RADARBANYUWANGI.ID - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa arus mudik menjelang Hari Raya Idulfitri tahun ini berjalan dengan lancar. Hingga H-3 Lebaran, berbagai moda transportasi terpantau beroperasi dengan baik tanpa kendala berarti.
“Sampai dengan hari ini kegiatan mudik, Alhamdulillah, berjalan dengan baik. Beberapa kegiatan mudik, baik itu dari sisi darat, laut, udara maupun kereta api, semuanya berjalan dengan baik,” ujar Dudy saat ditemui di Lapangan Ditlantas Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (18/3/2026).
Menurutnya, kelancaran ini tidak lepas dari koordinasi lintas sektor serta kesiapan infrastruktur transportasi yang semakin baik dari tahun ke tahun.
Dudy juga memberikan apresiasi terhadap inisiatif Kepolisian Republik Indonesia yang menggelar program mudik gratis. Ia menilai program tersebut mampu mengurangi penggunaan kendaraan roda dua yang berisiko tinggi saat perjalanan jarak jauh.
“Sehingga masyarakat tidak perlu lagi menggunakan kendaraan roda dua untuk melakukan perjalanan pulang. Sebuah program yang baik, mudah-mudahan ini akan mengurangi hal-hal yang tidak kita inginkan di dalam perjalanan masyarakat yang akan pulang,” katanya.
Lebih lanjut, ia menilai penggunaan transportasi umum seperti bus turut mendorong masyarakat untuk merencanakan perjalanan secara lebih matang. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan keselamatan serta kenyamanan selama mudik.
“Sehingga harapannya, bahwa mereka akan sampai di kampung halamannya, dan kemudian juga akan kembali lagi ke rumah masing-masing dengan aman, nyaman dan tentu juga dengan selamat,” ucapnya.
Dudy pun mengimbau para pemudik untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik serta selalu mematuhi arahan petugas di lapangan demi kelancaran bersama.
Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan pesan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya aspek kesehatan selama periode mudik.
“Terima kasih, Pak Kapolri, sudah memfasilitasi agar masyarakat kita bisa mudik dan juga bisa sehat pada saat mudik karena tadi saya lihat diperiksa kesehatannya, umumnya sehat-sehat semua,” tutur Budi.
Ia menyoroti bahwa faktor kesehatan terbesar yang mengancam pemudik adalah kecelakaan lalu lintas. Namun, ia mengapresiasi peningkatan signifikan pada sarana dan prasarana transportasi yang berdampak pada penurunan angka kecelakaan dalam beberapa tahun terakhir.
“Namun, Alhamdulillah, terima kasih kepada Pak Menhub yang sudah memperbaiki secara signifikan sarana dan prasarananya, jalannya, bisnya, kapal lautnya, prosedurnya seperti apa, sehingga jumlah kecelakaan tiga tahun terakhir menurun secara drastis,” ungkapnya.
Pemerintah berharap tren positif ini dapat terus berlanjut hingga puncak arus mudik dan arus balik, sehingga masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan aman, nyaman, dan sehat.
Editor : Lugas Rumpakaadi