RADARBANYUWANGI.ID - Pemerintah memastikan pembangunan sejumlah jalan tol tetap berlanjut dan kini resmi masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN). Salah satu yang paling menyita perhatian adalah Jalan Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap (Getaci), yang diproyeksikan menjadi jalan tol terpanjang di Indonesia.
Kepastian itu tertuang dalam Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 16 Tahun 2025 yang mengatur daftar terbaru PSN pada masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Regulasi tersebut sekaligus menjadi landasan percepatan berbagai proyek infrastruktur yang sebelumnya sempat mengalami penyesuaian.
Dalam beleid itu, pemerintah juga mengatur mekanisme evaluasi apabila proyek tidak dapat diselesaikan sesuai target. Penanggung jawab proyek wajib menyampaikan laporan pelaksanaan beserta usulan revisi jadwal penyelesaian kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.
"Dalam hal Proyek Strategis Nasional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidak dapat diselesaikan tepat waktu, penanggung jawab Proyek Strategis Nasional melaporkan pelaksanaan dan usulan revisi rencana penyelesaian kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian," demikian bunyi Pasal 2A ayat (2) Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 16 Tahun 2025.
Masuknya sejumlah ruas tol ke dalam PSN menunjukkan komitmen pemerintah untuk menjaga kesinambungan pembangunan infrastruktur. Selain meningkatkan konektivitas antarwilayah, proyek-proyek tersebut diharapkan mampu menurunkan biaya logistik dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Tol Getaci menjadi salah satu proyek yang paling dinanti. Ruas yang menghubungkan Gedebage di Bandung hingga Cilacap ini melintasi Jawa Barat dan Jawa Tengah. Dengan panjang ratusan kilometer, proyek tersebut diproyeksikan menjadi jalan tol terpanjang di Indonesia ketika seluruh segmennya rampung.
Tak hanya Getaci, pemerintah juga memasukkan sejumlah tol strategis lain yang tersebar di Pulau Jawa. Di wilayah Banten terdapat Tol Serang-Panimbang serta Tol Serpong-Balaraja yang diproyeksikan memperkuat konektivitas kawasan industri dan pariwisata.
Sementara itu, Jawa Barat menjadi salah satu provinsi dengan proyek tol terbanyak. Beberapa ruas yang masuk PSN antara lain Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu), Tol Ciawi-Sukabumi-Ciranjang-Padalarang, Tol Cimanggis-Cibitung, Tol Bogor Ring Road, Tol Depok-Antasari termasuk ruas Bojonggede-Salabenda, hingga Tol Akses Pelabuhan Patimban.
Di kawasan Jakarta dan sekitarnya, pemerintah melanjutkan pembangunan sejumlah ruas dalam jaringan enam ruas tol dalam kota. Proyek tersebut mencakup Semanan-Sunter, Sunter-Pulo Gebang, Duri Pulo-Kampung Melayu, Kemayoran-Kampung Melayu, Ulujami-Tanah Abang, serta Pasar Minggu-Casablanca.
Selain itu, terdapat pula Tol Cengkareng-Batu Ceper-Kunciran, Tol Cinere-Jagorawi, Tol Cibitung-Cilincing, Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu, serta pengembangan Jalan Tol Ir. Wiyoto Wiyono M.Sc Section Harbour Road II melalui pembangunan jalan tol layang Ancol Timur-Pluit.
Di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, proyek yang masuk PSN meliputi Tol Semarang-Demak, Tol Yogyakarta-Bawen, serta Tol Solo-Yogyakarta-Kulon Progo. Kehadiran ruas-ruas tersebut diharapkan mempercepat mobilitas masyarakat sekaligus menopang sektor pariwisata.
Adapun Jawa Timur juga menjadi fokus pembangunan infrastruktur jalan tol. Pemerintah memasukkan Tol Pandaan-Malang, Tol Pasuruan-Probolinggo, Tol Probolinggo-Banyuwangi, Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar, hingga Tol Ngawi-Kertosono-Kediri dalam daftar PSN.
Tak hanya jalan tol, pemerintah turut memasukkan proyek pendukung berupa pembangunan fly over dari dan menuju Terminal Teluk Lamong di Jawa Timur serta pembangunan akses Pelabuhan Tanjung Priok Timur Baru atau New Priok Eastern Access (NPEA) di Jakarta.
Berikut daftar lengkap proyek jalan tol yang masuk dalam PSN pemerintahan Presiden Prabowo Subianto:
-
Tol Serang-Panimbang
-
Tol Pandaan-Malang
-
Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu)
-
Tol Ciawi-Sukabumi-Ciranjang-Padalarang
-
Tol Cengkareng-Batu Ceper-Kunciran
-
Tol Serpong-Cinere
-
Tol Cinere-Jagorawi
-
Tol Cimanggis-Cibitung
-
Tol Cibitung-Cilincing
-
Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu
-
Tol Serpong-Balaraja
-
Enam ruas tol dalam kota Jakarta
-
Tol Pasuruan-Probolinggo
-
Tol Probolinggo-Banyuwangi
-
Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar
-
Tol Jakarta-Cikampek II Sisi Selatan
-
Tol Semarang-Demak
-
Tol Yogyakarta-Bawen
-
Tol Ngawi-Kertosono-Kediri
-
Tol Depok-Antasari termasuk Bojonggede-Salabenda
-
Tol Solo-Yogyakarta-Kulon Progo
-
Tol Bogor Ring Road
-
Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap (Getaci)
-
Tol Akses Pelabuhan Patimban
-
Akses Pelabuhan Tanjung Priok Timur Baru (NPEA)
-
Pengembangan Tol Ir. Wiyoto Wiyono Section Harbour Road II
-
Pengembangan Tol Dalam Kota Bandung.
Dengan masuknya puluhan proyek tersebut ke dalam PSN, pemerintah berharap proses pembangunan dapat berjalan lebih cepat sehingga manfaat ekonomi dan konektivitas bisa segera dirasakan masyarakat. (*)
Editor : Ali Sodiqin