Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Wapres Gibran Sebut Pasar Banyuwangi Paling Bagus, Puji Arsitektur Osing dan Open Space

Ali Sodiqin • Sabtu, 11 Juli 2026 | 10:30 WIB
Pasar Banyuwangi dipuji Wapres Gibran, arsitektur Osing dinilai jadi nilai lebih. (banyuwangikab.go.id)
Pasar Banyuwangi dipuji Wapres Gibran, arsitektur Osing dinilai jadi nilai lebih. (banyuwangikab.go.id)

RADAR BANYUWANGI – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka memberikan apresiasi tinggi terhadap hasil revitalisasi Pasar Banyuwangi saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Banyuwangi, Jumat (10/7/2026).

Meninjau langsung hampir seluruh kawasan pasar, Gibran bahkan menyebut Pasar Banyuwangi sebagai pasar hasil revitalisasi terbaik yang pernah dilihatnya karena memadukan arsitektur khas Osing dengan konsep bangunan hijau (green building) dan pasar wisata.

Kunjungan tersebut dilakukan bersama Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, serta jajaran kementerian terkait.

Selama peninjauan, Gibran melihat langsung bangunan utama, kios, los, hingga berbagai fasilitas penunjang yang segera digunakan pedagang.

Di sela kunjungannya, Gibran juga menyempatkan berdialog dengan perwakilan pedagang.

Ia mengucapkan selamat atas rampungnya pembangunan pasar sekaligus berharap aktivitas perdagangan segera kembali bergeliat.

"Selamat, ya, pasarnya sudah bagus. Semoga tambah ramai," ujar Gibran kepada para pedagang.

Revitalisasi Pasar Banyuwangi mengusung identitas lokal melalui ornamen khas Suku Osing yang menghiasi berbagai sudut bangunan.

Sentuhan budaya tersebut dipadukan dengan desain semi terbuka sehingga sirkulasi udara di dalam pasar tetap lancar tanpa mengurangi kenyamanan pengunjung.

Menurut Gibran, konsep tersebut menjadi keunggulan utama dibanding pasar-pasar lain yang telah direvitalisasi pemerintah.

"Arsitekturnya bagus. Bangunannya open space, sehingga tidak pengap. Menurut saya Pasar Banyuwangi yang paling bagus dibandingkan pasar lain yang sudah direvitalisasi," katanya.

Meski memberikan apresiasi, Gibran tetap meminta sejumlah penyempurnaan dilakukan sebelum pasar diserahterimakan kepada Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.

Ia menyoroti beberapa instalasi kabel yang masih terlihat kurang rapi serta meminta seluruh area pasar dibersihkan secara menyeluruh agar siap digunakan pedagang dan masyarakat.

Pasar Induk Banyuwangi dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dengan anggaran sekitar Rp152 miliar di atas lahan seluas 10.600 meter persegi.

Kompleks pasar terdiri atas dua bangunan utama di sisi utara dan selatan yang menampung 397 kios dan 356 los.

Kawasan tersebut dibagi ke dalam tiga zona utama, yakni pasar basah, pasar kering, dan area kuliner untuk memudahkan pengunjung sekaligus meningkatkan kenyamanan aktivitas perdagangan.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, pasar baru tersebut tidak hanya difungsikan sebagai pusat transaksi ekonomi, tetapi juga dikembangkan sebagai pasar wisata yang mampu menjadi destinasi baru di Banyuwangi.

Menurut Ipuk, pedagang akan dikelompokkan berdasarkan jenis dagangan sehingga memudahkan wisatawan maupun masyarakat menemukan kebutuhan mereka.

"Karena berkonsep pasar wisata, pasar ini juga nantinya diharapkan menjadi tempat penyelenggaraan berbagai event ke depannya," kata Ipuk.

Sementara itu, Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Jawa Timur, I Gusti Agung Aris Wibawa, memastikan pembangunan fisik Pasar Banyuwangi telah rampung sepenuhnya.

Saat ini proyek memasuki masa pemeliharaan dan penyempurnaan sesuai arahan Wakil Presiden.

"Masih akan ada penyempurnaan-penyempurnaan, seperti tadi arahan dari Pak Wapres," ujarnya.

Setelah proses serah terima dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah selesai dalam waktu dekat, para pedagang yang selama ini menempati lokasi relokasi akan mulai dipindahkan ke bangunan baru.

Dengan konsep arsitektur lokal, fasilitas modern, dan pengelolaan berbasis wisata, Pasar Banyuwangi diharapkan menjadi penggerak baru perekonomian sekaligus ikon destinasi belanja di ujung timur Pulau Jawa. (*)

Editor : Ali Sodiqin
Sumber : banyuwangikab.go.id
pasar wisata Gibran Banyuwangi Arsitektur Osing revitalisasi pasar pasar banyuwangi