RADARBANYUWANGI.ID - Jagat media sosial, khususnya TikTok, belakangan dihebohkan dengan beredarnya informasi yang menyebutkan bahwa pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Kementerian Keuangan Republik Indonesia tahun 2026 telah resmi dibuka.
Dalam unggahan tersebut, disebutkan bahwa pendaftaran berlangsung mulai 10 April hingga 27 Mei 2026. Namun setelah ditelusuri, informasi tersebut dipastikan tidak benar atau hoaks.
Pemerintah pun mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dan selalu memverifikasi informasi dari sumber resmi.
Klarifikasi Resmi dari Kemenkeu
Pihak Kemenkeu melalui Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) telah memberikan bantahan tegas terkait kabar tersebut.
Melalui akun resmi Instagram @ppid.kemenkeu, disebutkan bahwa tidak ada pembukaan pendaftaran CPNS seperti yang beredar di media sosial.
Masyarakat diminta untuk lebih waspada terhadap informasi yang mengatasnamakan instansi pemerintah tanpa sumber yang jelas.
Modus Phishing Berkedok Pendaftaran
Salah satu ciri utama hoaks ini adalah adanya tautan pendaftaran tidak resmi yang beredar luas.
Link mencurigakan tersebut mengarahkan pengguna untuk mengisi data pribadi sensitif, seperti:
-
Nama lengkap sesuai KTP
-
Asal provinsi
-
Nomor Telegram aktif
Praktik ini merupakan modus phishing, yakni upaya penipuan untuk mencuri data pribadi pengguna.
Data yang terkumpul berpotensi disalahgunakan untuk berbagai kejahatan digital, mulai dari peretasan akun hingga penipuan finansial.
Hanya Lewat Portal Resmi SSCASN
Perlu ditegaskan, seluruh proses seleksi ASN di Indonesia dilakukan melalui satu pintu resmi, yakni portal SSCASN BKN yang dikelola oleh Badan Kepegawaian Negara.
Selain itu, informasi resmi terkait rekrutmen di lingkungan Kemenkeu hanya tersedia melalui situs internal kementerian.
Jika menemukan tautan di luar domain resmi pemerintah (.go.id), dapat dipastikan itu bukan kanal resmi.
Rekrutmen CPNS 2026 Masih Tahap Persiapan
Meski isu pembukaan CPNS ramai diperbincangkan, hingga saat ini pemerintah belum mengumumkan jadwal resmi rekrutmen CPNS 2026.
Presiden Prabowo Subianto memang telah mengarahkan persiapan rekrutmen CASN, namun prosesnya masih dalam tahap pematangan.
Pemerintah masih melakukan perhitungan kebutuhan formasi, kondisi fiskal, serta kesiapan anggaran negara (APBN).
Masyarakat Diminta Waspada
Pemerintah mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah tergiur dengan informasi yang menjanjikan kemudahan pendaftaran, apalagi jika disertai tautan mencurigakan.
Langkah terbaik adalah selalu memantau informasi melalui kanal resmi pemerintah dan tidak sembarangan membagikan data pribadi di internet.
Jangan Mudah Percaya Informasi Viral
Kasus ini menjadi pengingat bahwa penyebaran hoaks masih marak terjadi, terutama terkait rekrutmen CPNS yang selalu dinantikan masyarakat.
Masyarakat diharapkan lebih kritis dalam menyaring informasi, terutama yang beredar di media sosial.
Dengan memastikan kebenaran informasi dari sumber resmi, risiko menjadi korban penipuan digital dapat dihindari.
Tetap waspada dan bijak dalam menerima informasi adalah kunci utama di era digital saat ini. (*)
Editor : Ali Sodiqin