Pemerintah Kebut Pembangunan 35 Ribu Kopdes Merah Putih, Ribuan Unit Siap Operasi

Lugas Rumpakaadi • Dipublikasikan Senin, 20 April 2026 | 13:21 WIB
Rini Widyantini dan Zulhas umumkan rekrutmen SDM PHTC 2026 untuk Kopdes dan Kampung Nelayan Merah Putih secara nasional. (menpan.go.id)
Pemerintah mempercepat pembangunan Kopdes Merah Putih. (menpan.go.id)

RADARBANYUWANGI.ID - Pemerintah terus mempercepat pembangunan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih sebagai bagian dari strategi memperkuat ekonomi berbasis desa.

Program ini telah berjalan di puluhan ribu titik di seluruh Indonesia, meski masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama terkait ketersediaan dan status lahan.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengungkapkan bahwa pemerintah telah mengidentifikasi 35.408 lokasi yang memenuhi standar luas lahan sekitar 1.000 meter persegi.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 25.625 titik saat ini dalam proses pembangunan.

“Yang seribu meter yang sesuai standar, sudah ada 35.408 titik. Dalam progres pembangunan 25.625 titik, yang sudah selesai 5.714 titik,” ujar Zulkifli usai rapat koordinasi terbatas di Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Senin (20/4/2026).

Meski capaian tersebut menunjukkan progres signifikan, pemerintah masih terus melakukan pendataan lokasi tambahan.

Hal ini dilakukan untuk menyesuaikan kondisi riil di lapangan, terutama di wilayah perkotaan yang memiliki keterbatasan lahan.

Zulkifli menekankan bahwa persoalan kepemilikan lahan menjadi salah satu hambatan utama.

Status lahan yang beragam, mulai dari milik pemerintah daerah hingga instansi lain, serta harga tanah yang tinggi di kota-kota besar, membuat proses pengadaan lahan tidak selalu berjalan mulus.

“Lahan yang lainnya terus kami data. Karena di kota-kota itu tanahnya mahal. Ada yang punya pemerintah daerah, ada yang punya instansi lain, dan ada juga luasnya tidak sesuai dengan yang kita harapkan,” jelasnya.

Sementara itu, Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, melaporkan bahwa sebanyak 3.135 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih telah rampung secara fisik dan siap memasuki tahap operasional.

“Yang selesai dibangun 100 persen, 3.135 unit. Itu persiapan operasional,” ujarnya dalam acara halal bihalal di Kantor Kementerian Koperasi, Jakarta.

Ferry menambahkan, seluruh unit yang telah rampung tersebut juga telah dilengkapi dengan fasilitas penunjang, termasuk dua kendaraan niaga jenis pikap untuk mendukung distribusi dan kegiatan usaha koperasi.

Namun demikian, hingga kini belum ada rincian resmi mengenai sebaran lokasi koperasi yang telah selesai maupun jadwal pasti operasionalnya.

Pemerintah menargetkan sekitar 34.000 unit Kopdes Merah Putih lainnya akan segera rampung dalam waktu dekat.

Menurut Ferry, pembangunan fisik yang mencakup gudang, gerai, dan perlengkapan pendukung tengah dikebut agar dapat segera memasuki tahap operasional.

“Yang 34.000 yang sedang dibangun, dalam 1-2 bulan ke depan ini Insya Allah selesai. Itu sekaligus persiapan operasionalnya,” ungkapnya.

Tahap operasional dinilai menjadi fase krusial dalam memastikan keberhasilan program ini.

Pemerintah berharap koperasi-koperasi tersebut dapat segera berfungsi optimal dalam mendorong aktivitas ekonomi masyarakat desa, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

Ferry juga mengungkapkan bahwa laporan dari berbagai daerah menunjukkan sejumlah koperasi telah siap beroperasi setelah pembangunan fisiknya rampung.

Hal ini menjadi indikasi bahwa implementasi program mulai menunjukkan hasil nyata di lapangan.

Editor : Lugas Rumpakaadi
Kopdes Merah Putih