Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Libur Sekolah Dongkrak Arus Ketapang-Gilimanuk, 816 Ribu Penumpang Menyeberang Selat Bali

Fredy Rizki Manunggal • Kamis, 9 Juli 2026 | 06:30 WIB
Jumlah penumpang di lintasan Ketapang-Gilimanuk meningkat 0,95 persen selama liburan sekolah. Sedangkan jumlah kendaraan naik 3,87 persen dibanding periode yang sama sebelumnya. (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)
Jumlah penumpang di lintasan Ketapang-Gilimanuk meningkat 0,95 persen selama liburan sekolah. Sedangkan jumlah kendaraan naik 3,87 persen dibanding periode yang sama sebelumnya. (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID – Lintasan penyeberangan Ketapang–Gilimanuk kembali menjadi salah satu jalur tersibuk di Indonesia selama masa libur sekolah 2026. Dalam kurun 20 Juni hingga 5 Juli, sebanyak 816.016 penumpang dan 212.696 kendaraan menyeberangi Selat Bali melalui lintasan tersebut, meski sempat diwarnai antrean panjang kendaraan pada puncak arus liburan.

Lonjakan mobilitas masyarakat menunjukkan tingginya minat bepergian selama musim liburan. Bahkan, kepadatan yang sempat terjadi di Pelabuhan Ketapang tidak menyurutkan antusiasme pengguna jasa penyeberangan.

Berdasarkan data PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), jumlah penumpang di lintasan Ketapang–Gilimanuk meningkat 0,95 persen dibandingkan periode libur sekolah sebelumnya. Sementara itu, jumlah kendaraan yang diseberangkan naik lebih tinggi, yakni 3,87 persen.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry, Heru Widodo, mengatakan secara nasional ASDP melayani 2.052.490 penumpang dan 502.490 kendaraan di empat pelabuhan utama selama periode libur sekolah.

Lintasan Merak–Bakauheni masih menjadi jalur tersibuk dengan 1.236.168 penumpang atau meningkat 4,21 persen dibandingkan periode sebelumnya. Adapun jumlah kendaraan yang melintas mencapai 289.794 unit, naik 3,66 persen.

Di bawahnya, lintasan Ketapang–Gilimanuk menempati posisi kedua dengan total 816.016 penumpang dan 212.696 kendaraan, menjadikannya salah satu urat nadi transportasi nasional yang tetap sibuk sepanjang musim liburan.

Heru mengakui peningkatan volume penumpang berdampak pada kepadatan di sejumlah pelabuhan, termasuk Pelabuhan Ketapang. Namun, berbagai langkah antisipasi telah disiapkan sejak awal untuk menjaga kelancaran layanan.

"Kami telah mempersiapkan berbagai langkah antisipatif sejak awal. Fokus kami bukan hanya menambah kapasitas layanan, tetapi juga memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman, tertib, dan nyaman," ujarnya.

Selain tingginya mobilitas masyarakat, peningkatan arus penyeberangan juga didorong oleh program stimulus pemerintah berupa pembebasan tarif jasa kepelabuhanan di sejumlah lintasan strategis nasional.

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menjelaskan program tersebut memberikan potongan biaya rata-rata sekitar 21,9 persen dari total tarif penyeberangan pada tujuh lintasan strategis, termasuk Ketapang–Gilimanuk.

Selama pelaksanaan program, tercatat 1.125.088 pengguna jasa atau sekitar 93,25 persen dari target penerima manfaat telah memanfaatkan insentif tersebut.

"Capaian ini menunjukkan antusiasme masyarakat sangat tinggi. Program ini efektif membantu masyarakat memperoleh layanan penyeberangan dengan biaya yang lebih terjangkau," jelasnya.

ASDP juga menilai penerapan sistem pembelian tiket secara daring melalui aplikasi Ferizy turut berkontribusi menjaga kelancaran arus kendaraan selama masa liburan. Dengan sistem pemesanan tiket sebelum keberangkatan, distribusi kendaraan menuju pelabuhan menjadi lebih tertata sehingga potensi antrean dapat ditekan.

Ke depan, ASDP berkomitmen meningkatkan kualitas layanan di lintasan Ketapang–Gilimanuk melalui penambahan kapasitas operasional, penguatan layanan digital, hingga peningkatan standar keselamatan.

"Ke depan, ASDP memastikan akan terus meningkatkan kapasitas operasional di lintasan Ketapang-Gilimanuk, memperkuat layanan digital, serta meningkatkan standar keselamatan agar pelayanan penyeberangan di salah satu jalur tersibuk nasional tersebut semakin andal," pungkasnya. (fre/aif)

Editor : Ali Sodiqin
#asdp #Ferizy #ketapang gilimanuk #libur sekolah #penyeberangan