Semifinal Piala Presiden Digelar di Bali, Polisi Waspadai Pergerakan Suporter

Ramada Kusuma Atmaja • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 02:00 WIB
Anggota Satlantas Polresta Banyuwangi memeriksa surat kendaraan sopir ketika memasuki area Pelabuhan ASDP Ketapang, Selasa (4/8). (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)
Anggota Satlantas Polresta Banyuwangi memeriksa surat kendaraan sopir ketika memasuki area Pelabuhan ASDP Ketapang, Selasa (4/8). (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)

RADAR BANYUWANGI – Pelabuhan ASDP Ketapang memperketat pengawasan menjelang semifinal Piala Presiden 2026 yang mempertemukan empat tim besar di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Penumpang kapal diperiksa lebih ketat, sementara polisi melakukan penyekatan untuk mengantisipasi kedatangan rombongan suporter melalui jalur penyeberangan Banyuwangi–Bali.

Hingga Selasa (4/8) sore, belum ditemukan rombongan suporter dari empat tim semifinalis yang mencoba menyeberang menuju Pulau Bali melalui Pelabuhan Ketapang. Meski arus penyeberangan masih normal, aparat tetap meningkatkan kewaspadaan karena pertandingan berpotensi memicu lonjakan mobilitas masyarakat.

Personel Polsek Kawasan Pelabuhan Tanjungwangi bersama petugas terkait melakukan pemantauan dan penyekatan di sejumlah titik masuk pelabuhan. Pengawasan terutama diarahkan terhadap bus wisata dan kendaraan pribadi yang dicurigai membawa rombongan suporter menuju Bali.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Tanjungwangi AKP Taufan Akbar mengatakan, situasi di Pelabuhan Ketapang dan Pelabuhan LCM Ketapang hingga pukul 15.30 WIB masih aman, lancar, dan terkendali.

“Sejauh ini belum ditemukan rombongan suporter Arema FC, Persebaya, Persija maupun Persib yang akan menyeberang melalui Pelabuhan Ketapang,” ujarnya.

Selain tidak ditemukan rombongan suporter, kondisi operasional pelabuhan juga masih berjalan normal. Tidak terlihat antrean kendaraan, cuaca cerah, serta angin dan gelombang laut relatif landai.

Arus kendaraan yang melintas masih didominasi kendaraan angkutan logistik, terutama truk trailer dan tronton. Namun, polisi tidak mengendurkan pengawasan karena mobilitas menuju Bali diperkirakan dapat meningkat seiring berlangsungnya pertandingan semifinal.

Pemeriksaan terhadap calon penumpang menjadi salah satu langkah antisipasi yang dilakukan petugas. Identitas penumpang diperiksa untuk memastikan setiap orang yang hendak menyeberang memenuhi ketentuan perjalanan.

Jika ditemukan calon penumpang yang tidak membawa kartu identitas sesuai aturan, petugas tidak akan mengizinkan mereka melanjutkan perjalanan menuju Bali. Penumpang tersebut akan diminta kembali ke daerah asal.

Langkah pengamanan juga dibarengi dengan imbauan kepada pengguna jasa penyeberangan agar mematuhi seluruh prosedur keselamatan selama perjalanan. Polisi turut mengingatkan masyarakat bahwa pertandingan semifinal di Stadion I Wayan Dipta tidak menyediakan tiket bagi suporter tim tamu.

Karena itu, masyarakat diminta tidak memaksakan diri datang ke stadion jika tidak memiliki akses tiket atau kepentingan yang jelas.

Taufan menegaskan, pengawasan di kawasan pelabuhan akan terus dilakukan hingga seluruh rangkaian pertandingan selesai. Pengamanan tersebut ditujukan untuk menjaga situasi tetap kondusif sekaligus memastikan arus penyeberangan Ketapang–Gilimanuk tetap lancar.

“Kami akan terus melakukan pengawasan di kawasan pelabuhan agar situasi keamanan dan kelancaran arus penyeberangan tetap terjaga,” pungkasnya.

Dengan pengawasan yang diperketat, aparat berharap potensi pergerakan suporter melalui jalur laut dapat diantisipasi sejak dari pintu masuk pelabuhan. Hingga Selasa sore, aktivitas penyeberangan masih berlangsung normal dan belum ada indikasi lonjakan rombongan suporter dari Banyuwangi menuju Bali. (ram/aif)

Editor : Ali Sodiqin
piala presiden 2026 Suporter sepak bola Semifinal Piala Presiden penyeberangan ketapang pelabuhan ketapang