Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Pemerintah Bangun Rusun di Bantaran Rel Senen, Libatkan BUMN dan Swasta untuk Hunian Layak

Lugas Rumpakaadi • Senin, 30 Maret 2026 | 09:34 WIB
Ilustrasi pemerintah siapkan rusun di bantaran rel Senen Jakarta melalui sinergi BUMN dan swasta. (Pexels/Сергей ЮССтудия)
Ilustrasi pemerintah siapkan rusun di bantaran rel Senen Jakarta melalui sinergi BUMN dan swasta. (Pexels/Сергей ЮССтудия)

RADARBANYUWANGI.ID - Pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) terus mempercepat penyediaan hunian layak bagi masyarakat yang tinggal di kawasan rentan. Salah satu langkah konkret ditunjukkan dengan peninjauan lahan pembangunan rumah susun (rusun) di bantaran rel kereta api kawasan Senen, Jakarta Pusat.

Menteri PKP, Maruarar Sirait, bersama Kepala Badan Pengelola (BP) BUMN, Dony Oskaria, meninjau langsung lokasi yang berada di Jalan Kramat Raya. Lahan seluas 1,4 hektare tersebut diketahui merupakan aset milik PT Angkasa Pura.

Maruarar menjelaskan bahwa pembangunan rusun akan dilakukan dengan skema kolaboratif yang melibatkan BUMN dan sektor swasta. Ia menekankan pentingnya sinergi agar proyek dapat berjalan efektif tanpa mengalihkan kepemilikan aset negara.

“Konsepnya, salah satu konsep yang akan dikembangkan adalah tanahnya tetap punya BUMN. Jadi nanti ada teman-teman swasta yang bantu bangun, kemudian setelah itu diserahkan kembali kepada BUMN. Ini salah satu pola ya supaya jadi sinergi yang luar biasa,” ujar Maruarar, dikutip Antara.

Ia menambahkan bahwa keputusan final terkait konsep pembangunan akan ditetapkan dalam waktu dekat bersama BP BUMN.

Di sisi lain, Dony Oskaria menyatakan komitmen penuh pihaknya dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam penyediaan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Menurutnya, optimalisasi aset BUMN menjadi strategi utama untuk mempercepat realisasi proyek.

“Pada dasarnya bahwa kita tentu mendukung setiap program pemerintah khususnya yang disampaikan tadi oleh Pak Menteri Perumahan. Dan kita juga akan mengoptimalkan seluruh aset-aset daripada BUMN yang lebih bermanfaat tentu untuk masyarakat Indonesia,” kata Dony.

Lebih lanjut, Dony mengungkapkan bahwa proyek ini ditargetkan mulai dibangun dalam waktu dekat guna menjawab kebutuhan mendesak masyarakat.

“Groundbreaking kita harapkan bulan Mei akan kita mulai karena kita butuh kecepatan untuk menyediakan rumah-rumah ini bagi saudara-saudara kita. Dan tentu nanti skemanya kita buat seefisien mungkin, secepat mungkin, dan tentu juga seaman mungkin buat saudara-saudara kita,” tambahnya.

Program ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang sebelumnya meninjau langsung kondisi permukiman di sekitar rel kereta api kawasan Senen. Presiden meminta kementerian dan lembaga terkait segera menyediakan hunian yang layak, termasuk fasilitas dasar seperti mandi, cuci, kakus (MCK).

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menyampaikan bahwa langkah awal pembangunan sudah mulai dilakukan oleh tim di lapangan.

“Hari ini juga tim sudah bergerak untuk proses pembangunan hunian dan MCK baru yang letaknya tidak jauh dari kawasan asli tinggal mereka,” ujar Teddy.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#hunian layak #rusun #bantaran rel #swasta #senen #bumn