Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Pemerintah Buka 30.000 Lowongan Manajer Kopdes Merah Putih, Lulusan D3-S1 Dipanggil Bangun Ekonomi Desa

Lugas Rumpakaadi • Jumat, 17 April 2026 | 09:14 WIB
Pemerintah membuka rekrutmen 30.000 Manajer Koperasi Desa Merah Putih hingga 24 April 2026. (Kementerian PAN-RB)
Pemerintah membuka rekrutmen 30.000 Manajer Koperasi Desa Merah Putih hingga 24 April 2026. (Kementerian PAN-RB)

RADARBANYUWANGI.ID - Pemerintah resmi meluncurkan program rekrutmen besar-besaran untuk mengisi posisi manajer di 30.000 unit Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang tersebar di seluruh Indonesia. Kebijakan ini menjadi bagian dari strategi nasional untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus menggerakkan ekonomi desa secara lebih terstruktur dan berkelanjutan.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, yang juga menjabat sebagai Ketua Satuan Tugas Pembentukan Kopdes Merah Putih, menegaskan bahwa program ini dirancang sebagai ruang kontribusi nyata bagi generasi muda terdidik. Ia menyebut, pemerintah membuka peluang luas bagi lulusan perguruan tinggi untuk terjun langsung membangun desa dan kelurahan.

“Negara memanggil putra-putri terbaik untuk hadir di desa, kelurahan, dan kampung nelayan. Mari kawal bersama agar yang terpilih benar-benar SDM terbaik demi Indonesia maju,” ujar Zulkifli dalam keterangannya di Jakarta, dikutip Antara.

Pada tahap awal, rekrutmen ini menyasar lulusan D3, D4, dan S1 dari berbagai disiplin ilmu. Pelamar diwajibkan memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2,75 serta berusia maksimal 35 tahun. Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui situs resmi yang dibuka hingga 24 April 2026.

Dalam skema yang disiapkan, para manajer terpilih akan berada di bawah naungan BUMN, yakni PT Agrinas Pangan Nusantara. Mereka akan menjalani masa kontrak kerja selama dua tahun melalui Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) sebagai tahap pembinaan sebelum nantinya mengelola koperasi secara mandiri.

“Setelah itu akan dimatangkan lagi, nanti dua tahun di BUMN. Setelah itu, kalau serah terimanya tepat dua tahun, maka dia akan ikut di Koperasi Desa Merah Putih,” jelas Zulkifli.

Program ini merupakan bagian dari agenda besar pemerintah dalam mempercepat pembangunan ekonomi berbasis desa. Selain fokus pada penguatan sumber daya manusia, pemerintah juga menargetkan pembangunan fisik 30.000 unit Kopdes Merah Putih rampung pada periode Juni hingga Juli 2026.

Lebih lanjut, Zulkifli menegaskan bahwa proses seleksi akan berjalan secara transparan dan bebas biaya. Rekrutmen ini melibatkan kolaborasi lintas kementerian dan lembaga, termasuk Kementerian PAN-RB, Kementerian Koperasi, serta Kementerian Pertahanan.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#Kopdes Merah Putih #lowongan #manajer #ekonomi desa