Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Lolos Rekrutmen Koperasi Merah Putih? Siap-Siap Ikut Latihan Militer Komcad, Ini Jadwal dan Tahapannya

Ali Sodiqin • Selasa, 5 Mei 2026 | 12:10 WIB
Menko Pangan Zulkifli Hasan (kanan) menyampaikan paparan saat mengikuti Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Program MBG di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (3/3/2026). (Antara Foto/Makna Zaezar/YU)
Menko Pangan Zulkifli Hasan (kanan) menyampaikan paparan saat mengikuti Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Program MBG di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (3/3/2026). (Antara Foto/Makna Zaezar/YU)

RADARBANYUWANGI.ID – Persaingan ketat rekrutmen Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih ternyata belum berakhir di meja seleksi. Para pelamar yang dinyatakan lolos justru akan menghadapi tantangan baru: pelatihan dasar kemiliteran sebagai Komponen Cadangan (Komcad).

Kebijakan ini ditegaskan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, sebagai bagian dari strategi membentuk sumber daya manusia yang disiplin dan tangguh sebelum diterjunkan mengelola distribusi pangan di desa.

“Ini untuk membentuk mental, disiplin, dan karakter. Jadi bukan hanya pintar, tapi juga siap kerja di lapangan,” ujarnya, Senin (4/5/2026).

Pelatihan Dimulai Usai Pengumuman 7 Juni

Zulhas menjelaskan, pelatihan Komcad akan dimulai segera setelah pengumuman hasil akhir seleksi pada 7 Juni 2026. Tahapan ini menjadi gerbang awal sebelum peserta mendapatkan pelatihan lanjutan di bidang manajerial koperasi.

Rangkaian tahapan yang harus dilalui peserta meliputi:

Pelatihan militer tersebut mencakup pembinaan fisik, kedisiplinan, serta pembentukan mental kepemimpinan yang dinilai krusial dalam pengelolaan sistem pangan berbasis desa.

639 Ribu Pelamar Berebut 35 Ribu Kursi

Saat ini, proses seleksi masih berlangsung melalui tes berbasis Computer Assisted Test (CAT). Sebanyak 639.732 pelamar mengikuti ujian yang digelar di 72 titik di seluruh Indonesia pada 3–12 Mei 2026.

Menurut Zulhas, sistem CAT yang digunakan memiliki standar yang sama dengan seleksi Aparatur Sipil Negara (ASN), sehingga transparansi dan akuntabilitasnya terjamin.

“Semua ASN juga pakai CAT, jadi sistem ini sudah teruji dan tidak perlu diragukan,” tegasnya.

Dari ratusan ribu pelamar, hanya 35.476 orang yang akan lolos. Rinciannya:

Seleksi Ketat Berlapis, Ada Tes Ideologi hingga Kesehatan

Peserta yang lolos CAT tidak otomatis diterima. Mereka masih harus melewati seleksi tambahan, termasuk tes mental ideologi dan pemeriksaan kesehatan yang dijadwalkan berlangsung pada 20–31 Mei 2026.

Skema berlapis ini dirancang untuk memastikan bahwa kandidat yang terpilih tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas dan kesiapan fisik.

Waspada Penipuan, Seleksi 100 Persen Gratis

Dengan tingginya angka persaingan, pemerintah mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan rekrutmen ini.

Zulhas menegaskan:

“Kalau ada yang menjanjikan kelulusan, itu pasti penipuan,” tandasnya.

Perkuat Ketahanan Pangan dari Desa

Program Koperasi Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih merupakan bagian dari strategi besar pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional dari tingkat desa.

Dengan menyiapkan manajer yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki disiplin tinggi ala militer, pemerintah berharap distribusi pangan bisa berjalan lebih efektif, merata, dan berkelanjutan.

Langkah ini sekaligus menandai pendekatan baru dalam rekrutmen SDM publik: menggabungkan profesionalitas manajerial dengan ketahanan mental dan fisik di lapangan. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#rekrutmen KDMP 2026 #seleksi CAT nasional #Komcad #Zulhas #Koperasi Merah Putih