Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Perjalanan ke Jogja dan YIA Bakal Lebih Singkat, Progres Tol Tembus 95 Persen

Ali Sodiqin • Senin, 8 Juni 2026 | 13:00 WIB
Tol Solo-Yogyakarta bisa memangkas waktu perjalanan Anda. Dari semula bisa menghabiskan waktu selama 5 jam, kini bisa ditempuh 50 menit saja.
Tol Solo-Yogyakarta bisa memangkas waktu perjalanan Anda. Dari semula bisa menghabiskan waktu selama 5 jam, kini bisa ditempuh 50 menit saja.

RADARBANYUWANGI.ID – Impian perjalanan lebih cepat dari Solo menuju Yogyakarta hingga Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) di Kulon Progo semakin mendekati kenyataan. Salah satu proyek infrastruktur terbesar yang masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) itu kini menunjukkan progres signifikan, bahkan sejumlah ruas telah resmi beroperasi.

Pembangunan Jalan Tol Solo-Yogyakarta-YIA bukan sekadar proyek transportasi. Infrastruktur bernilai triliunan rupiah tersebut disiapkan menjadi koridor baru yang menghubungkan pusat pertumbuhan ekonomi, kawasan wisata, hingga jaringan logistik strategis di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Dengan akses yang semakin lancar, pemerintah berharap mobilitas masyarakat dan distribusi barang dapat berlangsung lebih efisien sekaligus mendorong munculnya pusat-pusat ekonomi baru di sepanjang koridor tol.

Dua Ruas Sudah Beroperasi

Berdasarkan data terbaru Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT) per 22 Mei 2026, sejumlah paket pekerjaan tahap pertama telah memasuki fase operasional.

Ruas Kartasura-Klaten yang masuk Paket 1.1 telah resmi beroperasi. Kondisi serupa juga terjadi pada ruas Klaten-Prambanan yang tergabung dalam Paket 1.2A.

Beroperasinya dua ruas tersebut menjadi tonggak penting dalam percepatan konektivitas Solo dan Yogyakarta yang selama ini menjadi salah satu jalur dengan tingkat mobilitas tinggi.

Sementara itu, ruas Prambanan-Purwomartani atau Paket 1.2B kini hampir mencapai garis akhir. Progres konstruksinya telah menembus 95,28 persen dan tinggal menyelesaikan pekerjaan akhir sebelum siap difungsikan.

Menuju Bandara YIA Lebih Cepat

Salah satu manfaat terbesar dari proyek ini adalah peningkatan akses menuju Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) di Kulon Progo.

Selama ini perjalanan menuju bandara kerap memerlukan waktu cukup panjang, terutama saat arus kendaraan meningkat pada musim liburan dan akhir pekan.

Dengan tersambungnya jaringan tol secara penuh, waktu tempuh dari Solo maupun wilayah DIY menuju YIA diperkirakan dapat dipangkas secara signifikan.

Kondisi tersebut diyakini akan meningkatkan daya saing sektor pariwisata sekaligus mempermudah aktivitas bisnis dan investasi di kawasan selatan Pulau Jawa.

Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Baru

Pemerintah memandang proyek ini sebagai investasi jangka panjang yang tidak hanya menghadirkan jalan baru, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru.

Kawasan-kawasan yang selama ini berada di luar jalur utama diperkirakan akan mengalami pertumbuhan aktivitas ekonomi. Nilai lahan berpotensi meningkat, investasi baru mulai berdatangan, dan lapangan kerja diproyeksikan bertambah seiring berkembangnya kawasan penyangga jalan tol.

Efisiensi distribusi barang juga menjadi keuntungan lain yang akan dirasakan dunia usaha.

Dengan waktu perjalanan yang lebih singkat dan biaya logistik yang lebih terkendali, daya saing produk lokal dari Solo Raya, Yogyakarta, hingga Kulon Progo diperkirakan ikut meningkat.

Progres Konstruksi Terus Dikebut

Selain dua ruas yang telah beroperasi, beberapa paket lain juga menunjukkan perkembangan positif.

Paket 2.1B yang menghubungkan Junction Sleman-Trihanggo telah mencapai progres 80,74 persen.

Sedangkan ruas Purwomartani-Maguwo atau Paket 2.1A saat ini berada pada angka 39,52 persen dan terus dikerjakan untuk mengejar target penyelesaian.

Pembangunan proyek ini dibagi dalam beberapa tahap agar proses konstruksi dapat berjalan lebih terukur sekaligus mempercepat penyelesaian keseluruhan jaringan.

Dengan capaian tersebut, optimisme terhadap terwujudnya koridor tol Solo-Yogyakarta-YIA semakin menguat.

Bagi masyarakat Jawa Tengah dan DIY, jalan tol ini bukan hanya soal memangkas waktu perjalanan. Lebih dari itu, proyek ini diproyeksikan menjadi urat nadi baru yang menghubungkan pusat ekonomi, pariwisata, dan logistik dalam satu jaringan konektivitas modern yang akan mengubah wajah kawasan dalam beberapa tahun ke depan. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#Tol Solo Yogyakarta #Tol YIA Kulon Progo #progres tol Solo Jogja #Proyek Strategis Nasional #bpjt