Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD, Mantan Menhan dan Eks KSAD Tutup Usia pada 71 Tahun

Ali Sodiqin • Minggu, 31 Mei 2026 | 19:25 WIB
Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu semasa masih hidup. (Radar Solo)
Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu semasa masih hidup. (Radar Solo)

RADARBANYUWANGI.ID – Indonesia kehilangan salah satu putra terbaiknya di bidang pertahanan. Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, mantan Menteri Pertahanan Republik Indonesia periode 2014–2019 sekaligus mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), meninggal dunia pada Minggu (31/5/2026) di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta.

Kabar duka tersebut menyebar cepat dan memunculkan gelombang belasungkawa dari berbagai kalangan. Ryamizard dikenal sebagai sosok prajurit yang memiliki rekam jejak panjang dalam dunia militer Indonesia serta berperan penting dalam penguatan sistem pertahanan nasional selama puluhan tahun.

Informasi wafatnya Ryamizard dikonfirmasi oleh Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan, Kolonel Arm Rico Ricardo Sirait.

Menurut Rico, Ryamizard mengembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan intensif di ruang Cardiac Intensive Care Unit (CICU) RSPAD Gatot Soebroto.

“Benar, kami mendapat informasi berita duka cita bahwa telah meninggal dunia Bapak Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu pada hari ini, Minggu, 31 Mei 2026 pukul 14.03 WIB di RSPAD,” ujar Rico.

Hingga Minggu sore, jenazah almarhum masih berada di lingkungan rumah sakit untuk menjalani proses pemulasaraan sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Kementerian Pertahanan juga menyampaikan duka mendalam atas wafatnya tokoh yang selama ini dikenal memiliki komitmen kuat terhadap pertahanan negara dan keutuhan NKRI tersebut.

Tokoh Militer Berpengaruh di Era Reformasi

Nama Ryamizard Ryacudu bukan sosok asing dalam sejarah militer Indonesia. Pria kelahiran Palembang itu merupakan salah satu perwira tinggi TNI Angkatan Darat yang meniti karier dari bawah hingga mencapai jabatan tertinggi di matra darat.

Karier militernya mencapai puncak ketika dipercaya menjabat Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) pada periode 2002–2005. Dalam masa kepemimpinannya, Ryamizard dikenal sebagai figur yang tegas, disiplin, dan memiliki perhatian besar terhadap profesionalisme prajurit.

Berbagai kebijakan strategis yang berkaitan dengan pembinaan personel, penguatan organisasi, hingga stabilitas keamanan nasional lahir pada masa kepemimpinannya.

Sikap lugas dan keteguhannya dalam menjaga integritas institusi TNI membuat namanya menjadi salah satu jenderal paling berpengaruh pada masa transisi demokrasi pascareformasi.

Dipercaya Jokowi Menjadi Menteri Pertahanan

Setelah memasuki masa purnatugas dari militer, Ryamizard tetap mendapat kepercayaan besar dari negara.

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, menunjuk Ryamizard sebagai Menteri Pertahanan dalam Kabinet Kerja periode 2014–2019.

Penunjukan tersebut dinilai sebagai langkah strategis mengingat pengalaman panjang Ryamizard di bidang pertahanan dan keamanan nasional.

Selama menjabat Menteri Pertahanan, Ryamizard aktif mendorong penguatan sistem pertahanan negara, modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista), serta pembangunan kesadaran bela negara di kalangan masyarakat.

Ia juga dikenal konsisten menyuarakan pentingnya menjaga persatuan bangsa di tengah berbagai ancaman ideologi dan tantangan geopolitik global.

Sosok Tegas yang Dikenang Banyak Kalangan

Di mata banyak prajurit, Ryamizard dikenal sebagai pemimpin yang dekat dengan anak buah namun tetap tegas dalam prinsip.

Pernyataannya yang menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas segala kepentingan kelompok kerap menjadi rujukan dalam berbagai forum pertahanan dan kebangsaan.

Selain memiliki karier panjang di militer, Ryamizard juga dikenal aktif memberikan pandangan terkait isu-isu strategis nasional setelah tidak lagi menjabat sebagai Menteri Pertahanan.

Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar TNI, Kementerian Pertahanan, serta masyarakat Indonesia yang mengenalnya sebagai salah satu tokoh penting dalam perjalanan pertahanan nasional modern.

Menunggu Keputusan Keluarga

Hingga berita ini ditulis, pihak keluarga belum mengumumkan secara resmi lokasi persemayaman maupun jadwal pemakaman almarhum.

Kementerian Pertahanan menyatakan seluruh proses selanjutnya masih menunggu keputusan keluarga.

“Rencana selanjutnya masih menunggu keputusan pihak keluarga,” kata Rico.

Wafatnya Ryamizard Ryacudu menjadi kehilangan besar bagi Indonesia. Jejak pengabdian yang ia tinggalkan, baik sebagai prajurit, KSAD, maupun Menteri Pertahanan, akan tercatat sebagai bagian penting dalam sejarah pertahanan dan kedaulatan bangsa. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#Ryamizard Ryacudu meninggal #Mantan Menteri Pertahanan #KSAD Ryamizard Ryacudu #rspad gatot soebroto #kabar duka nasional