RADARBANYUWANGI.ID – Arus kendaraan menuju Pulau Bali mulai memadati Pelabuhan ASDP Ketapang Banyuwangi selama libur panjang (long weekend) Kenaikan Yesus Kristus. Sejak Rabu malam (13/5), ratusan kendaraan pribadi dan rombongan bus wisata terlihat mengantre untuk menyeberang menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali.
Lonjakan penumpang diperkirakan terus terjadi hingga akhir pekan seiring tingginya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan libur nasional untuk berwisata ke Bali.
Pantauan di Pelabuhan Ketapang, peningkatan kendaraan mulai terasa sejak malam hari dan terus berlangsung hingga Kamis sore (14/5). Kendaraan didominasi bus pariwisata, mobil pribadi, serta sepeda motor dengan tujuan wisata ke Pulau Dewata.
Meski terjadi kenaikan volume kendaraan, operasional penyeberangan masih berjalan normal. Otoritas pelabuhan saat ini masih mengoperasikan jumlah kapal reguler tanpa penambahan armada khusus.
General Manager PT ASDP Ketapang, Arief Eko Kurnianjah, mengatakan peningkatan kendaraan selama long weekend kali ini diperkirakan mencapai 2 hingga 3 persen dibanding hari biasa.
“Untuk peningkatan sepertinya akan terjadi di awal dan penutupan libur. Berarti pada Kamis dan Minggu nanti,” ujarnya.
Saat ini tercatat sebanyak 27 kapal dioperasikan dengan pola delapan trip penyeberangan. Menurut Arief, kapasitas kapal yang tersedia masih mencukupi untuk mengakomodasi lonjakan kendaraan dan penumpang.
Namun demikian, pihak ASDP tetap melakukan koordinasi intensif bersama Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) untuk mengantisipasi kemungkinan kepadatan lebih tinggi pada puncak arus libur.
Jika volume kendaraan meningkat signifikan, kapal cadangan yang saat ini tidak beroperasi bisa langsung dikerahkan untuk membantu pelayanan penyeberangan.
“Sementara kapal yang ada masih cukup sehingga belum perlu perbantuan. Yang meningkat saat ini bus dan kendaraan pribadi,” katanya.
ASDP mencatat sejak Rabu malam hingga Kamis siang sekitar 3.000 kendaraan telah menyeberang dari Ketapang menuju Gilimanuk.
Meski kenaikan saat long weekend masih relatif terkendali, ASDP memperkirakan lonjakan lebih besar akan terjadi pada masa libur sekolah bulan depan.
Arief menyebut volume kendaraan saat musim liburan sekolah biasanya jauh lebih tinggi dibanding long weekend keagamaan seperti saat ini.
“Untuk peningkatan jumlah kendaraan, kami prediksi lebih tinggi saat liburan bulan depan,” pungkasnya.
Selain memperkuat koordinasi operasional kapal, petugas pelabuhan juga disiagakan untuk mengatur antrean kendaraan agar tidak terjadi penumpukan panjang di area parkir pelabuhan maupun jalur menuju pintu masuk kapal.
Masyarakat yang hendak menyeberang ke Bali juga diimbau datang lebih awal dan mempersiapkan tiket sebelum tiba di pelabuhan guna mengurangi antrean selama masa libur panjang. (fre/als)
Editor : Ali Sodiqin