

“Sehingga terpantau semua, tidak ada yang luput dari pantauan CCTV,” jelasnya.

Penggunaan teknologi ini menjadi bagian dari upaya panitia memperkuat tata kelola penyelenggaraan muktamar. Dengan peserta dan tamu undangan yang berasal dari berbagai daerah, sistem pemantauan terintegrasi diharapkan membantu panitia merespons persoalan secara lebih cepat.

Presiden Prabowo dan Tokoh Nasional Diundang

Kehadiran Presiden Prabowo menjadi salah satu perhatian dalam pembukaan Muktamar ke-35 NU. Panitia juga membuka ruang bagi berbagai tokoh nasional untuk hadir dalam agenda tersebut.

Gus Ipul menyebut undangan diberikan kepada pimpinan berbagai ormas serta para menteri di pemerintahan.

“Semua tokoh diundang. Ormas, pimpinan ormas, dan juga tentu para menteri,” katanya.

Muktamar ke-35 menjadi forum penting bagi NU karena digelar sebagai agenda lima tahunan organisasi. Selain membahas berbagai agenda internal, forum tersebut menjadi momentum konsolidasi dan penegasan arah khidmat NU dalam kehidupan kebangsaan.

Dengan persiapan yang diklaim telah mencapai 95 persen, panitia kini tinggal mematangkan pelaksanaan agenda pembukaan dan rangkaian persidangan hingga penutupan pada 31 Agustus 2026. (*)

Editor : Ali Sodiqin
Sumber : jawapos.com
Muktamar NU NU Jombang Muktamar ke-35 Pondok Tambakberas prabowo subianto