Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Penumpang Kereta Lebaran Tembus 3,1 Juta, BPH Migas Soroti Peran BBM Subsidi

Lugas Rumpakaadi • Kamis, 26 Maret 2026 | 12:01 WIB

KAI kelola BBM subsidi 2025 secara akuntabel.
KAI kelola BBM subsidi 2025 secara akuntabel.

RADARBANYUWANGI.ID - Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas, menegaskan bahwa penyediaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi untuk PT KAI memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas layanan transportasi publik, khususnya selama periode arus mudik dan balik Ramadhan dan Idul Fitri 2026 (RAFI).

Dalam keterangannya, Wahyudi menyebut bahwa BBM subsidi bukan sekadar dukungan operasional, melainkan bagian dari upaya negara menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat luas.

“Terkait penyediaan BBM subsidi, ada uang negara yang dititipkan kepada PT KAI. Semoga alokasi ini membantu meningkatkan layanan publik,” ujar Wahyudi.

BBM subsidi digunakan untuk berbagai layanan kereta, mulai dari angkutan penumpang hingga logistik seperti peti kemas, parcel, semen, dan klinker.

Pemanfaatan yang efisien dinilai mampu menjaga kelancaran operasional, terutama saat lonjakan mobilitas masyarakat.

Wahyudi menekankan pentingnya pengawasan agar distribusi BBM subsidi tepat sasaran dan sesuai volume.

“Amanah negara ini harus kita jaga. Jika ada hal yang perlu diperbaiki, mari dilakukan secara berkelanjutan,” tegasnya.

Selama periode H-10 hingga H+2 Lebaran 2026, jumlah penumpang kereta api mencapai sekitar 3,1 juta orang, meningkat sekitar 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencatat 2,8 juta penumpang.

Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, PT KAI mengoperasikan tambahan 62 perjalanan kereta api.

Ketersediaan BBM subsidi yang memadai dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga ketepatan waktu, kenyamanan, dan keselamatan perjalanan.

Anggota Komite BPH Migas, Arief Wardono, mengapresiasi kolaborasi antara PT KAI dan Pertamina Patra Niaga dalam memastikan distribusi BBM berjalan lancar selama periode Lebaran.

“Pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal berkat sinergi yang baik antara PT KAI dan Pertamina Patra Niaga,” ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, Wahyudi juga meninjau langsung layanan Kereta Api Diesel (KRD) rute Padalarang–Bandung–Cicalengka yang termasuk dalam skema Public Service Obligation (PSO).

Dengan tarif sekitar Rp5.000, layanan ini menjadi solusi transportasi terjangkau bagi masyarakat. Salah satu penumpang, Wini (30), mengaku merasakan manfaat langsung dari subsidi tersebut.

“Terima kasih sudah memudahkan perjalanan saya. Harganya terjangkau, lebih praktis, dan menghemat waktu,” ungkapnya.

Direktur SDM dan Kelembagaan PT KAI, Atih Nurhayati, menegaskan bahwa ketersediaan BBM merupakan faktor strategis dalam menjaga keandalan dan kesinambungan operasional kereta api.

“Kami siap melayani masyarakat pada angkutan Lebaran 2026, dengan dukungan penuh dari BPH Migas,” ujarnya.

Menutup kunjungan, Wahyudi berharap pemanfaatan BBM subsidi terus ditingkatkan secara tepat guna demi mendukung pelayanan publik yang lebih baik. “Ini menunjukkan bahwa pemerintah hadir untuk melayani masyarakat,” pungkasnya.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#lebaran #BPH Migas #KAI #bbm #Kereta Api