Pemerintah mempercepat pembangunan Jalan Tol Kayuagung–Palembang–Betung. Dua seksi prioritas ditargetkan rampung kuartal III 2026, memperkuat konektivitas dan memangkas waktu tempuh secara signifikan.
RADARBANYUWANGI.ID - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus menggenjot pembangunan Jalan Tol Kayuagung–Palembang–Betung sebagai bagian dari jaringan strategis Jalan Tol Trans Sumatera.
Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan proyek ini memiliki dampak besar terhadap mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di wilayah Sumatera.
“Kami terus dukung pembangunan proyek ini agar selesai tepat waktu karena manfaatnya besar bagi masyarakat,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (4/5/2026).
Fokus Percepatan di Dua Seksi Strategis
Proyek tol sepanjang total 111,69 kilometer ini terbagi dalam tiga seksi. Saat ini, fokus percepatan berada pada:
-
Seksi 1 Kramasan–Sungai Rengas (21,5 km)
-
Seksi 2 Sungai Rengas–Pangkalan Balai (33 km)
Kedua seksi tersebut dinilai krusial karena akan memperkuat konektivitas kawasan perkotaan Palembang menuju wilayah utara Sumatera Selatan serta mendukung arus logistik lintas provinsi.
Berdasarkan data terbaru, progres pembangunan menunjukkan capaian signifikan:
-
Seksi 1: pembebasan lahan 95,43%, konstruksi 92,07%
-
Seksi 2: pembebasan lahan 95,58%, konstruksi 89,88%
“Kedua seksi ini ditargetkan selesai pada kuartal III 2026,” tegas Dody.
Seksi 3 Ditarget Awal 2027
Sementara itu, Seksi 3 Pangkalan Balai–Betung sepanjang 14,69 km masih dalam tahap pembangunan dengan progres:
-
Pembebasan lahan: 86,15%
-
Konstruksi: 51,82%
Ruas ini ditargetkan rampung pada awal 2027.
Peran BUMN Karya dan Skema KPBU
Pembangunan tol ini dilaksanakan melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). Proyek ini digarap oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Hutama Karya.
Untuk konstruksi:
-
Seksi 1 dan 2 dikerjakan oleh PT Waskita Karya
-
Seksi 3 digarap oleh PT Hutama Karya Infrastruktur
Total nilai investasi proyek ini mencapai sekitar Rp 14,98 triliun dengan masa konsesi selama 50 tahun.
Pangkas Waktu Tempuh, Dorong Ekonomi
Keberadaan tol ini akan membawa dampak signifikan bagi masyarakat. Waktu tempuh perjalanan dari Palembang ke Betung diperkirakan akan berkurang drastis dari sekitar tiga jam menjadi hanya satu jam.
Selain efisiensi perjalanan, proyek ini juga diharapkan mampu:
-
Memperlancar distribusi logistik
-
Menekan biaya transportasi
-
Mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan
Percepatan pembangunan Tol Kayuagung–Palembang–Betung menjadi bagian penting dari strategi pemerintah memperkuat konektivitas nasional. Dengan target rampung bertahap hingga 2027, tol ini diharapkan menjadi pengungkit utama pertumbuhan ekonomi di Sumatera Selatan dan sekitarnya.
Editor : Ali Sodiqin