RADARBANYUWANGI.ID – Pemerintah mempercepat penyelesaian 10 ruas jalan tol baru di Pulau Sumatera dan Jawa agar dapat difungsikan pada periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026/2027. Langkah ini ditempuh untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat sekaligus mengurangi kepadatan di sejumlah jalur utama.
Target tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Ni Komang Rasmiati, di Jakarta, Jumat (19/6). Menurutnya, seluruh ruas yang saat ini masih dalam tahap konstruksi ditargetkan selesai pada Desember 2026 sehingga bisa dioperasikan secara fungsional menjelang puncak arus liburan akhir tahun.
"Ada rencana sekitar 10 ruas. Harapannya dapat diselesaikan di akhir 2026, dan ini dapat difungsionalkan untuk menunjang pergerakan lalu lintas Nataru," ujar Komang.
Penyelesaian ruas-ruas tol tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat konektivitas nasional sekaligus meningkatkan kelancaran distribusi barang dan perjalanan masyarakat selama musim liburan.
Dua Ruas Strategis di Sumatera
Di Pulau Sumatera, terdapat sejumlah proyek prioritas yang masuk dalam target penyelesaian tahun ini. Salah satunya adalah ruas Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1 yang akan melengkapi jaringan Tol Trans Sumatera di wilayah paling utara Pulau Sumatera.
Selain itu, pemerintah juga menargetkan penyelesaian Tol Palembang–Betung Seksi 1 ruas Keramasan–Pulau Rimau. Kehadiran ruas ini diharapkan mampu memperlancar arus logistik menuju kawasan industri dan pelabuhan di Sumatera Selatan.
Komang menyebut kedua proyek tersebut menjadi bagian dari daftar ruas yang diprioritaskan agar dapat difungsikan pada akhir tahun.
Tol Probowangi hingga Japek II Selatan Masuk Target
Sementara di Pulau Jawa, pemerintah memfokuskan percepatan konstruksi pada beberapa proyek strategis nasional.
Salah satunya adalah Tol Probolinggo–Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi) Seksi 3 ruas Paiton–Besuki. Jalan tol ini menjadi bagian penting dari jaringan Tol Trans Jawa yang nantinya menghubungkan wilayah timur Jawa secara lebih cepat.
Selain Probowangi, ruas Jakarta-Cikampek II Selatan (Japek II Selatan) Seksi 6 Kutanegara–Sadang juga masuk daftar prioritas penyelesaian.
Jika seluruh target dapat tercapai sesuai jadwal, ruas-ruas tersebut akan mulai difungsikan untuk mendukung kelancaran arus kendaraan selama libur Natal dan Tahun Baru.
Pengawasan Diperketat demi Tepat Waktu
Kementerian PU memastikan pengawasan terhadap seluruh proyek akan diperketat agar proses konstruksi tidak mengalami keterlambatan.
BPJT akan terus memonitor progres pembangunan di lapangan sehingga target operasional pada Desember 2026 dapat direalisasikan.
"Itu antara lain potensi yang akan terus kami tingkatkan pengawasannya untuk penyelesaian konstruksi di akhir 2026 sehingga dapat difungsionalkan pada periode Nataru nanti," kata Komang.
Dengan tambahan ruas tol baru tersebut, pemerintah berharap perjalanan masyarakat selama libur akhir tahun menjadi lebih lancar, waktu tempuh semakin singkat, serta distribusi logistik nasional dapat berjalan lebih efisien di berbagai wilayah Sumatera dan Jawa. (*)
Editor : Ali Sodiqin