DPR RI Apresiasi Rencana Prabowo Bangun Jalur Kereta Trans Sumatera dari Lampung hingga Aceh

Lugas Rumpakaadi • Dipublikasikan Sabtu, 1 Agustus 2026 | 06:32 WIB
Volume pelanggan lima kereta api dengan relasi terpanjang di Sumatra meningkat pada Semester I 2026. (Antara)
Volume pelanggan lima kereta api dengan relasi terpanjang di Sumatra meningkat pada Semester I 2026. (Antara)

RADARBANYUWANGI.ID - Rencana Presiden Prabowo Subianto membangun jaringan kereta api Trans Sumatera yang menghubungkan Lampung hingga Aceh mendapat dukungan dari Anggota Komisi V DPR RI Danang Wicaksana Sulistya. Program tersebut dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat konektivitas antardaerah sekaligus meningkatkan efisiensi sistem transportasi dan logistik nasional.

Danang mengatakan, kehadiran jaringan kereta api yang terintegrasi diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah. Selain memperlancar distribusi barang, infrastruktur tersebut juga akan membuka akses transportasi yang lebih luas bagi masyarakat.

Menurut dia, pembangunan jalur kereta yang membentang dari ujung selatan hingga utara Pulau Sumatera merupakan visi besar yang layak mendapat dukungan dari seluruh pemangku kepentingan.

"Infrastruktur transportasi yang terhubung dari ujung selatan hingga utara Pulau Sumatera akan memberikan dampak positif bagi mobilitas masyarakat, distribusi logistik, serta pemerataan pembangunan," ujar Danang, Jumat (31/7/2026), dikutip Antara.

Dia menegaskan, keberhasilan proyek tersebut memerlukan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, badan usaha milik negara (BUMN), serta pemerintah daerah. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar proses perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai target.

Danang berharap pengerjaan proyek dilakukan secara bertahap, terukur, serta tetap memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan dan kebutuhan masyarakat yang berada di sepanjang jalur pembangunan.

Sebagai anggota Komisi V DPR RI yang membidangi sektor infrastruktur dan transportasi, Danang menyatakan siap memberikan dukungan terhadap kebijakan pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas infrastruktur nasional.

Menurutnya, investasi pada sektor transportasi tidak hanya berdampak pada peningkatan konektivitas, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang terhadap pertumbuhan ekonomi, pemerataan pembangunan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Pulau Sumatera.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto meminta PT Kereta Api Indonesia (KAI) bersama Kementerian Perhubungan segera menggarap pembangunan jalur kereta Trans Sumatera sebelum melanjutkan proyek Trans Kalimantan.

"Habis Trans Sumatra, nanti Trans Kalimantan. Kalau bisa bersamaan, kita mulai," kata Prabowo saat meresmikan hasil renovasi tahap pertama bangunan cagar budaya Stasiun Semarang Tawang di Semarang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026).

Presiden menegaskan jalur kereta Trans Sumatera dirancang menghubungkan Bakauheni di Lampung hingga wilayah paling utara Pulau Sumatera. Proyek tersebut menjadi salah satu target pembangunan infrastruktur nasional yang diharapkan mampu memperkuat konektivitas antardaerah sekaligus menopang pertumbuhan ekonomi secara lebih merata.

Editor : Lugas Rumpakaadi
Sumber : Antara
Kereta Trans Sumatera