BRIN Temukan Spesies Baru Ikan Gobi Udang di Banyuwangi, Namanya Terinspirasi Sunrise of Java

Ali Sodiqin • Dipublikasikan Selasa, 21 Juli 2026 | 07:59 WIB
BRIN ungkap temuan spesies baru ikan gobi udang asal Banyuwangi, dipublikasikan di jurnal dunia. (https://s.brin.go.id/l/Tomiyamichthys oriens)
BRIN ungkap temuan spesies baru ikan gobi udang asal Banyuwangi, dipublikasikan di jurnal dunia. (https://s.brin.go.id/l/Tomiyamichthys oriens)

RADAR BANYUWANGI – Kekayaan hayati laut Banyuwangi kembali mencuri perhatian dunia. Tim peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berhasil mengidentifikasi spesies baru ikan gobi udang (shrimpgoby) yang hanya ditemukan di perairan pesisir Banyuwangi, Jawa Timur. Spesies tersebut diberi nama Tomiyamichthys oriens sp. nov., terinspirasi dari julukan Banyuwangi sebagai The Sunrise of Java.

Temuan ilmiah tersebut dipublikasikan dalam jurnal internasional bereputasi ZooKeys Volume 1283 Tahun 2026 melalui artikel berjudul Tomiyamichthys oriens, a new species of shrimpgoby (Teleostei, Gobiidae) from the coast of Banyuwangi, East Java, Indonesia. Publikasi ini sekaligus menambah daftar spesies ikan baru yang berasal dari perairan Indonesia.

Penelitian dipimpin Kunto Wibowo dari Pusat Riset Biosistematika dan Evolusi BRIN bersama Hilda M. Pratiwi, Anik B. Dharmayanthi, Agus Priyadi, Ruby V. Kusumah, serta berkolaborasi dengan Djohan Tjiptadi dan Wiwi Tarmini dari CV Cahaya Baru.

Riset diawali dari dua individu ikan gobi hias laut genus Tomiyamichthys yang dikoleksi dari perairan Banyuwangi. Selanjutnya, tim melakukan identifikasi melalui pendekatan morfologi dan analisis DNA mitokondria cytochrome c oxidase subunit I (COI) untuk memastikan status taksonominya.

Dipastikan Berbeda dari Kerabatnya di Jepang

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tomiyamichthys oriens memiliki kemiripan dengan Tomiyamichthys hyacinthinus yang hidup di Jepang. Namun, setelah dilakukan analisis lebih mendalam, ditemukan sejumlah karakter pembeda yang menguatkan bahwa keduanya merupakan spesies yang berbeda.

Perbedaan tersebut meliputi jumlah jari-jari sirip, jumlah sisik, jumlah jari-jari insang, pola warna tubuh, hingga karakter genetik.

Spesies Ikan Baru ditemukan di Banyuwangi, diberi nama Tomiyamichthys oriens. (https://s.brin.go.id/l/Tomiyamichthys oriens)
Spesies Ikan Baru ditemukan di Banyuwangi, diberi nama Tomiyamichthys oriens. (https://s.brin.go.id/l/Tomiyamichthys oriens)

"Kami mengombinasikan karakter morfologi dengan analisis DNA untuk memperoleh bukti yang lebih komprehensif. Hasilnya menunjukkan T. oriens memiliki karakter yang konsisten dan berbeda dari spesies terdekatnya sehingga layak ditetapkan sebagai spesies baru," ujar Kunto Wibowo.

Secara molekuler, analisis DNA menunjukkan adanya perbedaan genetik sebesar 3,1 persen dibandingkan T. hyacinthinus.

Selain itu, spesies baru ini memiliki ciri fisik yang khas berupa lima bercak jingga terang besar di sepanjang tubuh, bercak kuning kecil di bagian kepala, serta dua filamen memanjang pada sirip punggung pertama ikan jantan, karakter yang tidak dimiliki spesies lain dalam genus yang sama.

Terinspirasi Sunrise of Java

Nama oriens berasal dari bahasa Latin yang berarti "timur" atau "matahari terbit". Penamaan tersebut bukan tanpa alasan.

Menurut Kunto, warna jingga terang pada tubuh ikan mengingatkan pada cahaya matahari saat terbit. Nama itu juga menjadi penghormatan terhadap Banyuwangi yang selama ini dikenal dengan slogan The Sunrise of Java.

"Penamaan spesies ini juga menjadi bentuk pengakuan terhadap lokasi penemuannya. Kami berharap temuan ini dapat menjadi pemicu penelitian lanjutan untuk mengungkap kekayaan biodiversitas laut Indonesia yang masih sangat besar," katanya.

Baru Ditemukan di Perairan Banyuwangi

Hingga kini, Tomiyamichthys oriens baru diketahui hidup di perairan pesisir Banyuwangi dengan habitat dasar berpasir.

Informasi dari nelayan setempat menyebutkan ikan tersebut ditemukan di perairan dangkal. Namun, hubungan ekologisnya dengan udang pistol (alpheid shrimp), yang umumnya hidup bersimbiosis dengan kelompok ikan gobi udang, masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

Temuan ini menunjukkan bahwa kawasan pesisir Banyuwangi masih menyimpan banyak kekayaan hayati yang belum seluruhnya terungkap.

Perkuat Posisi Indonesia sebagai Mega Biodiversitas

Penemuan Tomiyamichthys oriens menambah daftar spesies ikan yang berhasil dideskripsikan dari perairan Indonesia sekaligus mempertegas posisi Indonesia sebagai salah satu negara dengan keanekaragaman hayati laut terbesar di dunia.

Bagi BRIN, temuan ini menjadi bukti pentingnya riset biosistematika sebagai fondasi ilmiah dalam mendukung upaya konservasi, pengelolaan sumber daya hayati, serta pemanfaatan biodiversitas secara berkelanjutan.

Lebih dari sekadar penemuan spesies baru, hadirnya Tomiyamichthys oriens menjadi pengingat bahwa perairan Banyuwangi masih menyimpan banyak misteri biologis yang menunggu untuk diungkap, sekaligus memperkuat citra daerah berjuluk The Sunrise of Java sebagai salah satu pusat kekayaan biodiversitas laut Indonesia. (*)

Editor : Ali Sodiqin
Sumber : brin.go.id
BRIN Banyuwangi Ikan gobi Spesies baru Biodiversitas laut Sunrise of Java