Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk Masih Layani Diskon Ferry hingga 5 Juli

Ali Sodiqin • Kamis, 2 Juli 2026 | 17:00 WIB
Aktivitas penyeberangan rute Ketapang-Gilimanuk mulai ramai, Senin (9/3). Di Pelabuhan Ketapang, tercatat 16.701 penumpang menyeberang ke Bali.
ILUSTRASI: Aktivitas penyeberangan rute Ketapang-Gilimanuk mulai ramai, Senin (9/3) lalu. (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID – Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, kembali menjadi pintu penyeberangan favorit masyarakat selama libur sekolah 2026. Program diskon tarif penyeberangan yang diberikan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) masih berlangsung hingga 5 Juli 2026, dan kuota penerima manfaat masih terbuka lebar, termasuk bagi pengguna jasa di lintasan strategis Ketapang-Gilimanuk.

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat sebanyak 418.600 pengguna jasa telah memanfaatkan program stimulus diskon tarif penyeberangan. Jumlah tersebut setara 34,69 persen dari target 1,2 juta penerima manfaat yang disiapkan pemerintah selama periode libur sekolah.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, mengatakan masyarakat masih memiliki kesempatan menikmati tarif penyeberangan yang lebih terjangkau karena program masih berlangsung hingga 5 Juli mendatang.

"Hingga 25 Juni 2026, realisasi penyerapan subsidi tercatat mencapai sekitar Rp7 miliar dari total alokasi anggaran sebesar Rp26 miliar," ujar Heru dalam keterangan resminya.

Menurutnya, tingginya minat masyarakat menunjukkan bahwa kebijakan stimulus tarif tidak hanya membantu meringankan biaya perjalanan, tetapi juga mendorong aktivitas ekonomi di berbagai daerah yang terhubung melalui jalur penyeberangan.

"Memasuki tiga pekan pelaksanaan program, realisasinya telah mencapai 34,69 persen. Artinya, kesempatan untuk memperoleh manfaat program ini masih terbuka lebar karena kuota masih tersedia," katanya.

Pelabuhan Ketapang Jadi Jalur Vital ke Bali

Bagi masyarakat Banyuwangi dan wisatawan yang hendak menuju Pulau Bali, Pelabuhan Ketapang menjadi salah satu lintasan yang mendapatkan fasilitas diskon tarif.

Lintasan Ketapang-Gilimanuk merupakan jalur penyeberangan tersibuk kedua di Indonesia setelah Merak-Bakauheni. Setiap hari, ribuan penumpang, kendaraan pribadi, bus, hingga truk logistik melintasi Selat Bali melalui pelabuhan tersebut.

Program stimulus pemerintah memberikan diskon 100 persen terhadap tarif jasa kepelabuhanan, sehingga secara rata-rata pengguna memperoleh potongan sekitar 21,9 persen dari total tarif tiket penyeberangan.

Program berlaku untuk perjalanan dengan jadwal keberangkatan 20 Juni hingga 5 Juli 2026, sedangkan pemesanan tiket telah dibuka sejak 6 Juni 2026.

Selain lintasan Ketapang-Gilimanuk, program juga diterapkan di enam lintasan strategis lainnya, yakni Merak-Bakauheni, Lembar-Padangbai, Kayangan-Poto Tano, Tanjung Uban-Telaga Punggur, Ajibata-Ambarita, dan Sape-Labuan Bajo.

Jadwal Penyeberangan Beroperasi Hampir 24 Jam

Pelabuhan Ketapang melayani penyeberangan menuju Gilimanuk dengan jadwal yang sangat padat. Kapal feri beroperasi hampir sepanjang hari dengan keberangkatan setiap jam, sehingga memudahkan masyarakat memilih waktu perjalanan.

Waktu tempuh penyeberangan berkisar 30 hingga 60 menit, tergantung kondisi cuaca, arus laut, dan kepadatan lalu lintas kapal di Selat Bali.

Lintasan ini juga melayani penumpang pejalan kaki maupun kendaraan roda dua, mobil pribadi, bus, hingga truk logistik yang menjadi tulang punggung distribusi barang antara Pulau Jawa dan Bali.

Masyarakat Diimbau Pesan Tiket Lebih Awal

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, mengimbau masyarakat segera melakukan pemesanan tiket secara daring melalui aplikasi Ferizy maupun situs resmi trip.ferizy.com agar memperoleh jadwal keberangkatan sesuai kebutuhan.

Menurutnya, pembelian tiket lebih awal juga membantu memperlancar operasional pelabuhan melalui sistem antrean yang lebih tertib dan efisien.

"Melalui program stimulus ini, ASDP berkomitmen menghadirkan layanan penyeberangan yang semakin aman, nyaman, lancar, dan terjangkau, sekaligus memperkuat konektivitas nasional dan mendukung pergerakan masyarakat selama momentum libur sekolah," ujar Windy.

Dengan masih tersedianya lebih dari 65 persen kuota penerima manfaat, masyarakat yang akan menyeberang melalui Pelabuhan Ketapang menuju Gilimanuk masih berkesempatan menikmati tarif lebih hemat sebelum program diskon berakhir pada 5 Juli 2026. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#diskon ASDP #Ferry Ketapang #tiket ferry #pelabuhan ketapang #ketapang gilimanuk