RADAR BANYUWANGI – Markas Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) seluas sekitar 50 hektare mulai dibangun di kawasan KRPH Karetan, Desa Glagahagung, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi. Sejumlah tenda barak militer bahkan telah berdiri dan mulai ditempati pasukan awal pada Kamis (20/8), menandai dimulainya pembangunan fasilitas permanen di kawasan Banyuwangi Selatan.
Pembangunan markas Yon TP tersebut merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang diarahkan untuk mendukung ketahanan pangan, pertahanan negara, sekaligus pembangunan wilayah. Aktivitas pembangunan di area KRPH Karetan kini mulai terlihat dan diproyeksikan terus berkembang seiring pembangunan fasilitas utama.
Camat Purwoharjo Sudarto membenarkan pembangunan markas permanen Yon TP di wilayahnya. Menurut dia, lahan yang disiapkan memiliki luas sekitar 50 hektare dan proses pembangunan sudah berjalan.
“Ya, ada pembangunan markas permanen seluas 50 hektare. Aktivitas pembangunan di area KRPH Karetan juga sudah mulai berlangsung,” ujar Sudarto.
Tenda Barak Jadi Tempat Pasukan Awal
Sebelum fasilitas permanen rampung, sejumlah tenda barak militer telah didirikan di sekitar lapangan setempat. Tenda tersebut menjadi tempat bermukim pasukan awal yang disiapkan untuk menempati kawasan Yon TP.
Kehadiran pasukan awal turut mengubah suasana kawasan sekitar. Aktivitas militer mulai terlihat di wilayah yang sebelumnya didominasi kawasan kehutanan dan aktivitas masyarakat.
“Tenda itu ditempati oleh pasukan awal yang akan bermukim di sana. Kehadiran mereka memberi nuansa keramaian tersendiri di wilayah Kecamatan Purwoharjo,” jelas Sudarto.
Bagi wilayah Banyuwangi Selatan, pembangunan markas tersebut menjadi perkembangan baru. Selain menghadirkan fasilitas pertahanan, keberadaan personel dan aktivitas pembangunan juga berpotensi meningkatkan aktivitas kawasan di sekitar lokasi.
Fasilitas Yon TP Bakal Lengkap
Danramil Purwoharjo Kapten Arm Edy Tri Santoso mengatakan, lahan sekitar 50 hektare itu nantinya tidak hanya digunakan untuk bangunan markas. Kawasan tersebut akan dilengkapi berbagai fasilitas penunjang kebutuhan personel dan aktivitas batalyon.
Fasilitas yang direncanakan antara lain kantor, aula, rumah dinas, tempat ibadah, dapur umum, barak bujangan, serta sarana olahraga.
Selain fasilitas utama untuk kebutuhan personel, kawasan Yon TP juga akan memiliki area yang berkaitan dengan ketahanan pangan. Di dalam kompleks tersebut direncanakan tersedia area pertanian, perikanan, dan peternakan.
“Pembangunannya sudah dimulai,” kata Edy.
Konsep tersebut sejalan dengan tujuan pembangunan Yon TP yang tidak hanya berkaitan dengan aspek pertahanan, tetapi juga mendukung ketahanan pangan dan pembangunan wilayah.
Dengan luas lahan sekitar 50 hektare, pembangunan markas Yon TP di KRPH Karetan diperkirakan akan mengubah wajah kawasan tersebut. Saat ini, proses pembangunan masih berlangsung, sementara pasukan awal telah menempati tenda barak sebagai bagian dari tahapan awal kehadiran Yon TP di Purwoharjo. (why/sgt)
Editor : Ali Sodiqin