Survei Poltracking 2026: Prabowo Subianto Teratas Elektabilitas Capres, Gerindra Ungguli PDIP

Ali Sodiqin • Dipublikasikan Selasa, 14 April 2026 | 08:49 WIB
Survei Poltracking 2026 menempatkan Prabowo Subianto teratas elektabilitas capres, Gerindra ungguli PDIP dalam dukungan partai. (Ilustrasi ChatGPT Image)
Survei Poltracking 2026 menempatkan Prabowo Subianto teratas elektabilitas capres, Gerindra ungguli PDIP dalam dukungan partai. (Ilustrasi ChatGPT Image)

RADARBANYUWANGI.ID – Hasil survei terbaru dari Poltracking Indonesia menempatkan nama Presiden Prabowo Subianto di posisi teratas dalam bursa elektabilitas calon presiden (capres).

Dalam simulasi pertanyaan “Jika Pemilu dilakukan hari ini, siapa yang akan Bapak/Ibu/Saudara pilih sebagai Presiden RI?”, Prabowo mencatat elektabilitas sebesar 32,9 persen, unggul jauh dibandingkan kandidat lainnya.

Dedi Mulyadi dan Anies Baswedan Bersaing Ketat

Di posisi berikutnya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menempati urutan kedua dengan elektabilitas 13,5 persen. Ia unggul atas Anies Baswedan yang memperoleh 9,2 persen.

Persaingan di papan tengah ini menunjukkan dinamika politik yang cukup menarik menjelang kontestasi mendatang.

Sementara itu, nama-nama lain berada di bawahnya, yakni:

Elektabilitas Cawapres: Gibran Paling Tinggi

Tak hanya capres, survei juga memotret elektabilitas calon wakil presiden (cawapres). Hasilnya, Gibran Rakabuming Raka menempati posisi teratas dengan angka 26,8 persen.

Di bawahnya, terdapat:

Hasil ini menunjukkan bahwa Gibran masih memiliki daya tarik kuat di kalangan pemilih sebagai kandidat wakil presiden.

Elektabilitas Partai: Gerindra Unggul Jauh

Selain tokoh, Poltracking juga mengukur elektabilitas partai politik. Hasilnya, Partai Gerindra berada di posisi puncak dengan perolehan 26,1 persen.

Gerindra unggul cukup signifikan atas Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang berada di posisi kedua dengan 15,4 persen.

Adapun perolehan partai lainnya:

Metodologi Survei

Survei Poltracking Indonesia ini dilaksanakan pada 2–8 Maret 2025 dengan melibatkan 1.220 responden yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia.

Metode yang digunakan adalah multistage random sampling dengan wawancara tatap muka langsung. Survei ini memiliki margin of error sekitar ±2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Peta Politik Mulai Terbentuk

Hasil survei ini memperlihatkan peta awal kekuatan politik nasional yang mulai mengerucut. Dominasi Prabowo Subianto di posisi teratas menunjukkan tingkat kepercayaan publik yang masih tinggi.

Sementara itu, persaingan di posisi kedua dan ketiga antara Dedi Mulyadi dan Anies Baswedan menjadi sinyal adanya potensi dinamika politik yang lebih kompetitif ke depan.

Di sisi partai, keunggulan Gerindra atas PDIP menandakan adanya pergeseran preferensi politik masyarakat yang patut dicermati oleh seluruh aktor politik. (*)

Editor : Ali Sodiqin
survei Poltracking 2026 elektabilitas capres Gerindra vs PDIP peta politik Indonesia prabowo subianto