Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Pujawali ke-69 di Alas Purwo, Ribuan Umat Hindu Padati Pura Giri Salaka Rayakan Pagerwesi

Ali Sodiqin • Minggu, 12 April 2026 | 12:00 WIB
4.000 umat Hindu rayakan Pagerwesi di Pura Giri Salaka Alas Purwo. Prosesi sakral Mapak Tirta hingga Melasti di Pantai Trianggulasi. (banyuwangitourism.com)
4.000 umat Hindu rayakan Pagerwesi di Pura Giri Salaka Alas Purwo. Prosesi sakral Mapak Tirta hingga Melasti di Pantai Trianggulasi. (banyuwangitourism.com)

RADARBANYUWANGI.ID – Suasana sakral menyelimuti kawasan Taman Nasional Alas Purwo pada Rabu (8/4/2026). Ribuan umat Hindu dari berbagai daerah di Indonesia memadati Pura Luhur Giri Salaka untuk merayakan Pujawali ke-69 yang bertepatan dengan Hari Raya Pagerwesi.

Perayaan ini menjadi momen spiritual yang tidak hanya sarat makna religius, tetapi juga menghadirkan harmoni antara keyakinan dan keindahan alam Banyuwangi.


4.000 Umat Hadiri Perayaan Sakral

Dilansir dari laman banyuwangitourism.com, tercatat ada sekitar 4.000 umat Hindu hadir dalam perayaan tersebut.

Mereka datang dari berbagai wilayah seperti Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara Barat (NTB), menjadikan acara ini sebagai salah satu perayaan keagamaan terbesar di kawasan Alas Purwo.

Kehadiran ribuan umat ini menunjukkan kuatnya ikatan spiritual Pura Giri Salaka sebagai pusat ibadah sekaligus titik temu umat Hindu dari berbagai penjuru nusantara.


Prosesi Mapak Tirta hingga Melasti di Pantai

Momen paling ikonik dalam rangkaian perayaan adalah prosesi Mapak Tirta. Dalam prosesi ini, umat berjalan beriringan menyusuri hutan lebat menuju Pantai Trianggulasi.

Balutan pakaian adat serba putih yang dikenakan umat menciptakan kontras indah dengan hijaunya hutan purba Alas Purwo.

Di bibir pantai yang langsung menghadap Samudera Hindia, umat kemudian melaksanakan prosesi Melasti atau larung, sebagai bentuk penyucian diri dan alam semesta.


Pengalaman Spiritual yang Mendalam

Kesakralan suasana dirasakan langsung oleh Dwiasa Sambhawa Dharma. Ia mengaku terkesan dengan kemegahan perayaan yang baru pertama kali diikutinya.

“Aura di Pura Giri Salaka ini sangat magis dan berbeda. Beribadah di tengah hutan lindung memberikan kedamaian yang mendalam,” ujarnya.

Hal serupa juga disampaikan Ni Putu Lestari, yang menyebut kunjungan ke Alas Purwo sebagai agenda rutin keluarganya setiap tahun.

“Ini momen yang selalu kami nantikan. Selain beribadah, kami juga bersilaturahmi dengan keluarga di Banyuwangi,” katanya.


Pura Giri Salaka, Simbol Persatuan Umat

Sejak awal berdirinya, Pura Luhur Giri Salaka telah menjadi simbol persatuan umat Hindu di Indonesia. Lokasinya yang berada di tengah kawasan hutan lindung menjadikannya unik sekaligus memiliki nilai spiritual tinggi.

Keberadaan pura ini juga memperkuat identitas Banyuwangi sebagai destinasi wisata yang tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga kekayaan budaya dan religi.


Alas Purwo Kian Dikenal sebagai Wisata Religi

Kawasan Alas Purwo kini semakin dikenal sebagai destinasi wisata religi unggulan di Banyuwangi. Perpaduan antara keasrian alam dan aktivitas spiritual memberikan pengalaman yang berbeda bagi para pengunjung.

Keindahan hutan, pantai, serta suasana sakral menjadikan Alas Purwo sebagai tempat yang tidak hanya dikunjungi untuk wisata, tetapi juga untuk pencarian ketenangan batin.


Harmoni Alam dan Spiritualitas Terjaga

Suksesnya pelaksanaan Pujawali ke-69 dan Pagerwesi ini diharapkan mampu menjaga sinergi antara pelestarian alam dan kegiatan spiritual.

Pura Luhur Giri Salaka yang “tersembunyi” di tengah belantara Alas Purwo menjadi pengingat bahwa di balik rimbunnya hutan, tersimpan kekayaan budaya dan nilai-nilai spiritual yang terus hidup.

Perayaan ini sekaligus memperkaya khazanah pariwisata Banyuwangi, yang kini tidak hanya dikenal sebagai destinasi wisata alam, tetapi juga sebagai pusat wisata religi yang sarat makna. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#Pura Giri Salaka #Pagerwesi #wisata religi Banyuwangi #umat hindu #alas purwo