Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Diserbu Wisatawan Asing, ASDP Ketapang Gunakan Pengumuman 4 Bahasa di Arus Balik Lebaran 2026

Fredy Rizki Manunggal • Rabu, 25 Maret 2026 | 20:06 WIB

TETAP RAMAI: Rombongan wisatawan asing menuruni tangga di Pelabuhan ASDP Ketapang, Rabu (25/3).
TETAP RAMAI: Rombongan wisatawan asing menuruni tangga di Pelabuhan ASDP Ketapang, Rabu (25/3).

RADARBANYUWANGI.ID – Lonjakan arus balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Ketapang tidak hanya didominasi pemudik domestik. Ratusan wisatawan mancanegara (wisman) juga terlihat memadati pelabuhan dari arah Pulau Jawa menuju Bali, Rabu (25/3).

Untuk meningkatkan kualitas pelayanan di tengah tingginya mobilitas penumpang, PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang menghadirkan inovasi berupa sistem pengumuman (announcement) menggunakan empat bahasa sekaligus.

Gunakan Empat Bahasa Sekaligus

Pengumuman jadwal keberangkatan kapal kini disampaikan dalam empat bahasa, yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Jawa, Bahasa Inggris, dan Bahasa Mandarin. Langkah ini diambil untuk mempermudah wisatawan asing dalam memahami informasi penyeberangan.

Melalui sistem tersebut, penumpang dapat mengetahui jadwal kapal serta dermaga keberangkatan tanpa harus bertanya langsung kepada petugas.

Salah satu wisatawan asal Austria, Claude, mengaku terbantu dengan adanya pengumuman multibahasa tersebut.

“Cukup membantu, kita tinggal menunggu di kursi saja sambil mendengar jadwal,” ujarnya.

Ia menambahkan, sebelumnya wisatawan asing kerap mengalami kesulitan karena harus bertanya kepada porter atau petugas untuk mengetahui lokasi keberangkatan kapal.

Wisman Didominasi Tujuan Bali

General Manager ASDP Ketapang, Arief Eko Kurnianjah, mengatakan jumlah wisatawan asing yang menyeberang melalui Pelabuhan Ketapang tergolong tinggi, terutama pada musim libur Lebaran.

Menurutnya, Bali masih menjadi destinasi utama wisatawan mancanegara, sehingga arus penyeberangan dari Banyuwangi menuju Pulau Dewata terus meningkat.

“Kami menyesuaikan dengan segmen penumpang yang ada. Selain wisatawan dari Eropa dan Australia, wisatawan dari Tiongkok juga cukup banyak,” ungkapnya.

Mayoritas Wisman Jalan Kaki

Arief menjelaskan, sebagian besar wisatawan asing yang menyeberang melalui Pelabuhan Ketapang merupakan penumpang pejalan kaki. Hal ini membuat keberadaan pengumuman multibahasa menjadi sangat penting.

Dengan sistem tersebut, wisatawan tidak perlu lagi kebingungan mencari informasi jadwal atau lokasi dermaga.

“Semua trip diberikan pengumuman. Jadi penumpang bisa mengetahui kapal akan berangkat dari dermaga mana,” jelasnya.

Tingkatkan Kenyamanan Pelayanan

Penerapan pengumuman empat bahasa ini menjadi bagian dari upaya ASDP dalam meningkatkan pelayanan, khususnya di tengah tingginya mobilitas arus balik Lebaran.

Selain mempermudah wisatawan asing, langkah ini juga diharapkan dapat mempercepat alur pergerakan penumpang di dalam pelabuhan, sehingga antrean dapat diminimalisir.

Dengan meningkatnya jumlah wisman yang melintas di Banyuwangi menuju Bali, inovasi pelayanan seperti ini dinilai penting untuk mendukung sektor pariwisata sekaligus menciptakan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman dan efisien. (fre/aif)

Editor : Ali Sodiqin
#lebaran #wisman #pelabuhan ketapang #bali #gilimanuk #banyuwangi #arus balik #penyeberangan