Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Bupati Bondowoso Minta Tol Prosiwangi Difungsikan Saat Perbaikan Jalur Pantura

Ali Sodiqin • Senin, 13 Juli 2026 | 08:04 WIB
Satlantas Polres Situbondo siapkan pos terpadu di exit Tol Prosiwangi Suboh untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026.
Satlantas Polres Situbondo siapkan pos terpadu di exit Tol Prosiwangi Suboh untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026 beberapa waktu lalu.

RADAR BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso mengusulkan pembukaan sementara akses Jalan Tol Prosiwangi (Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi) sebagai jalur alternatif untuk mengurai kemacetan di jalur Pantura. Usulan tersebut diajukan menyusul pekerjaan perbaikan gorong-gorong di ruas jalan nasional yang menyebabkan antrean kendaraan di wilayah Probolinggo dan Situbondo.

Langkah itu dilakukan di tengah pelaksanaan proyek perbaikan gorong-gorong di Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, serta di Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur, Kabupaten Situbondo, yang berdampak pada penyempitan arus lalu lintas.

Bupati Bondowoso Abd Hamid Wahid mengatakan, pihaknya telah mengirim surat resmi kepada Kementerian Pekerjaan Umum untuk meminta izin pembukaan sementara akses Tol Prosiwangi selama masa pekerjaan berlangsung.

"Karena adanya pelaksanaan pekerjaan perbaikan gorong-gorong di ruas jalan Pantura, kami mengajukan permohonan pembukaan sementara akses Jalan Tol Prosiwangi sebagai jalur alternatif selama masa pelaksanaan pekerjaan," ujarnya.

Kurangi Antrean dan Jaga Distribusi Logistik

Menurut Hamid, pembukaan sementara ruas tol tersebut menjadi bagian dari strategi rekayasa lalu lintas agar pelayanan jalan tetap terjaga di tengah berkurangnya kapasitas jalur Pantura.

Ia menilai keberadaan Tol Prosiwangi dapat membantu memperlancar arus kendaraan, terutama angkutan logistik, sekaligus mengurangi potensi antrean panjang dan keterlambatan perjalanan.

Selain menjaga kelancaran distribusi barang, pengalihan sebagian arus kendaraan ke jalan tol juga diharapkan meningkatkan keselamatan pengguna jalan maupun pekerja konstruksi.

"Pembukaan sementara akses tol dipandang perlu untuk menjaga kelancaran distribusi logistik, menekan antrean kendaraan, meningkatkan keselamatan pengguna jalan, sekaligus memisahkan arus lalu lintas dari zona pekerjaan," katanya.

Surat Dikirim ke Sejumlah Instansi

Tak hanya kepada Kementerian Pekerjaan Umum, surat permohonan tersebut juga ditembuskan kepada Kementerian Perhubungan, Gubernur Jawa Timur, serta Direktur Utama PT Jasa Marga agar mendapat dukungan lintas instansi.

Pemkab Bondowoso berharap seluruh pihak dapat segera memberikan respons mengingat pekerjaan konstruksi diperkirakan masih berlangsung hingga akhir Agustus 2026.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, perbaikan gorong-gorong di jalur Pantura Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur, Situbondo telah dimulai sejak 6 Juli 2026. Selama pekerjaan berlangsung diterapkan sistem buka-tutup arus kendaraan yang berdampak pada meningkatnya kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut.

Apabila usulan disetujui pemerintah pusat, Tol Prosiwangi diharapkan mampu menjadi jalur alternatif sementara bagi kendaraan yang melintas di koridor Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi hingga proyek perbaikan jalan nasional selesai dilaksanakan. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#kemacetan Pantura #Pantura Probolinggo #bupati bondowoso #tol prosiwangi #jalur alternatif