Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Menhub dan Dirut KAI Takziah ke Keluarga Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Timur, Investigasi Masih Berjalan

Lugas Rumpakaadi • Kamis, 30 April 2026 | 11:14 WIB
Menhub dan Dirut KAI takziah ke keluarga korban kecelakaan kereta di Bekasi Timur. (Antara)
Menhub dan Dirut KAI takziah ke keluarga korban kecelakaan kereta di Bekasi Timur. (Antara)

RADARBANYUWANGI.ID - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bersama Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin dan Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub Allan Tandiono melakukan takziah ke keluarga korban kecelakaan kereta di kawasan Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat.

Kunjungan tersebut menjadi bentuk empati sekaligus tanggung jawab pemerintah dan operator terhadap keluarga korban. Rombongan memulai takziah di kediaman almarhumah Nurlaela di Cikarang Timur, kemudian berlanjut ke dua rumah duka lainnya di wilayah Tambun, yakni kediaman almarhumah Arinjani Novita Sari dan almarhumah Nur Ainia Eka Rahmadhyna.

“Kami hadir untuk menyampaikan langsung rasa belasungkawa serta memastikan keluarga mendapatkan pendampingan,” ujar Bobby dalam keterangannya, Rabu (29/4/2026), dikutip Antara.

PT KAI menyampaikan duka cita mendalam atas insiden tabrakan antara Kereta Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek yang terjadi di sekitar Stasiun Bekasi Timur. Dalam kesempatan tersebut, jajaran direksi KAI juga telah mengunjungi rumah duka para korban di berbagai lokasi dan menyerahkan santunan.

Bobby menegaskan pihaknya menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban atas peristiwa tersebut. “Kami menyampaikan duka mendalam dan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh keluarga korban atas kejadian ini,” katanya.

Ia menambahkan, proses investigasi masih berlangsung bersama pihak terkait. Hasilnya akan menjadi dasar evaluasi menyeluruh terhadap aspek keselamatan operasional kereta api. “Proses investigasi masih berlangsung bersama pihak terkait. Hasilnya akan menjadi dasar evaluasi agar keselamatan perjalanan kereta api semakin terjaga,” lanjutnya.

Di sisi lain, keluarga korban berharap penyebab kecelakaan segera terungkap. Hary Marwata, ayah dari almarhumah Nur Ainia Eka Rahmadhyna, mengungkapkan putrinya merupakan pengguna KRL aktif. “Setiap hari anak saya menggunakan KRL dari Tambun ke Palmerah untuk bekerja. Kami berharap proses investigasi berjalan lancar dan penyebab kejadian ini dapat segera diketahui,” ujarnya.

Berdasarkan data sementara, jumlah korban meninggal dunia mencapai 16 orang. Sebanyak 45 korban masih menjalani perawatan, sementara 45 lainnya telah diperbolehkan pulang. Seluruh korban telah ditangani di sejumlah rumah sakit rujukan di wilayah Bekasi dan sekitarnya.

Sebagai bentuk tanggung jawab, KAI Group memberikan santunan sebesar Rp35 juta bagi korban meninggal dunia dan Rp15 juta bagi korban luka. Selain itu, barang-barang milik korban yang ditemukan akan dikembalikan kepada keluarga melalui posko yang telah disiapkan.

Posko informasi dan layanan juga disiagakan di Stasiun Bekasi Timur serta Stasiun Gambir guna membantu keluarga korban dan pelanggan terdampak.

Sementara itu, proses pemulihan operasional terus dilakukan. Jalur di wilayah Bekasi Timur telah melalui tahap evakuasi, pembersihan, dan pemeriksaan menyeluruh sebelum kembali dioperasikan.

Mulai pukul 14.00 WIB, Stasiun Bekasi Timur kembali melayani penumpang, dengan perjalanan KRL lintas Bekasi–Cikarang beroperasi normal secara bertahap.

“Seluruh tahapan telah melalui pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan keamanan perjalanan kereta api,” jelas Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba.

KAI memastikan akan terus menyampaikan perkembangan penanganan secara berkala serta mendampingi keluarga korban dalam masa pemulihan. “Perusahaan juga menyampaikan terima kasih atas kesabaran dan pengertian keluarga korban serta para pelanggan selama proses penanganan dan pemulihan berlangsung,” pungkas Anne.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#kecelakaan kereta Bekasi Timur #KAI santunan korban #Menhub takziah korban kereta #investigasi tabrakan kereta #operasional KRL Bekasi Cikarang