RADARBANYUWANGI.ID – Kepadatan kendaraan yang mengular di jalur menuju Pelabuhan Ketapang menjadi perhatian serius aparat kepolisian. Untuk mengantisipasi kemacetan yang semakin panjang, Satlantas Polresta Banyuwangi menerjunkan tim pengurai kemacetan yang bergerak menggunakan sepeda motor.
Langkah tersebut dilakukan sebagai respons cepat terhadap meningkatnya volume kendaraan yang melintas menuju pelabuhan penyeberangan tersibuk di ujung timur Pulau Jawa tersebut. Dengan kendaraan roda dua, petugas dinilai lebih mudah menjangkau titik-titik kemacetan yang sulit diakses mobil patroli.
Tim pengurai disiagakan di sejumlah ruas jalan yang menjadi simpul kepadatan arus kendaraan. Tugas utama mereka tidak hanya melakukan pengaturan lalu lintas, tetapi juga memastikan antrean kendaraan tetap bergerak sehingga tidak menimbulkan kemacetan yang lebih parah.
Kanit Turjawali Satlantas Polresta Banyuwangi Ipda Rudy Wicaksono mengatakan penggunaan sepeda motor menjadi strategi yang paling efektif untuk menghadapi kondisi lalu lintas yang padat dan dinamis.
“Kami menerjunkan tim urai menggunakan sepeda motor agar personel lebih cepat menjangkau titik-titik kepadatan. Dengan mobilitas yang tinggi, petugas dapat melakukan pengaturan lalu lintas, mengurai simpul kemacetan, serta memberikan informasi kepada pengendara secara langsung,” ujarnya.
Menurut Rudy, petugas juga aktif melakukan pemantauan situasi di lapangan guna mengetahui perkembangan arus kendaraan secara real time. Dengan begitu, langkah pengaturan lalu lintas dapat segera dilakukan apabila terjadi penumpukan kendaraan di titik tertentu.
Selain fokus pada penguraian kemacetan, Satlantas Polresta Banyuwangi juga menjalin koordinasi dengan berbagai instansi terkait untuk memastikan arus kendaraan menuju Pelabuhan Ketapang tetap terkendali.
“Kita terus berkoordinasi dengan instansi terkait demi kelancaran arus lalu lintas,” katanya.
Koordinasi tersebut dinilai penting mengingat Pelabuhan Ketapang merupakan salah satu jalur vital penghubung Jawa-Bali yang setiap hari dilalui ribuan kendaraan, baik kendaraan pribadi, angkutan umum, maupun kendaraan logistik.
Satlantas juga mengimbau seluruh pengguna jalan untuk mematuhi arahan petugas selama berada di jalur antrean. Pengendara diminta menjaga ketertiban, tidak menyerobot antrean, serta tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
Rudy menegaskan, upaya penguraian kemacetan akan terus dilakukan secara situasional sesuai perkembangan kondisi lalu lintas di lapangan. Personel akan tetap disiagakan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan yang berpotensi menimbulkan kepadatan lebih panjang.
“Upaya penguraian kemacetan tersebut akan terus dilakukan secara situasional menyesuaikan dengan kondisi arus kendaraan di kawasan Pelabuhan Ketapang,” tegasnya.
Dengan langkah cepat tersebut, diharapkan arus kendaraan menuju Pelabuhan Ketapang tetap bergerak lancar dan aktivitas penyeberangan Jawa-Bali tidak terganggu akibat kemacetan berkepanjangan. (rio/aif)
Editor : Ali Sodiqin