Satlantas Banyuwangi Turun Langsung Urai Macet Ketapang, Pakai Pengeras Suara Cegah Pengendara Ngeblong

Bagus Rio Rohman • Dipublikasikan Rabu, 1 April 2026 | 06:00 WIB
URAI KEMACETAN: Anggota Satlantas Polres Banyuwangi mengatur kemacetan arus lalu lintas di Jalan Lingkar Ketapang menggunakan pengeras suara, Selasa (31/3). (Hendro for Radar Banyuwangi)
URAI KEMACETAN: Anggota Satlantas Polres Banyuwangi mengatur kemacetan arus lalu lintas di Jalan Lingkar Ketapang menggunakan pengeras suara, Selasa (31/3). (Hendro for Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID – Kepadatan arus kendaraan menuju Pelabuhan ASDP Ketapang masih menjadi perhatian serius.

Antrean kendaraan yang mengular hingga sekitar 15 kilometer mendorong jajaran Satlantas Polresta Banyuwangi bekerja ekstra keras untuk mengurai kemacetan.

Berbagai strategi diterapkan di lapangan. Tidak hanya melakukan pengaturan lalu lintas secara konvensional, petugas juga turun langsung menyusuri antrean kendaraan untuk memberikan imbauan kepada para pengendara.

Sejumlah anggota Satlantas Polresta Banyuwangi terlihat menggunakan sepeda motor dinas guna menjangkau titik-titik kemacetan yang sulit diakses kendaraan besar.

Dengan mobilitas tinggi, petugas dapat bergerak cepat memantau kondisi di sepanjang jalur arteri menuju pelabuhan.

Langkah ini dinilai cukup efektif dalam memecah kepadatan lalu lintas sekaligus mengantisipasi potensi hambatan yang dapat memperparah antrean.

Selain itu, petugas juga memanfaatkan pengeras suara yang dipasang di sejumlah titik di sepanjang jalur. Melalui alat tersebut, imbauan disampaikan secara langsung kepada pengendara agar tetap tertib.

Pengendara diingatkan untuk tidak saling mendahului secara sembarangan atau melakukan aksi “ngeblong” yang justru berpotensi memperburuk kemacetan.

Tak hanya itu, masyarakat juga diminta untuk tetap bersabar dan mengikuti antrean sesuai arahan petugas. Hal ini penting untuk menjaga kelancaran arus kendaraan sekaligus mencegah terjadinya gesekan antar pengguna jalan.

Kasatlantas Polresta Banyuwangi, AKP Krisna Fuadi, mengatakan pihaknya telah menyiagakan personel di sepanjang jalur menuju pelabuhan.

“Personel kami siagakan di sepanjang jalur. Selain melakukan pengaturan, anggota juga memberikan imbauan langsung kepada pengendara agar tetap tertib, tidak ngeblong, dan bersabar mengikuti antrean,” ujarnya.

Menurutnya, penggunaan sepeda motor menjadi strategi penting untuk mempercepat respons petugas di lapangan. Dengan cara tersebut, setiap potensi gangguan lalu lintas dapat segera diantisipasi.

Ia juga menekankan pentingnya kerja sama dari masyarakat dalam menjaga ketertiban lalu lintas. Tanpa dukungan pengguna jalan, upaya penguraian kemacetan akan sulit berjalan maksimal.

“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan untuk mematuhi arahan petugas. Kerja sama masyarakat sangat dibutuhkan agar arus kendaraan tetap lancar dan aman,” tegasnya.

Di tengah tingginya volume kendaraan, terutama selama periode arus balik, keberadaan petugas di lapangan menjadi kunci dalam menjaga stabilitas lalu lintas.

Pihak kepolisian berharap, dengan berbagai upaya yang dilakukan, kemacetan di jalur menuju Pelabuhan Ketapang dapat terurai secara bertahap.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk menunda perjalanan menuju pelabuhan jika tidak mendesak, guna mengurangi kepadatan kendaraan di jalur utama.

“Kami harap kemacetan bisa segera teratasi. Kami juga mengimbau masyarakat untuk menahan perjalanan ke Pelabuhan Ketapang jika tidak mendesak,” pungkas AKP Krisna.

Upaya ini menjadi bagian dari strategi terpadu dalam menjaga kelancaran arus penyeberangan antara Pulau Jawa dan Bali, yang merupakan salah satu jalur vital bagi mobilitas masyarakat dan distribusi logistik nasional. (rio/aif)

Editor : Ali Sodiqin
arus lalu lintas Banyuwangi kemacetan Ketapang Satlantas Banyuwangi pengendara ngeblong Pelabuhan ASDP Ketapang