Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

DPR Soroti Darurat Perlintasan Sebidang, Lasarus Desak Pemerintah Bertindak Cepat Pasca Tragedi Bekasi

Lugas Rumpakaadi • Selasa, 28 April 2026 | 14:48 WIB
Green SM Indonesia buka suara soal kecelakaan taksi listrik dan kereta di Bekasi Timur. (X/@bisot)
Green SM Indonesia buka suara soal kecelakaan taksi listrik dan kereta di Bekasi Timur. (X/@bisot)

RADARBANYUWANGI.ID - Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, mendesak pemerintah segera menuntaskan persoalan perlintasan sebidang kereta api yang dinilai telah memasuki tahap darurat. Desakan itu menguat menyusul kecelakaan kereta api di Bekasi yang menelan korban jiwa.

Lasarus menegaskan, persoalan perlintasan sebidang telah lama menjadi perhatian Komisi V DPR. Namun hingga kini, penyelesaiannya dinilai belum menunjukkan hasil signifikan.

“Komisi V DPR sudah bertahun-tahun meminta kepada KAI untuk menyelesaikan jalur perlintasan sebidang, tapi hingga saat ini darurat perlintasan sebidang tersebut belum tertangani dengan baik,” ujar Lasarus di Jakarta, Selasa (28/4/2026), dikutip Antara.

Berdasarkan data PT Kereta Api Indonesia, jumlah perlintasan sebidang pada 2025 mencapai 3.703 titik. Rinciannya, sebanyak 2.776 perlintasan terdaftar dan 927 lainnya tidak terdaftar. Kondisi ini dinilai menjadi sumber risiko kecelakaan yang terus berulang.

Menurut Lasarus, praktik perlintasan sebidang seperti di Indonesia tidak lazim terjadi di banyak negara lain. Ia menilai jalur kereta api semestinya steril dari gangguan.

“Makanya di seluruh dunia ini jalur kereta api itu clear and clean, kecuali di Indonesia,” tegasnya.

Ia mengingatkan, tanpa langkah konkret dan percepatan penanganan, potensi kecelakaan akan terus mengintai. Ribuan titik perlintasan disebutnya sebagai ancaman nyata bagi keselamatan publik.

Kecelakaan di Bekasi yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL menjadi bukti nyata urgensi tersebut. Insiden itu menyebabkan 14 orang meninggal dunia dan 84 lainnya menjalani perawatan intensif.

Lasarus juga menyampaikan duka cita mendalam atas tragedi tersebut dan meminta penanganan korban menjadi prioritas utama.

“Selaku pimpinan Komisi V DPR menyampaikan turut berduka cita yang mendalam atas insiden kecelakaan tersebut. Semoga keluarga korban diberi kekuatan dan ketabahan,” ucapnya.

Ia turut meminta seluruh petugas di lapangan memastikan korban mendapatkan penanganan maksimal, baik dari sisi medis maupun pendampingan.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#DPR RI Komisi V #Bekasi kecelakaan KA #PT KAI keselamatan #perlintasan sebidang #kecelakaan kereta api