Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Musim Liburan Sekolah, Jalur ke Pelabuhan Ketapang Macet Lagi, Kendaraan Pribadi Naik 30 Persen

Fredy Rizki Manunggal • Selasa, 23 Juni 2026 | 15:00 WIB
Iring-iringan mobil pribadi tujuan Bali melewati dermaga Pelabuhan ASDP Ketapang, Banyuwangi, Senin (22/6). (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)
Iring-iringan mobil pribadi tujuan Bali melewati dermaga Pelabuhan ASDP Ketapang, Banyuwangi, Senin (22/6). (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID - Musim liburan sekolah kembali membawa konsekuensi di jalur penyeberangan Jawa-Bali. Jalan arteri menuju Pelabuhan ASDP Ketapang, Banyuwangi, kembali tersendat pada Senin (22/6). Antrean kendaraan bahkan sempat mengular hingga kawasan Grand Watudodol (GWD), sekitar beberapa kilometer dari pelabuhan.

Kepadatan lalu lintas itu dipicu dua faktor sekaligus, yakni meningkatnya jumlah kendaraan yang hendak menyeberang ke Bali dan cuaca buruk di Selat Bali pada Minggu malam (21/6). Kondisi cuaca membuat sejumlah kapal mengalami kesulitan hingga gagal sandar di dermaga, sehingga arus kendaraan tertahan dan antrean terus bertambah.

Pantauan Jawa Pos Radar Banyuwangi, antrean kendaraan didominasi truk logistik yang memadati sisi utara Pelabuhan Ketapang. Pada Senin pagi, ekor antrean sempat mencapai kawasan wisata Grand Watudodol. Namun, menjelang siang, kepadatan mulai terurai hingga berada di sekitar depan PUSRI.

Di saat yang sama, kendaraan pribadi dan bus wisata juga terus berdatangan. Rombongan wisatawan yang hendak menghabiskan masa liburan sekolah di Pulau Bali tampak memenuhi area parkir Pelabuhan ASDP Ketapang.

General Manager ASDP Ketapang Arief Eko Kurniansjah mengatakan, lonjakan kendaraan sudah terlihat sejak Minggu siang. Peningkatan terjadi hampir di semua jenis kendaraan, mulai sepeda motor, mobil pribadi, bus, hingga truk besar.

"Secara umum terjadi kenaikan penumpang kapal sekitar 20 persen untuk semua kendaraan. Jika di hari normal total kendaraan sekitar 7.000 unit, sejak Minggu kemarin meningkat menjadi sekitar 9.000 kendaraan," ujarnya.

Khusus kendaraan roda empat pribadi, peningkatannya bahkan mencapai 30 persen. Jika biasanya hanya sekitar 1.600 unit per hari, kini jumlahnya mencapai sekitar 2.100 kendaraan.

"Khusus roda empat kenaikannya 30 persen. Dari biasanya 1.600 per hari menjadi 2.100," katanya.

Untuk mengatasi kepadatan, ASDP menambah dua armada kapal. Satu kapal dioperasikan di dermaga Landing Craft Machine (LCM) dan satu kapal berukuran besar, yakni Portlink VII, di Dermaga Bulusan.

Selain itu, dermaga ponton yang sebelumnya tidak dioperasikan kembali difungsikan untuk mempercepat arus penyeberangan dari Ketapang menuju Gilimanuk. ASDP mengoperasikan KMP Prathita IV dengan menerapkan skema tiba bongkar berangkat (TBB).

"Prathita kita terapkan skema tiba bongkar berangkat. Mumpung di Gilimanuk belum ramai dan yang ramai dari sisi Ketapang. Portlink juga kita fungsikan untuk TBB dari sisi Ketapang," jelas Arief.

Menurut Arief, kepadatan yang berulang di Pelabuhan Ketapang tidak hanya disebabkan peningkatan volume kendaraan. Faktor cuaca juga memiliki pengaruh besar terhadap kelancaran operasional penyeberangan.

Pada Minggu malam, cuaca buruk di Selat Bali menyebabkan kapal-kapal yang beroperasi di dermaga LCM dan MB mengalami kesulitan saat hendak bersandar. Akibatnya, proses bongkar muat terganggu dan antrean kendaraan semakin panjang.

"Kapal yang beroperasi di LCM dan MB sempat kesulitan sandar. Butuh waktu dua sampai tiga jam sejak pukul 22.00 sampai 02.00 dini hari. Akibatnya banyak antrean kendaraan yang menunggu," tegasnya.

ASDP memprediksi arus kendaraan menuju Pelabuhan Ketapang masih akan tinggi selama masa liburan sekolah berlangsung. Karena itu, masyarakat diimbau mengatur waktu perjalanan dan memantau kondisi lalu lintas maupun jadwal penyeberangan agar terhindar dari antrean panjang. (fre/aif)

Editor : Ali Sodiqin
#antrean kendaraan #liburan sekolah #pelabuhan ketapang #asdp ketapang #selat bali