RADARBANYUWANGI.ID – Proyek strategis nasional Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi (Probowangi) terus menunjukkan perkembangan signifikan. Ruas Gending hingga Besuki yang menjadi bagian Tahap I kini telah menyelesaikan konstruksi fisik 100 persen dan memasuki tahapan akhir sebelum resmi dioperasikan.
Penyelesaian proyek ini menjadi kabar baik bagi masyarakat di kawasan Tapal Kuda Jawa Timur. Kehadiran jalan tol tersebut diproyeksikan memangkas waktu perjalanan, mengurai kepadatan lalu lintas di Jalur Pantura Probolinggo-Situbondo, sekaligus memperkuat konektivitas menuju Banyuwangi sebagai gerbang timur Pulau Jawa.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menjelaskan bahwa seluruh pekerjaan konstruksi pada Seksi 1 Gending-Kraksaan sepanjang 12,88 kilometer dan Seksi 2 Kraksaan-Paiton sepanjang 11,20 kilometer telah rampung sepenuhnya.
Kedua seksi tersebut juga telah mengantongi Sertifikat Laik Fungsi dan Operasi (SLFO), sehingga siap melangkah ke tahapan berikutnya.
Sementara itu, Seksi 3 Paiton-Besuki sepanjang 25,60 kilometer juga telah menyelesaikan 100 persen pekerjaan jalan utama. Saat ini, proyek memasuki proses penyelesaian administrasi dan Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO).
"Jalan Tol Probowangi dirancang menjadi urat nadi distribusi komoditas unggulan di kawasan Tapal Kuda. Kehadirannya akan mempercepat akses produk pertanian, perikanan, hingga UMKM menuju pasar yang lebih luas, sekaligus mempermudah akses wisata ke ujung timur Pulau Jawa," ujar Rivan dalam keterangan tertulis.
Kurangi Kemacetan Pantura
Selama bertahun-tahun, ruas nasional Probolinggo-Situbondo menjadi salah satu jalur tersibuk di Jawa Timur. Lonjakan kendaraan, terutama saat musim libur dan arus mudik, kerap memicu antrean panjang yang berdampak pada distribusi logistik.
Beroperasinya Tol Probowangi diharapkan mampu mengalihkan sebagian besar kendaraan jarak jauh ke jalan tol sehingga beban di jalur nasional dapat berkurang secara signifikan.
Selain mempercepat perjalanan menuju Banyuwangi, infrastruktur tersebut juga akan meningkatkan efisiensi biaya logistik bagi pelaku usaha di wilayah Tapal Kuda.
Uji Fungsional Berjalan Lancar
Kinerja ruas tol ini telah lebih dahulu diuji saat arus mudik dan balik Lebaran 2026 melalui pengoperasian secara fungsional.
Dalam periode 13 hingga 29 Maret 2026, ruas Gending-Besuki berhasil melayani sebanyak 226.028 kendaraan.
Jumlah tersebut melampaui proyeksi lalu lintas sebesar 201.407 kendaraan atau meningkat sekitar 12 persen. Selama masa operasional fungsional, arus kendaraan dilaporkan berjalan lancar, aman, dan nyaman.
Keberhasilan uji coba tersebut menjadi indikator positif bahwa ruas tol telah siap memasuki tahapan operasional penuh setelah seluruh proses ULFO selesai.
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Tapal Kuda
Tol Probowangi diproyeksikan menjadi salah satu infrastruktur paling strategis di Jawa Timur karena menghubungkan kawasan industri, sentra pertanian, perikanan, hingga destinasi wisata unggulan.
Dengan akses transportasi yang semakin cepat, distribusi barang diperkirakan menjadi lebih efisien. Sementara sektor pariwisata di Situbondo, Bondowoso, hingga Banyuwangi berpotensi menikmati peningkatan jumlah kunjungan wisatawan.
Apabila seluruh tahapan administrasi dan uji kelayakan berjalan sesuai jadwal, ruas Gending-Besuki akan menjadi bagian penting dalam mewujudkan konektivitas penuh Jalan Tol Trans Jawa hingga mendekati ujung timur Pulau Jawa.
Keberadaan Tol Probowangi juga diharapkan menjadi katalis pertumbuhan ekonomi baru di kawasan Tapal Kuda, sekaligus memperkuat daya saing wilayah tersebut sebagai pusat logistik, perdagangan, dan pariwisata di Jawa Timur. (*)
Editor : Ali Sodiqin