Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Pelabuhan Ketapang Diserbu Kendaraan dari Bali Saat Iduladha, Skema TBB Diberlakukan untuk Urai Antrean

Fredy Rizki Manunggal • Kamis, 28 Mei 2026 | 06:15 WIB
MASIH LANDAI: Suasana pelabuhan ASDP Ketapang terpantau masih sepi hingga Rabu (27/5) sore. (BPTD Ketapang for Radar Banyuwangi)
MASIH LANDAI: Suasana pelabuhan ASDP Ketapang terpantau masih sepi hingga Rabu (27/5) sore. (BPTD Ketapang for Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID - Hari Raya Iduladha yang identik dengan arus mudik dan mobilitas masyarakat kembali memicu lonjakan kendaraan di jalur penyeberangan Selat Bali. Namun berbeda dari biasanya, peningkatan trafik di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi pada Rabu (27/5) justru didominasi kendaraan dari arah Bali menuju Jawa. Kepadatan yang terus meningkat membuat petugas terpaksa menerapkan skema Tiba Bongkar Berangkat (TBB) demi mengurai antrean.

Kepadatan kendaraan mulai terlihat sejak pagi hari di kawasan Pelabuhan Ketapang.

Arus kendaraan yang datang dari arah Gilimanuk dilaporkan meningkat tajam dan terus bergerak hingga sore.

Sementara kondisi sebaliknya terjadi pada kendaraan dari arah Banyuwangi menuju Bali yang terpantau relatif landai.

Pengawas Keselamatan dan Keamanan BPTD Satuan Pelayanan Pelabuhan Ketapang, Rahut Sianturi, mengatakan aktivitas kendaraan dari arah Ketapang masih tergolong normal.

Bus dan kendaraan pribadi memang tetap melintas, tetapi intensitasnya belum menimbulkan antrean panjang.

Sebaliknya, lonjakan justru datang dari jalur Gilimanuk.

Kendaraan dari Bali Padati Kantong Parkir Pelabuhan

Tingginya volume kendaraan yang datang dari Bali membuat area penyangga kendaraan atau kantong parkir di kawasan pelabuhan sempat penuh.

Kondisi tersebut membuat Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) menerapkan skema sangat padat.

Petugas mengoperasikan empat kapal melalui Dermaga MB IV untuk mempercepat pembongkaran kendaraan dari arah Gilimanuk.

"Sampai sore kantung parkir masih penuh, kami menerapkan TBB untuk memperlancar arus dari Bali," tegas Rahut.

Skema Tiba Bongkar Berangkat (TBB) sendiri merupakan pola operasional khusus yang diterapkan saat terjadi lonjakan arus tinggi.

Dalam skema tersebut, kapal yang bersandar hanya melakukan proses bongkar kendaraan lalu segera kembali beroperasi tanpa menunggu proses muat normal.

Tujuannya mempercepat sirkulasi armada agar antrean tidak semakin panjang.

Trafik Penyeberangan Libur Mei 2026 Naik Signifikan

Lonjakan saat Iduladha disebut bukan kejadian tunggal.

Sepanjang periode libur nasional Mei 2026, lalu lintas penyeberangan lintas Ketapang–Gilimanuk tercatat mengalami peningkatan cukup signifikan.

Data menunjukkan arus berangkat mengalami kenaikan antara 13,5 persen hingga 36,1 persen dibanding hari normal.

Sementara pada arus balik terjadi peningkatan sekitar 22,3 persen sampai 24 persen.

Kondisi tersebut membuat operator penyeberangan mulai menyiapkan berbagai skenario antisipasi.

Tujuannya agar antrean kendaraan tetap terkendali dan tidak meluas hingga jalur utama menuju pelabuhan.

ASDP Siapkan Puluhan Kapal dan Armada Tambahan

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Heru Widodo, mengatakan penguatan layanan difokuskan di sejumlah lintasan utama nasional.

Lintasan Ketapang–Gilimanuk menjadi salah satu titik prioritas karena merupakan jalur dengan tingkat mobilitas tinggi saat musim liburan dan hari besar keagamaan.

“Kami terus memperkuat kesiapan layanan dan operasional di seluruh lintasan utama. Fokus kami bukan hanya menjaga kelancaran arus kendaraan dan penumpang, tetapi juga memastikan aspek keselamatan dan kenyamanan pengguna jasa,” ujarnya.

Untuk menunjang operasional, ASDP menyiapkan 28 hingga 33 kapal aktif menyesuaikan kondisi lapangan.

Tambahan armada KMP Roditha juga disiagakan untuk membantu mengurai kepadatan penyeberangan Selat Bali.

Selain armada tambahan, sistem pengaturan kendaraan melalui buffer zone juga diperkuat.

"Kami mengoptimalkan delaying system di sejumlah buffer zone guna mengatur distribusi kendaraan menuju pelabuhan agar kepadatan tetap terkendali," tandasnya.

Meningkatnya aktivitas penyeberangan saat Iduladha menunjukkan jalur Ketapang–Gilimanuk masih menjadi salah satu nadi utama mobilitas masyarakat antara Pulau Jawa dan Bali.

Dengan tren kendaraan yang terus bertambah, penguatan armada dan skema operasional diperkirakan tetap menjadi strategi utama untuk menjaga kelancaran arus di salah satu lintasan tersibuk di Indonesia tersebut. (fre/aif)

Editor : Ali Sodiqin
#arus Iduladha Banyuwangi #kendaraan dari Bali #tbb ketapang #pelabuhan ketapang #asdp ketapang gilimanuk