Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Kapan LRT Jabodebek Sampai Bogor? Kemenhub Ungkap Progres Terbaru, Kajian dan Pendanaan Masih Jadi Penentu

Lugas Rumpakaadi • Senin, 29 Juni 2026 | 20:10 WIB
Rencana perpanjangan LRT Jabodebek hingga Bogor masih dalam tahap kajian. (Pexels/Defrino Maasy)
Rencana perpanjangan LRT Jabodebek hingga Bogor masih dalam tahap kajian. (Pexels/Defrino Maasy)

RADARBANYUWANGI.ID – Harapan masyarakat agar LRT Jabodebek dapat melayani hingga Kota Bogor masih membutuhkan waktu. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan rencana perpanjangan jalur tersebut belum memasuki tahap pembangunan karena masih dalam proses kajian oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) bersama PT Adhi Karya (Persero).

Kajian itu akan menjadi dasar pemerintah dalam menentukan kelayakan proyek, mulai dari potensi jumlah penumpang, rute yang akan dibangun, hingga skema pendanaan yang dibutuhkan. Hasil studi tersebut juga akan menentukan kapan proyek dapat dilanjutkan ke tahap berikutnya.

Dasar Hukum Sudah Ada Sejak 2015

Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub Allan Tandiono mengatakan rencana perpanjangan LRT Jabodebek menuju Bogor bukanlah gagasan baru. Pemerintah telah menyiapkan dasar hukumnya melalui Peraturan Presiden yang diterbitkan pada 2015.

"LRT Jabodebek ke Bogor saat ini PT KAI dan PT Adhi Karya sedang melakukan kajian," kata Allan saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (28/6/2026), dikutip Antara.

Menurut Allan, Kemenhub kini menunggu hasil pembahasan dari kedua perusahaan pelat merah tersebut sebelum menentukan langkah lanjutan.

"Terkait perpanjangan ini sudah ada Perpres-nya di tahun 2015," ujarnya.

Selain aspek teknis, pemerintah juga menunggu usulan mengenai model pembiayaan proyek yang dinilai menjadi salah satu faktor utama dalam realisasi pembangunan.

"Kami menunggu rencana dari PT KAI maupun PT Adhi Karya terkait kelanjutannya, termasuk seperti apa skema pendanaannya," tambah Allan.

Hingga saat ini Kemenhub belum menyampaikan target waktu pembangunan maupun jadwal dimulainya proyek karena seluruh keputusan masih bergantung pada hasil kajian yang sedang disusun.

Kajian Tak Hanya Membahas Jalur LRT

Sebelumnya, PT KAI mengungkapkan bahwa perpanjangan LRT Jabodebek menuju Bogor telah masuk dalam master plan pengembangan perusahaan.

Direktur Portfolio Management dan Teknologi Informasi PT KAI I Gede Darmayusa menjelaskan pembahasan proyek dilakukan bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kemenhub agar investasi yang digelontorkan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Menurutnya, kajian tidak hanya membahas penentuan trase atau rute, tetapi juga menghitung potensi bisnis, proyeksi jumlah penumpang, pengembangan kawasan berbasis Transit Oriented Development (TOD), hingga berbagai aspek pendukung lainnya.

"Secara master plan, dulu memang sudah ada rencana sampai Bogor. Kami dengan DJKA tentunya sedang mengkaji kembali potensi bisnis, potensi TOD, dan lain sebagainya sehingga biaya yang besar itu bisa kita justifikasi dengan peningkatan penumpang," ujar Gede.

Mengapa Perpanjangan LRT ke Bogor Dinilai Penting?

Bogor merupakan salah satu daerah penyangga Jakarta dengan mobilitas komuter yang sangat tinggi setiap hari. Selama ini masyarakat yang bepergian menuju ibu kota maupun wilayah lain di Jabodetabek banyak mengandalkan KRL Commuter Line serta kendaraan pribadi.

Apabila perpanjangan LRT Jabodebek terealisasi, moda transportasi ini berpotensi menjadi alternatif perjalanan yang lebih nyaman sekaligus memperluas jaringan transportasi massal di kawasan metropolitan. Pengembangan tersebut juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan kawasan di sekitar stasiun melalui konsep Transit Oriented Development (TOD), sehingga tidak hanya meningkatkan konektivitas, tetapi juga aktivitas ekonomi.

Selain memberikan pilihan transportasi baru, pengembangan jaringan LRT diproyeksikan dapat mendukung upaya pemerintah mengurangi kemacetan dan mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke angkutan umum.

Apa Tahapan Selanjutnya?

Meski telah masuk dalam rencana pengembangan jangka panjang PT KAI dan memiliki dasar hukum, proyek LRT Jabodebek menuju Bogor masih harus melewati sejumlah tahapan sebelum dapat dibangun.

Pemerintah akan mengevaluasi hasil kajian mengenai kelayakan teknis, potensi jumlah penumpang, manfaat ekonomi, pengembangan kawasan berbasis TOD, serta skema pendanaan. Apabila seluruh aspek tersebut dinilai layak, pembahasan proyek dapat berlanjut ke tahap perencanaan yang lebih rinci hingga penetapan pelaksanaan pembangunan.

Sampai saat ini belum ada target waktu dimulainya proyek. Kemenhub menegaskan keputusan mengenai kelanjutan perpanjangan LRT Jabodebek menuju Bogor akan diambil setelah seluruh hasil kajian selesai dan memberikan dasar yang kuat bagi investasi infrastruktur bernilai besar tersebut.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#LRT Bogor #lrt jabodebek #kementerian perhubungan #pt kai #transportasi jabodetabek