Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Sentuhan Humanis Polisi Banyuwangi di Tengah Macet Ketapang, Bantu Truk Mogok hingga Bagikan Air untuk Pemudik

Bagus Rio Rohman • Kamis, 2 April 2026 | 07:00 WIB
Anggota Satlantas membagikan air mineral kepada para pengendara yang terjebak macet di jalan arteri menuju Pelabuhan Ketapang, Rabu (1/4). (Satlantas Polresta Banyuwangi)
Anggota Satlantas membagikan air mineral kepada para pengendara yang terjebak macet di jalan arteri menuju Pelabuhan Ketapang, Rabu (1/4). (Satlantas Polresta Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID - Kemacetan panjang arus balik Lebaran di jalur arteri menuju Pelabuhan Ketapang belum juga terurai. Antrean kendaraan yang mengular membuat ribuan pemudik harus terjebak berjam-jam di jalan.

Namun di tengah situasi yang melelahkan tersebut, jajaran Polresta Banyuwangi menghadirkan pemandangan berbeda. Tidak hanya mengatur lalu lintas, petugas juga menunjukkan kepedulian dengan berbagai aksi humanis.

Sigap Bantu Truk Mogok di Tengah Antrean

Di salah satu titik kemacetan, sebuah truk mendadak mogok dan berhenti di tengah antrean. Kondisi itu berpotensi memperparah kemacetan karena kendaraan lain tidak bisa melintas.

Melihat situasi tersebut, anggota Satlantas yang berjaga langsung bergerak cepat. Sebagian petugas mengatur arus lalu lintas agar tetap terkendali, sementara lainnya membantu mendorong truk ke tepi jalan.

Meski harus berjibaku di bawah terik matahari, para petugas tetap bekerja tanpa keluhan. Upaya tersebut berhasil mencegah antrean semakin panjang.

Aksi spontan itu pun menuai respons positif dari para pengendara. Wajah lelah para pemudik perlahan berubah menjadi senyum, melihat kehadiran polisi yang sigap membantu.

Bagikan Air Mineral untuk Pemudik

Tak hanya membantu kendaraan mogok, petugas juga menyusuri barisan kendaraan untuk membagikan air mineral kepada para pemudik.

Dengan membawa dus berisi air minum, anggota kepolisian membagikannya satu per satu kepada pengendara yang terjebak macet. Di tengah panas dan lamanya waktu tunggu, bantuan sederhana itu menjadi sangat berarti.

Sebagian pemudik langsung meminum air tersebut, sementara lainnya menyimpannya sebagai bekal perjalanan. Kehadiran polisi di tengah antrean panjang pun memberikan rasa lega bagi para pengguna jalan.

Imbauan Humanis di Tengah Kepadatan

Sambil membagikan air, petugas juga memberikan imbauan kepada pengendara dengan pendekatan yang humanis. Mereka mengingatkan agar tetap tertib, tidak saling menyerobot, serta menjaga kondisi fisik selama perjalanan.

“Mohon tetap tertib, tidak saling mendahului, dan jaga kesehatan. Perjalanan masih panjang,” ucap salah satu petugas melalui pengeras suara.

Imbauan tersebut disambut positif oleh para pemudik yang terlihat lebih tenang menghadapi situasi kemacetan.

Polisi Hadir Tidak Hanya Mengatur, Tapi Juga Membantu

Kapolresta Banyuwangi, Rofiq Ripto Himawan, menegaskan bahwa pendekatan kemanusiaan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas di lapangan.

“Anggota kami tidak hanya fokus pada pengaturan lalu lintas, tetapi juga hadir memberikan bantuan nyata kepada masyarakat. Mulai dari membantu kendaraan mogok hingga membagikan air minum kepada pemudik,” ujarnya.

Menurutnya, kemacetan panjang kerap memicu kelelahan dan emosi pengendara. Karena itu, kehadiran polisi dengan pendekatan humanis diharapkan mampu meredam ketegangan.

“Kami ingin masyarakat merasa bahwa mereka tidak sendiri di jalan. Polisi hadir bukan hanya untuk mengatur, tetapi juga untuk membantu dan melayani,” tegasnya.

Kesan Mendalam bagi Pemudik

Di tengah panjangnya antrean dan panasnya jalanan, aksi-aksi kecil dari aparat kepolisian justru meninggalkan kesan mendalam bagi masyarakat.

Salah satu sopir truk bahkan mengaku sangat terbantu saat kendaraannya mengalami masalah di tengah kemacetan.

“Terima kasih banyak kepada aparat kepolisian Polresta Banyuwangi. Saya merasa terbantu dan teringankan beban saat mengalami ban bocor,” ungkapnya.

Bagi para pemudik, perjalanan arus balik mungkin penuh tantangan. Namun kehadiran aparat dengan sentuhan kemanusiaan menjadi penyejuk di tengah situasi sulit—membuktikan bahwa di balik seragam, ada kepedulian yang nyata. (rio/aif)

Editor : Ali Sodiqin
#macet Ketapang Banyuwangi #polisi bantu pemudik #humanis polisi #polresta banyuwangi #arus balik lebaran