RADARBANYUWANGI.ID – Viral di media sosial, video yang memperlihatkan sejumlah kendaraan mengalami pecah ban hampir bersamaan di ruas Tol Jagorawi arah Bogor, Jawa Barat, memicu perhatian publik. Insiden tersebut disebut terjadi akibat kerusakan perkerasan jalan di beberapa titik.
Menanggapi kejadian itu, PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) Regional Division menyampaikan permohonan maaf kepada para pengguna jalan yang terdampak.
“Jasa Marga telah menuntaskan pekerjaan perbaikan atas perkerasan permukaan jalan yang mengalami kerusakan,” demikian pernyataan resmi perusahaan yang dirilis Sabtu (2/5/2026).
8 Titik Jalan Rusak Jadi Pemicu
Berdasarkan hasil penelusuran petugas, terdapat delapan titik kerusakan perkerasan jalan di sepanjang Km 17 hingga Km 22 ruas Tol Jagorawi arah Ciawi. Kerusakan tersebut diduga menjadi penyebab utama pecah ban massal yang dialami sejumlah kendaraan.
Senior General Manager JMT Regional Division, Widiyatmiko Nursejati, menjelaskan bahwa perbaikan permanen telah dilakukan di seluruh titik tersebut.
“Kami telah menuntaskan perbaikan dan saat ini terus memantau kualitas pekerjaan untuk mencegah kerusakan berulang,” ujarnya.
Ia menambahkan, faktor cuaca turut menjadi perhatian, mengingat intensitas hujan di wilayah tersebut masih cukup tinggi dan berpotensi memengaruhi kondisi jalan.
Layanan Darurat Dikerahkan
Untuk mengantisipasi dampak lebih lanjut, Jasa Marga juga mengerahkan berbagai layanan operasional di lapangan. Mulai dari petugas mobile customer service, armada derek, hingga layanan dari PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) disiagakan untuk membantu pengguna jalan.
Langkah ini dilakukan guna memastikan kelancaran arus lalu lintas serta memberikan penanganan cepat bagi kendaraan yang mengalami kendala.
Ganti Rugi Disiapkan
Sebagai bentuk tanggung jawab, Jasa Marga menyatakan siap memberikan kompensasi kepada pengguna jalan yang terdampak insiden tersebut.
Perusahaan telah menghubungi sejumlah pengguna jalan yang mengalami kerusakan kendaraan dan tengah mengumpulkan data sebagai bagian dari proses klaim.
“Kami menyiapkan proses ganti rugi bagi pengguna jalan yang terdampak. Saat ini data sedang kami verifikasi,” jelas Widiyatmiko.
Jadi Sorotan Publik
Peristiwa pecah ban massal ini menjadi sorotan luas di media sosial karena terjadi hampir bersamaan dalam satu waktu di lokasi yang berdekatan. Banyak pengguna jalan mengeluhkan kondisi jalan yang dinilai membahayakan keselamatan.
Kejadian ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya pemeliharaan infrastruktur jalan tol secara berkala, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem yang berpotensi mempercepat kerusakan jalan.
Dengan perbaikan yang telah dilakukan, Jasa Marga berharap kejadian serupa tidak terulang kembali serta kepercayaan publik terhadap layanan jalan tol tetap terjaga. (*)
Editor : Ali Sodiqin