Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Tol Prosiwangi Gending-Besuki Dibuka Juli 2026, Akses Banyuwangi dari Surabaya Makin Cepat

Ali Sodiqin • Jumat, 29 Mei 2026 | 22:30 WIB
Simpang susun di ruas jalan tol Prosiwangi di Situbondo Barat.
Simpang susun di ruas jalan tol Prosiwangi di Situbondo Barat.

Segmen Gending-Kraksaan-Paiton-Besuki Segera Beroperasi Setelah Rampung Uji Laik Fungsi Kementerian PU

RADARBANYUWANGI.ID – Kabar baik bagi masyarakat dan pelaku usaha di kawasan tapal kuda Jawa Timur. Jalan Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi) segmen Gending-Kraksaan-Paiton-Besuki atau Situbondo Barat dipastikan segera kembali beroperasi pada Juli 2026 mendatang.

Beroperasinya ruas tol tersebut diproyeksikan memangkas waktu tempuh perjalanan menuju Banyuwangi sekaligus memperkuat konektivitas ekonomi dan pariwisata di kawasan ujung timur Pulau Jawa.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur Javid Hurriyanto mengatakan, saat ini proses pembukaan operasional tinggal menunggu penyelesaian tindak lanjut hasil uji laik fungsi oleh Kementerian Pekerjaan Umum.

“Rencananya bulan Juli 2026 beroperasi,” ujar Javid.

Sebelumnya, ruas Tol Prosiwangi segmen Gending hingga Besuki sempat dibuka secara fungsional selama arus mudik dan balik Lebaran 2026. Namun setelah masa mudik selesai, ruas tersebut kembali ditutup untuk proses evaluasi teknis dan penyempurnaan operasional.

Menurut Javid, saat ini pemerintah masih melakukan tahapan finalisasi terkait uji kelayakan dan kesiapan infrastruktur sebelum tol resmi dibuka penuh untuk masyarakat umum.

“Saat ini masih menunggu proses penyelesaian tindak lanjut uji laik fungsi,” imbuhnya.

Tol Prosiwangi sendiri menjadi salah satu proyek strategis nasional yang diharapkan mampu mempercepat mobilitas logistik, distribusi barang, hingga sektor pariwisata di wilayah timur Jawa Timur.

Ruas yang segera beroperasi tersebut mencakup tiga segmen utama, yakni Gending-Kraksaan sepanjang 12,88 kilometer, Kraksaan-Paiton sepanjang 11,20 kilometer, serta Paiton-Besuki sepanjang 25,6 kilometer.

Jika seluruh segmen tersebut beroperasi, maka akses kendaraan dari arah Surabaya menuju Situbondo dan Banyuwangi dipastikan akan jauh lebih cepat dibanding jalur pantura eksisting.

Keberadaan Tol Prosiwangi juga dinilai strategis karena menghubungkan kawasan industri, pelabuhan, hingga destinasi wisata unggulan di Jawa Timur bagian timur.

Selain mendukung kelancaran arus kendaraan pribadi, tol ini juga diproyeksikan mempercepat distribusi logistik antarwilayah yang selama ini bergantung pada jalur nasional pantai utara yang kerap padat saat musim libur panjang dan angkutan barang.

Selama masa uji coba fungsional Lebaran 2026 lalu, ruas Gending-Besuki mendapat respons positif dari masyarakat. Banyak pemudik mengaku perjalanan menjadi lebih singkat dan nyaman dibanding melewati jalur reguler.

Pemerintah berharap operasional penuh Tol Prosiwangi nantinya dapat menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi baru di kawasan tapal kuda, termasuk sektor perdagangan, investasi, dan pariwisata Banyuwangi yang terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir.

Dengan semakin dekatnya pembukaan ruas Gending-Besuki, masyarakat kini menantikan kelanjutan pembangunan tol hingga benar-benar tersambung penuh menuju Banyuwangi.

Jika seluruh ruas Tol Prosiwangi rampung, perjalanan darat dari Surabaya menuju Banyuwangi diprediksi akan jauh lebih efisien dan mampu meningkatkan daya saing kawasan timur Jawa Timur sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#Tol Banyuwangi 2026 #Jalan Tol Probolinggo Situbondo Banyuwangi #Tol Jawa Timur #tol gending besuki #tol prosiwangi