RADAR BANYUWANGI - Nama Celine Olivia Apriani Theo menjadi salah satu yang mendapat sorotan dalam Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI di Istana Merdeka, Senin (17/8).
Siswi SMK Negeri 5 Pontianak, Kalimantan Barat, itu dipercaya untuk menjalankan salah satu tugas penting dalam tim Paskibraka Indonesia Berdaulat, yakni membawa baki Bendera Merah Putih.
Bagi Celine, amanah tersebut menjadi puncak dari perjalanan yang terbilang singkat. Ia baru pertama kali mengikuti seleksi Paskibraka pada 2026. Sebelumnya, aktivitas Celine lebih banyak berkaitan dengan dunia seni, khususnya menyanyi dan menari.
Celine tercatat sebagai siswi kelas XI Program Keahlian Akuntansi SMKN 5 Pontianak. Namanya resmi masuk dalam daftar 76 calon Paskibraka Nasional 2026 yang mewakili 38 provinsi. Untuk Kalimantan Barat, Celine menjadi perwakilan putri bersama Mirza Rafi Navazani sebagai perwakilan putra.
Perjalanannya menuju Jakarta dimulai dari seleksi tingkat Kota Pontianak pada Januari 2026. Setelah lolos dari tingkat kota, Celine melanjutkan seleksi tingkat Provinsi Kalimantan Barat sebelum akhirnya menembus tahapan nasional.
Dalam proses tersebut, ia harus melewati sejumlah tahapan penilaian. Mulai dari pemeriksaan kesehatan, tes terkait kemampuan intelektual dan kepribadian, Peraturan Baris Berbaris (PBB), hingga wawancara. Proses seleksi Paskibraka nasional sendiri berlangsung secara berjenjang dari kabupaten/kota, provinsi, hingga pusat.
Menariknya, Paskibraka bukanlah bidang yang sejak awal menjadi pilihan Celine.
Sejak kecil, ia justru aktif mengembangkan kemampuan di bidang seni. Ia pernah meraih prestasi dalam Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N), lomba tari, serta sejumlah ajang vokal grup. Jejak prestasi tersebut melengkapi pengalamannya sebelum akhirnya mencoba keluar dari zona nyaman melalui Paskibraka.
Ketertarikan itu tumbuh setelah Celine masuk SMKN 5 Pontianak. Ia melihat kegiatan ekstrakurikuler Paskibra di sekolah tidak hanya menekankan kedisiplinan dan baris-berbaris, tetapi juga memiliki suasana kebersamaan.
Keputusan tersebut membawa Celine melewati rangkaian seleksi hingga akhirnya terpilih menjadi calon Paskibraka nasional. Pada akhir Juni lalu, ia bahkan mengaku memiliki keinginan untuk mendapat tugas sebagai pembawa baki, meski tetap siap menjalankan amanah apa pun yang diberikan.
Keinginan itu kini menjadi kenyataan.
Penunjukan petugas inti pengibar bendera dilakukan menjelang pelaksanaan upacara. Celine, yang bersama seluruh anggota Paskibraka menjalani proses latihan yang sama, akhirnya dipercaya mengemban tugas sebagai pembawa baki untuk sesi pagi dalam tim Indonesia Berdaulat.
Kepercayaan tersebut tidak datang secara tiba-tiba. Kesiapan setiap anggota dinilai sejak proses pembentukan dan pelatihan calon Paskibraka dimulai. Dengan demikian, penempatan Celine sebagai pembawa baki merupakan hasil dari rangkaian penilaian yang telah dilaluinya selama mengikuti pembinaan.
Di luar Paskibraka, Celine memiliki rekam jejak cukup kuat dalam bidang seni. Ia telah menekuni menyanyi dan menari sejak masih duduk di bangku sekolah dasar.
Saat masih menjadi siswi SMP Negeri 2 Sungai Raya, Kalimantan Barat, Celine tercatat sebagai Juara II Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional 2024. Prestasi tersebut menunjukkan bahwa kemampuan yang dimilikinya tidak hanya bertumpu pada ketahanan fisik dan kedisiplinan yang dibutuhkan dalam Paskibraka.
Perpaduan antara pengalaman seni dan pembinaan kedisiplinan itu pula yang mengantarkannya ke panggung nasional. Sebelum berangkat ke pusat pelatihan, Celine meningkatkan persiapan fisik dengan berolahraga dan berlari. Ia memahami bahwa latihan di tingkat nasional akan menuntut kondisi tubuh yang prima.
SMKN 5 Pontianak pun memberikan apresiasi atas pencapaian tersebut. Sekolah menyebut Celine sebagai sosok yang bekerja keras, disiplin, dan tekun.
“Terima kasih telah membawa nama baik SMK Negeri 5 Pontianak khususnya Paskibraka Vechter Five. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kelancaran, dalam menjalani seluruh rangkaian pembinaan serta amanah sebagai putra-putri terbaik bangsa,” tulis SMKN 5 Pontianak dalam unggahan Instagram resminya.
Celine juga tidak menjalankan amanah itu seorang diri. Ia didampingi Eighteen Jeanette Hekboy, Paskibraka putri asal Nusa Tenggara Timur dari SMAN 1 Kupang yang ditugaskan sebagai pembawa baki cadangan. Nama Eighteen sebelumnya juga telah tercatat sebagai wakil putri NTT dalam 76 calon Paskibraka nasional 2026.
Kisah Celine menjadi gambaran bahwa jalan menuju sebuah tugas besar tidak selalu dimulai dari bidang yang sama. Dari dunia tarik suara dan tari, siswi jurusan Akuntansi itu berbelok menuju barisan Paskibraka.
Pada 17 Agustus 2026, belokan tersebut membawanya sampai ke Istana Merdeka. Di sana, Celine membawa baki Merah Putih dalam salah satu momen paling khidmat pada peringatan kemerdekaan Indonesia.
Editor : Lugas Rumpakaadi