Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Prabowo Kebut Jalan Tol Nasional, Banyuwangi Kebagian Jalur Strategis

Ali Sodiqin • Senin, 8 Juni 2026 | 12:00 WIB
Tol Serpong–Bogor via Parung segera dibangun. Proyek tol pertama era Presiden Prabowo ini bernilai Rp12,35 triliun dan dibiayai KPBU.
Pemerintah menetapkan 50 proyek jalan tol dalam PSN 2025. Tol Probolinggo-Banyuwangi dan Trans Sumatera menjadi fokus percepatan. (ChatGPT)

RADARBANYUWANGI.ID – Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto resmi memasukkan puluhan proyek jalan tol ke dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN). Kebijakan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa pembangunan infrastruktur jalan berbayar masih menjadi salah satu motor utama penggerak konektivitas dan pertumbuhan ekonomi nasional dalam beberapa tahun ke depan.

Daftar proyek itu tercantum dalam Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 16 Tahun 2025. Sedikitnya 50 proyek jalan tol dan akses pendukung masuk dalam program prioritas yang akan dikebut penyelesaiannya di berbagai wilayah Indonesia.

Bagi masyarakat Jawa Timur, salah satu proyek yang paling menyita perhatian adalah Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi. Ruas tersebut menjadi bagian penting jaringan tol di ujung timur Pulau Jawa yang selama ini dinantikan karena diyakini mampu memangkas waktu tempuh sekaligus memperkuat konektivitas menuju kawasan wisata dan pusat logistik Banyuwangi.

Trans Sumatera Masih Jadi Proyek Raksasa

Selain proyek di Pulau Jawa, pemerintah juga memberikan perhatian besar terhadap penyelesaian Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).

Proyek yang digarap PT Hutama Karya (Persero) itu ditargetkan menghubungkan Lampung hingga Aceh. Namun pekerjaan besar masih menanti karena sekitar 1.618 kilometer ruas tol disebut belum terbangun.

Sejumlah ruas yang masuk daftar prioritas antara lain Sigli-Banda Aceh, Binjai-Langsa, Jambi-Rengat, Rengat-Pekanbaru, hingga Lubuk Linggau-Curup-Bengkulu.

Jika seluruh jaringan tersambung, JTTS akan menjadi salah satu koridor transportasi darat terbesar di Indonesia yang mampu mempercepat distribusi barang dan mobilitas masyarakat di Pulau Sumatera.

Tak Hanya Bangun Baru, Jalan Lama Juga Dibenahi

Pemerintah tidak hanya fokus pada pembangunan ruas baru. Dalam agenda PSN terbaru, peningkatan kapasitas dan pemeliharaan jalan tol eksisting juga menjadi perhatian.

Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga kelancaran arus logistik nasional yang terus meningkat seiring pertumbuhan ekonomi dan aktivitas perdagangan antardaerah.

Pemerintah menilai kualitas infrastruktur yang terjaga akan memberikan efek berantai terhadap investasi, industri, pariwisata, hingga pemerataan pembangunan wilayah.

Jawa Jadi Wilayah dengan Proyek Terbanyak

Berdasarkan daftar PSN, Pulau Jawa masih menjadi wilayah dengan jumlah proyek jalan tol terbanyak.

Selain Tol Probolinggo-Banyuwangi, terdapat sejumlah proyek besar lain seperti Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap, Tol Solo-Yogyakarta-Kulon Progo, Tol Yogyakarta-Bawen, Tol Semarang-Demak, hingga berbagai ruas jalan tol dalam kota Jakarta dan Bandung.

Di Jawa Timur sendiri, beberapa proyek yang masuk daftar prioritas meliputi:

Keberadaan proyek tersebut diharapkan memperkuat konektivitas kawasan industri, pelabuhan, pusat distribusi, dan destinasi wisata.

Tol Banyuwangi Jadi Harapan Baru Konektivitas Ujung Timur Jawa

Khusus bagi Banyuwangi, keberlanjutan pembangunan Tol Probolinggo-Banyuwangi menjadi harapan besar masyarakat dan pelaku usaha.

Ruas ini diproyeksikan menjadi gerbang baru mobilitas barang dan penumpang menuju kawasan timur Jawa. Selain mendukung sektor pariwisata, keberadaan tol juga diyakini akan mempercepat distribusi hasil pertanian, perikanan, dan industri lokal ke berbagai daerah.

Dengan masuknya proyek tersebut ke dalam daftar PSN pemerintahan Prabowo, peluang percepatan pembangunan semakin terbuka.

Kini perhatian publik tertuju pada satu hal: seberapa cepat proyek-proyek strategis tersebut dapat direalisasikan dan benar-benar menghadirkan manfaat ekonomi bagi masyarakat di daerah.

Sebab bagi banyak wilayah, jalan tol bukan sekadar infrastruktur. Ia adalah jalur baru menuju pertumbuhan ekonomi, investasi, dan pemerataan pembangunan yang selama ini dinantikan. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#jalan tol PSN #prabowo subianto #Proyek Strategis Nasional #Probolinggo Banyuwangi #tol trans sumatera