RADARBANYUWANGI.ID - Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, menegaskan pentingnya percepatan elektrifikasi sektor transportasi nasional sebagai langkah strategis menuju sistem mobilitas yang efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.
Upaya ini juga diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah serta meningkatkan kualitas layanan publik.
Dalam keterangan resmi di Jakarta, Dony menyampaikan harapannya terhadap arah kebijakan pemerintah ke depan.
“Kita berharap tentu di tangan Bapak Presiden Prabowo Subianto, transformasi di sisi transportasi massal ini akan terjadi dan lokomotif di depannya adalah PT Kereta Api Indonesia (Persero),” ujarnya, dikutip Antara.
Kunjungan kerja dilakukan Dony ke Bandung bersama jajaran pimpinan BP BUMN dan PT Danantara Asset Management (DAM).
Agenda utama mencakup pembahasan program elektrifikasi kereta pada tiga jalur strategis, yakni Jakarta–Cikampek, Jakarta–Cigombong, dan Jakarta–Rangkasbitung.
Program tersebut dinilai memiliki dampak luas, mulai dari peningkatan efisiensi operasional hingga penurunan emisi karbon.
Selain itu, pengembangan jalur ini juga diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi baru di berbagai wilayah yang terhubung.
Dony menegaskan dukungan penuh pemerintah terhadap transformasi yang dilakukan KAI.
“Silakan apa yang dibutuhkan nanti Pak Dirut sampaikan, kita akan memastikan bahwa dukungan dari Danantara dan BP BUMN 100 persen akan mendukung seluruh transformasi yang akan dilakukan oleh Kereta Api Indonesia,” katanya.
Selain elektrifikasi, pembahasan juga mencakup optimalisasi kapasitas sarana dan prasarana di wilayah Jabodetabek, rencana penggantian unit lokomotif, serta modernisasi teknologi.
Langkah ini bertujuan meningkatkan keandalan sistem transportasi sekaligus menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus berkembang.
Transformasi KAI juga diperluas ke sektor logistik melalui penguatan anak usaha seperti KAI Logistik serta kerja sama dengan PT INKA (Persero) dalam pengembangan sarana perkeretaapian.
BP BUMN menekankan bahwa transformasi BUMN harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Hal ini mencakup penerapan tata kelola perusahaan yang baik, transparansi, serta akuntabilitas dalam setiap proses bisnis.
Direksi KAI menyatakan kesiapan penuh untuk menjalankan arahan tersebut dengan melakukan pembaruan di berbagai lini.
Perusahaan berkomitmen untuk menghadirkan sistem transportasi yang modern, aman, dan andal demi meningkatkan kualitas layanan.
Kunjungan kerja ini menjadi momentum penting untuk memastikan transformasi berjalan konsisten dengan kebijakan nasional, sekaligus mendukung target pemerintah menuju nol emisi.
Upaya ini diharapkan tidak hanya memperkuat sektor transportasi, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Editor : Lugas Rumpakaadi