Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Arus Balik Lebaran 2026 Belum Reda, Antrean Kendaraan ke Pelabuhan Ketapang Capai 6 Km

Ali Sodiqin • Senin, 30 Maret 2026 | 21:13 WIB
Kendaraan menuju Pelabuhan Ketapang dari arah Wongsorejo tak bergerak pukul 21.00 WIB Minggu malam (30/3). (Wali Santri IKSASS Kalipuro)
Kendaraan menuju Pelabuhan Ketapang dari arah Wongsorejo tak bergerak pukul 21.00 WIB Minggu malam (30/3). (Wali Santri IKSASS Kalipuro)

RADARBANYUWANGI.ID – Arus balik Lebaran 2026 di lintasan penyeberangan Jawa–Bali melalui Pelabuhan ASDP Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk belum juga mereda.

Hingga Senin malam (30/3), antrean kendaraan masih mengular panjang dengan kepadatan yang cukup tinggi.

Berdasarkan pantauan di lapangan, antrean kendaraan menuju pelabuhan mencapai sekitar 5,8 kilometer dari pintu masuk.

Bahkan pada pagi hari, kemacetan sempat menyentuh hampir 8 kilometer—lebih panjang dibandingkan hari sebelumnya yang berkisar 5 kilometer.

Kendaraan yang mengantre didominasi mobil pribadi, truk logistik, serta bus antar kota. Kondisi ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat pasca Lebaran yang belum sepenuhnya terurai.

Wakil Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Yossianis Marciano, mengatakan bahwa kepadatan saat puncak arus balik memang sulit dihindari. Meski demikian, pihaknya memastikan arus kendaraan tetap bergerak.

“Kami pastikan kendaraan tetap berjalan. Selama tidak berhenti total, waktu tunggu bisa ditekan,” ujarnya.

Untuk mengurai antrean, ASDP mengoptimalkan percepatan layanan penyeberangan. Salah satu strategi utama adalah penerapan pola tiba-bongkar-berangkat (TBB), yang memungkinkan kapal langsung berangkat kembali setelah menurunkan muatan.

Dengan skema tersebut, waktu bongkar muat kapal rata-rata bisa ditekan hingga sekitar 35 menit per siklus. Hal ini berdampak pada meningkatnya frekuensi perjalanan kapal dalam waktu singkat.

Saat ini, sebanyak 34 kapal dioperasikan di lintasan Ketapang–Gilimanuk. Sebagian di antaranya menerapkan pola TBB guna mempercepat rotasi dan mengurangi antrean kendaraan.

Dari sisi permintaan, lonjakan kendaraan memang cukup signifikan. Data ASDP mencatat sebanyak 164.881 unit kendaraan telah melakukan reservasi tiket selama periode H-10 hingga H+10 Lebaran 2026. Hingga H+7, tercatat 154.313 kendaraan telah masuk ke Pelabuhan Ketapang.

General Manager ASDP Cabang Ketapang, Arief Eko, menambahkan bahwa pengaturan arus kendaraan juga dilakukan melalui sejumlah buffer zone.

Beberapa titik yang difungsikan sebagai kantong parkir sementara antara lain kawasan Grand Watudodol dan Terminal Sritanjung. Langkah ini bertujuan untuk mengatur ritme kendaraan agar tidak menumpuk di dalam pelabuhan.

“Pengaturan ini dilakukan agar kendaraan yang masuk ke pelabuhan tetap terukur dan tidak terjadi penumpukan,” jelasnya.

Sementara itu, puncak arus balik tercatat pada Minggu (29/3) dengan total 56.365 penumpang dan 19.057 kendaraan menyeberang dari Jawa ke Bali. Lonjakan signifikan terjadi pada kendaraan roda dua yang naik hingga 57 persen.

Di sisi lain, Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, mengungkapkan bahwa total perjalanan kapal pada puncak arus balik mencapai 212 trip dalam sehari.

Meski demikian, kepadatan di jalur darat masih menjadi tantangan utama. Salah satu pengguna jalan, Anang Teguh, mengaku terjebak macet hingga tiga jam saat melintas dari arah Surabaya menuju Banyuwangi.

“Macetnya parah. Dalam satu jam hanya bergerak beberapa ratus meter,” ujarnya.

Ia bahkan terpaksa mengalihkan anggota keluarganya menggunakan sepeda motor agar tidak kelelahan akibat terjebak antrean panjang.

Fenomena ini menunjukkan bahwa meskipun kapasitas penyeberangan terus ditingkatkan, distribusi kendaraan di jalur menuju pelabuhan masih menjadi faktor krusial penyebab kemacetan.

ASDP pun mengimbau pengguna jasa untuk merencanakan perjalanan dengan baik, memanfaatkan sistem tiket online, serta memperhatikan informasi lalu lintas terkini guna menghindari kepadatan ekstrem di jalur menuju pelabuhan. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#Pelabuhan Ketapang macet #arus balik Ketapang 2026 #antrean Gilimanuk #ASDP TBB #penyeberangan bali jawa #mudik Lebaran Banyuwangi