Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Arus Mudik Lebaran 2026 Dongkrak Penumpang Bandara Banyuwangi, Naik 5 Persen dan Penerbangan Melonjak

Zamrozi Wahyu • Kamis, 2 April 2026 | 08:30 WIB
MOMEN LEBARAN: Calon pengguna transportasi udara di Bandara Banyuwangi menunggu keberangkatan pesawat Rabu (1/4). (Wiratmoko for Radar Banyuwangi)
MOMEN LEBARAN: Calon pengguna transportasi udara di Bandara Banyuwangi menunggu keberangkatan pesawat Rabu (1/4). (Wiratmoko for Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID - Dunia penerbangan di Banyuwangi menunjukkan tren positif selama arus mudik dan balik Lebaran 2026. Pergerakan penumpang di Bandara Banyuwangi tercatat mengalami peningkatan sebesar 5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Selama masa angkutan Lebaran yang berlangsung selama 18 hari, tercatat sebanyak 7.459 penumpang menggunakan layanan penerbangan. Jumlah tersebut meningkat dibanding tahun sebelumnya yang hanya mencapai 7.115 penumpang.

Pergerakan Pesawat Melonjak Hingga 44 Persen

General Manager Bandara Banyuwangi, Mohamad Holik Muardi, menjelaskan bahwa periode angkutan Lebaran tahun ini berlangsung mulai 13 hingga 30 Maret 2026.

Tak hanya jumlah penumpang yang meningkat, pergerakan pesawat juga mengalami lonjakan signifikan. Tercatat sebanyak 95 penerbangan beroperasi selama periode tersebut, naik 44 persen dibandingkan tahun 2025 yang hanya 66 penerbangan.

“Selama momen Lebaran 2026 ini pergerakan pesawat dan keterisian kargo juga meningkat,” ujarnya.

Kargo Ikut Meningkat 22,5 Persen

Selain penumpang dan penerbangan, sektor logistik melalui kargo udara juga menunjukkan pertumbuhan positif. Volume kargo yang diangkut selama periode Lebaran mencapai 4,3 ton, meningkat 22,5 persen dibanding tahun lalu yang hanya 3,5 ton.

Hal ini menandakan aktivitas distribusi barang melalui jalur udara di Banyuwangi semakin berkembang.

Puncak Arus Mudik dan Balik

Holik memaparkan, puncak arus mudik terjadi pada Rabu (18/3) dengan lima penerbangan yang melayani 435 penumpang serta kargo seberat 1,023 ton.

Sementara itu, puncak arus balik berlangsung pada Minggu (29/3) dengan tujuh penerbangan yang mengangkut 634 penumpang dan 580 kilogram kargo.

Lonjakan tersebut mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat selama periode Lebaran tahun ini.

Kepercayaan Masyarakat Terus Meningkat

Menurut Holik, peningkatan jumlah penumpang dan aktivitas penerbangan menjadi indikator membaiknya mobilitas masyarakat sekaligus meningkatnya kepercayaan pengguna jasa terhadap layanan bandara.

“Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, baik di sisi udara maupun darat,” tambahnya.

Kolaborasi Jadi Kunci Kelancaran Operasional

Lebih lanjut, Holik menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan angkutan Lebaran tidak lepas dari sinergi berbagai pihak.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh instansi yang terlibat dalam menjaga kelancaran dan keselamatan operasional bandara selama periode padat tersebut.

“Tanpa dukungan penuh dari semua pihak, operasional bandara yang aman, nyaman, dan tertib tidak akan dapat terwujud,” pungkasnya.

Dengan tren pertumbuhan yang positif ini, Bandara Banyuwangi diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai pintu gerbang transportasi udara di kawasan ujung timur Pulau Jawa. (why/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#arus mudik 2026 #penumpang pesawat naik #penerbangan Banyuwangi #kargo bandara #bandara banyuwangi