Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Pemerintah Buka 35.476 Lowongan di Proyek Koperasi dan Kampung Nelayan Merah Putih, Lulusan D3–S1 Berpeluang Besar

Lugas Rumpakaadi • Jumat, 17 April 2026 | 09:10 WIB
Pemerintah membuka lowongan 35.476 posisi manajer dan pegawai Koperasi serta Kampung Nelayan Merah Putih. (Kementerian PAN-RB)
Pemerintah membuka lowongan 35.476 posisi manajer dan pegawai Koperasi serta Kampung Nelayan Merah Putih. (Kementerian PAN-RB)

RADARBANYUWANGI.ID - Kabar baik datang bagi para pencari kerja di Indonesia. Pemerintah resmi membuka rekrutmen besar-besaran untuk mengisi puluhan ribu posisi strategis dalam proyek Koperasi Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih. Program ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis daerah.

Pada tahap pertama, tersedia sebanyak 35.476 lowongan pekerjaan. Rinciannya mencakup 30.000 posisi manajer koperasi di bawah naungan PT Agrinas Pangan Nusantara serta 5.476 posisi pegawai kampung nelayan di bawah PT Agrinas Jaladri Nusantara. Para pelamar yang lolos seleksi akan berstatus sebagai pegawai BUMN di bawah induk perusahaan PT Agrinas Nusantara.

Rekrutmen ini dilakukan secara terbuka dan transparan bagi lulusan pendidikan tinggi. Pemerintah menetapkan kualifikasi minimal lulusan D3, D4, hingga S1 dari semua jurusan, dengan syarat Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2,75 dan usia maksimal 35 tahun.

Pendaftaran telah dibuka sejak 15 April 2026 dan akan berlangsung hingga 24 April 2026. Seluruh proses registrasi dilakukan secara mandiri melalui situs resmi yang telah disediakan panitia seleksi nasional.

Sejumlah posisi kunci yang tersedia dalam rekrutmen ini antara lain:

Seluruh posisi tersebut terbuka untuk berbagai latar belakang pendidikan, memberikan kesempatan luas bagi pencari kerja dari beragam disiplin ilmu.

Menariknya, aspek domisili menjadi salah satu pertimbangan penting dalam proses seleksi. Jika terdapat pelamar dengan nilai yang sama, maka prioritas akan diberikan kepada putra daerah atau mereka yang berdomisili di wilayah penempatan. Kebijakan ini diharapkan mampu memperkuat pemberdayaan sumber daya manusia lokal.

Mengingat besarnya minat terhadap program ini, pemerintah mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap potensi penipuan. Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa proses seleksi berlangsung murni berdasarkan kemampuan peserta.

“Tidak ada pihak yang dapat menjamin kelulusan. Bila ada pihak yang minta imbalan, nanti janji lulus, nah itu berarti menipu, berbohong,” tegas Zulkifli Hasan.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam keterangan resmi melalui Badan Komunikasi Pemerintah.

Rekrutmen ini diperkirakan menjadi langkah awal dari pembukaan lapangan kerja dalam skala lebih besar. Pemerintah menargetkan pembangunan hingga 80.000 koperasi di seluruh Indonesia sebagai bagian dari strategi jangka panjang.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#lowongan #merah putih #kampung nelayan #Koperasi