RADARBANYUWANGI.ID – Puncak arus balik Lebaran 2026 di Bandara Banyuwangi terjadi pada Minggu (29/3).
Dalam sehari, bandara yang berlokasi di Kecamatan Blimbingsari itu melayani tujuh kali penerbangan dengan total penumpang mencapai 655 orang.
General Manager Bandara Banyuwangi, Holik Muardi, mengatakan seluruh jadwal penerbangan pada hari puncak arus balik beroperasi penuh melayani tiga rute utama.
Kondisi ini berbeda dengan hari normal, di mana jadwal penerbangan tidak selalu berlangsung bersamaan.
“Rute Banyuwangi–Jakarta beroperasi dua kali pulang-pergi, Banyuwangi–Lombok dua kali, dan Banyuwangi–Surabaya tiga kali,” ujarnya.
Menurut Holik, mayoritas penumpang merupakan pemudik yang kembali ke kota tempat mereka bekerja setelah merayakan Lebaran di kampung halaman.
Tingginya mobilitas ini terlihat jelas dari tingkat keterisian kursi pesawat.
Untuk rute Banyuwangi–Surabaya, tingkat okupansi pesawat yang lepas landas menuju Bandara Juanda mencapai 100 persen.
Sebaliknya, pesawat dari Surabaya yang mendarat di Banyuwangi hanya terisi sekitar 50 persen.
“Untuk rute Banyuwangi–Jakarta dan sebaliknya, seluruh penerbangan dalam kondisi penuh atau full seat,” tambahnya.
Lonjakan jumlah penumpang ini menjadi indikator kuat tingginya arus balik Lebaran tahun ini, khususnya bagi masyarakat yang bekerja di luar daerah seperti Surabaya, Jakarta, dan Lombok.
Holik menjelaskan, masa angkutan Lebaran 2026 di Bandara Banyuwangi berlangsung selama 18 hari.
Selama periode tersebut, pihak bandara memproyeksikan total penumpang yang dilayani mencapai 7.175 orang.
Sebelumnya, puncak arus mudik tercatat terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026 (H-3 Lebaran) dengan jumlah penumpang sebanyak 435 orang. Angka tersebut kemudian meningkat signifikan saat arus balik.
“Puncak arus balik diprediksi dan terbukti terjadi hari ini (kemarin) dengan jumlah penumpang mencapai 655 orang,” jelasnya.
Dengan tingginya mobilitas penumpang selama musim Lebaran, pengelola bandara memastikan seluruh operasional berjalan lancar.
Koordinasi dengan maskapai dan pihak terkait terus dilakukan guna menjaga kelancaran jadwal penerbangan serta kenyamanan penumpang.
Ke depan, Bandara Banyuwangi diharapkan terus meningkatkan kapasitas layanan seiring pertumbuhan jumlah penumpang, terutama pada momen-momen puncak seperti arus mudik dan balik Lebaran. (why/sgt)
Editor : Ali Sodiqin