RADARBANYUWANGI.ID – Pelabuhan Ketapang di Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, tetap menjadi pintu utama mobilitas masyarakat dan wisatawan menuju Pulau Bali. Melayani lintasan Ketapang-Gilimanuk selama hampir 24 jam setiap hari, pelabuhan ini menawarkan penyeberangan yang cepat, terjangkau, dan menjadi urat nadi konektivitas antara Pulau Jawa dan Bali.
Rute Ketapang-Gilimanuk merupakan salah satu jalur penyeberangan tersibuk di Indonesia. Dengan waktu tempuh sekitar 30 hingga 60 menit, kapal ferry mengangkut penumpang, sepeda motor, mobil pribadi, bus, hingga kendaraan logistik yang melintasi Selat Bali.
Keberangkatan kapal berlangsung setiap satu jam, dimulai pukul 00.00 WIB hingga 23.00 WIB, kemudian kembali beroperasi pada hari berikutnya. Jadwal yang rutin membuat masyarakat lebih mudah merencanakan perjalanan, baik untuk keperluan wisata, bisnis, maupun distribusi barang.
Tarif Penumpang Mulai Rp10.600
Salah satu daya tarik lintasan Ketapang-Gilimanuk adalah tarifnya yang relatif terjangkau.
Untuk penumpang tanpa kendaraan, harga tiket reguler dimulai dari Rp10.600 bagi anak-anak, orang dewasa, maupun lansia. Sementara tiket bayi usia 0–2 tahun dikenakan tarif Rp1.600.
Adapun tarif kendaraan disesuaikan dengan golongan kendaraan. Sepeda dikenai tarif Rp11.000, sepeda motor golongan II Rp31.600, sedangkan kendaraan roda empat golongan IVA seperti sedan, jip, dan minibus dikenai tarif Rp213.400.
Untuk kendaraan niaga, tarif berkisar mulai ratusan ribu hingga lebih dari Rp1,2 juta bagi kendaraan golongan IX atau truk bertonase besar.
Meski demikian, tarif tersebut dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan operator penyeberangan.
Kapal Reguler Dilengkapi Beragam Fasilitas
Seluruh perjalanan Ketapang-Gilimanuk dilayani kapal ferry reguler yang menyediakan berbagai fasilitas penunjang kenyamanan penumpang.
Di dalam kapal tersedia ruang duduk berpendingin udara (AC), mushala, toilet, televisi, stasiun pengisian daya (charging station), hingga kafetaria yang menyediakan makanan dan minuman selama perjalanan.
Dengan durasi penyeberangan kurang dari satu jam, fasilitas tersebut dinilai cukup untuk memberikan kenyamanan bagi penumpang selama berada di atas kapal.
Tiket Bisa Dibeli Secara Online
Kemudahan lain yang ditawarkan adalah sistem pembelian tiket secara daring. Calon penumpang dapat memesan tiket melalui berbagai platform penjualan tiket online dengan memilih rute, tanggal keberangkatan, jenis kendaraan, serta jumlah penumpang.
Setelah pembayaran berhasil dilakukan, tiket elektronik (e-ticket) akan dikirim melalui email atau aplikasi dan dapat digunakan saat proses check-in di pelabuhan.
Pembelian tiket lebih awal juga membantu penumpang memperoleh jadwal keberangkatan sesuai kebutuhan sekaligus mengurangi antrean di area pelabuhan.
Lokasi Strategis dan Mudah Dijangkau
Pelabuhan Ketapang beralamat di Jalan Dermaga Pelabuhan Ketapang, Lingkar Kampung Baru, Kelurahan Bulusan, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur 68455.
Lokasinya dapat diakses menggunakan berbagai moda transportasi, mulai kendaraan pribadi, ojek online, taksi konvensional maupun daring, angkutan umum, hingga bus antarkota.
Bagi pengguna kendaraan pribadi, pelabuhan juga menyediakan area parkir sebelum melanjutkan perjalanan menggunakan kapal ferry.
Gerbang Wisata Menuju Bali
Selain menjadi jalur distribusi logistik nasional, lintasan Ketapang-Gilimanuk juga menjadi akses utama wisatawan menuju berbagai destinasi unggulan di Bali seperti Kuta, Ubud, Tanah Lot, Uluwatu, Kintamani, Singaraja, hingga kawasan wisata lainnya.
Dengan jadwal penyeberangan yang rutin, tarif yang relatif terjangkau, serta fasilitas kapal yang memadai, Pelabuhan Ketapang terus berperan sebagai gerbang utama yang menghubungkan aktivitas ekonomi, pariwisata, dan mobilitas masyarakat antara Pulau Jawa dan Pulau Bali. (*)
Editor : Ali Sodiqin