RADAR BANYUWANGI – Status desil kini menjadi salah satu istilah yang penting dipahami masyarakat, terutama bagi keluarga yang ingin mengetahui posisi tingkat kesejahteraannya dalam basis data pemerintah dan peluang menjadi sasaran bantuan sosial (bansos). Pemerintah membagi keluarga ke dalam 10 kelompok atau desil, mulai dari kelompok miskin ekstrem hingga kelompok dengan tingkat kesejahteraan tertinggi.
Pengelompokan tersebut digunakan sebagai salah satu acuan dalam menentukan sasaran berbagai program pemerintah. Berdasarkan informasi dalam sistem Cek Bansos Kementerian Sosial (Kemensos), setiap desil merepresentasikan 10 persen kelompok keluarga berdasarkan tingkat kesejahteraan sosial dan ekonomi.
Artinya, desil 1 berada pada kelompok 10 persen terbawah, sedangkan desil 10 menempati kelompok 10 persen dengan tingkat kesejahteraan tertinggi.
Meski demikian, masyarakat perlu memahami bahwa status desil bukan satu-satunya penentu seseorang otomatis menerima bantuan sosial. Setiap program tetap memiliki persyaratan, mekanisme, serta proses verifikasi tersendiri.
Desil 1 hingga 10, Ini Pembagian Tingkat Kesejahteraan
Pengelompokan desil dibagi berdasarkan posisi keluarga dalam tingkat kesejahteraan secara nasional.
Desil 1 merupakan kelompok keluarga yang berada dalam 10 persen terbawah. Kelompok ini dikategorikan sebagai keluarga dengan kondisi kesejahteraan paling rendah atau miskin ekstrem dan menjadi salah satu prioritas utama dalam penanganan sosial pemerintah.
Desil 2 mencakup kelompok 10 persen berikutnya setelah desil 1. Keluarga dalam kelompok ini tergolong miskin dan masih menjadi kelompok prioritas dalam berbagai program bantuan sosial.
Selanjutnya, desil 3 berada pada kelompok 21 hingga 30 persen. Kondisi ekonomi keluarga dalam kelompok ini mulai membaik, tetapi masih tergolong rentan mengalami tekanan atau kesulitan ekonomi.
Sementara desil 4 mencakup keluarga pada posisi 31 hingga 40 persen. Kelompok ini memiliki kondisi ekonomi yang relatif lebih baik, namun masih berpotensi terdampak ketika terjadi tekanan finansial.
Memasuki desil 5, keluarga berada pada posisi 41 hingga 50 persen dalam tingkat kesejahteraan. Kelompok ini berada pada kategori menengah ke bawah dengan kondisi yang relatif lebih stabil. Peluang memperoleh bantuan sosial rutin pun lebih terbatas dan bergantung pada jenis program serta persyaratan yang berlaku.
Adapun desil 6 hingga desil 10 mencakup keluarga pada kelompok 51 hingga 100 persen tingkat kesejahteraan. Kelompok tersebut secara umum berada dalam kondisi ekonomi cukup hingga sejahtera sehingga tidak menjadi prioritas utama penerima bansos rutin.
Namun, keluarga pada kelompok tersebut tetap dapat memiliki akses terhadap program pemerintah tertentu, terutama program pemberdayaan atau bantuan yang memiliki kriteria khusus.
Siapa yang Bisa Diusulkan Menerima Bansos?
Status desil menjadi salah satu pertimbangan dalam penentuan sasaran program bantuan sosial.
Keluarga yang berada pada desil 1 hingga desil 4 dapat diusulkan sebagai calon penerima bantuan sosial, termasuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Sembako, sesuai dengan ketentuan dan persyaratan program.
Sementara keluarga yang berada pada desil 5 dapat diusulkan dalam program Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK).
Karena itu, memahami posisi desil menjadi penting bagi masyarakat untuk mengetahui bagaimana kondisi sosial ekonomi keluarganya tercatat dalam sistem pemerintah.
Namun, masyarakat juga perlu mencatat bahwa masuk dalam kelompok desil tertentu tidak berarti otomatis menerima bansos. Data kesejahteraan hanya menjadi salah satu dasar dalam proses penentuan sasaran.
Kelayakan penerima tetap bergantung pada persyaratan masing-masing program, kesesuaian data, proses pemutakhiran, hingga mekanisme verifikasi yang berlaku.
Dengan mengetahui pembagian desil 1 hingga 10, masyarakat diharapkan lebih memahami alasan perbedaan sasaran penerima bantuan. Data tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan program sosial dapat diarahkan kepada kelompok masyarakat yang menjadi prioritas.
Ringkasan Pembagian Desil Bansos
-
Desil 1: 10 persen terbawah, kelompok miskin ekstrem.
-
Desil 2: Kelompok miskin dan menjadi prioritas bantuan.
-
Desil 3: Kondisi ekonomi mulai membaik, tetapi masih rentan.
-
Desil 4: Kondisi ekonomi cukup, namun masih berisiko terdampak krisis.
-
Desil 5: Kelompok menengah ke bawah, relatif stabil.
-
Desil 6–10: Kelompok ekonomi cukup hingga sejahtera dan bukan prioritas bansos rutin.