Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Megawati Berduka atas Tragedi Kereta Bekasi Timur, Dorong Evaluasi Total Sistem Keselamatan

Lugas Rumpakaadi • Kamis, 30 April 2026 | 08:38 WIB
Megawati Soekarnoputri berduka atas kecelakaan kereta di Bekasi Timur yang menewaskan 15 orang. (JawaPos.com)
Megawati Soekarnoputri berduka atas kecelakaan kereta di Bekasi Timur yang menewaskan 15 orang. (JawaPos.com)

RADARBANYUWANGI.ID - Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri menyampaikan duka mendalam atas kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur yang menewaskan 15 orang dan melukai 84 lainnya. Insiden tersebut melibatkan KA Agro Bromo Anggrek dan KRL.

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengatakan Megawati mengikuti perkembangan penanganan korban melalui media dan merasakan kesedihan mendalam.

“Ibu Megawati mengikuti pemberitaan penanganan korban melalui media massa, beliau begitu sedih. Ibu Megawati berdoa bagi seluruh korban kecelakaan, khususnya bagi mereka yang dipanggil Tuhan agar dilancarkan jalannya dan mendapat tempat terbaik di surga,” ujar Hasto, Rabu (29/4/2026), dikutip Antara.

Tak hanya menyampaikan belasungkawa, Megawati juga meminta langkah konkret pembenahan sistem perkeretaapian nasional. Ia menginstruksikan anggota Fraksi PDIP di DPR RI untuk memberi perhatian serius terhadap aspek keselamatan.

Menurut Hasto, arahan tersebut mencakup pelaksanaan rapat kerja dengan PT Kereta Api Indonesia serta pihak terkait guna mengevaluasi sistem keamanan, komunikasi, dan instrumentasi kereta api.

“Ibu Megawati meminta seluruh anggota Poksi V PDI Perjuangan DPR RI yang dipimpin saudara Lasarus untuk mengadakan rapat guna melakukan pembenahan sistem keamanan, sistem komunikasi dan sistem instrumentasi kereta api,” tegasnya.

Lebih jauh, Megawati berharap tragedi ini menjadi momentum perbaikan menyeluruh. Ia menekankan pentingnya menjadikan kereta api sebagai tulang punggung transportasi nasional yang aman dan andal.

“Ke depan kereta api harus menjadi tulang punggung sistem transportasi nasional yang aman, nyaman, tepat waktu, dan memiliki jaminan kualitas pelayanan dan keamanan bagi seluruh rakyat Indonesia,” lanjut Hasto menyampaikan pesan Megawati.

Dalam pernyataannya, Megawati juga mengenang sejarah panjang perkeretaapian Indonesia yang erat dengan perjuangan bangsa. Ia mengingat sosok ayahnya, Soekarno, yang kerap menggunakan kereta api dalam perjalanan politiknya.

Pada masa itu, setiap perlintasan dijaga petugas Djawatan Kereta Api Republik Indonesia (DKARI) yang berseragam dan membawa bendera merah sebagai simbol keselamatan perjalanan.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#Kecelakaan kereta Bekasi #PT KAI evaluasi sistem #berita nasional Indonesia #keselamatan transportasi #megawati soekarnoputri