Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Dari Rumah Sehat ke Generasi Kuat, Strategi Baru Lawan TBC

Lugas Rumpakaadi • Rabu, 18 Maret 2026 | 13:15 WIB

Prabowo minta percepatan program 3 juta rumah.
Prabowo minta percepatan program 3 juta rumah.

RADARBANYUWANGI.ID - Pemerintah terus mempercepat program pembangunan 3 juta rumah sebagai bagian dari strategi meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Program ini tidak hanya bertujuan menyediakan hunian layak, tetapi juga menjadi langkah penting dalam menekan angka stunting dan tuberkulosis (TBC) di Indonesia.

Ketua Satgas Perumahan sekaligus Utusan Khusus Presiden RI, Hashim Djojohadikusumo, menegaskan bahwa kondisi lingkungan tempat tinggal yang tidak sehat menjadi salah satu faktor utama munculnya berbagai masalah kesehatan pada anak.

“Ibu-ibu yang belum punya rumah, anak-anak yang belum punya hunian layak. Kita sudah tahu bahwa lingkungan yang tidak sehat itu menyebabkan stunting. Kenapa? Karena kesehatan anak-anak terganggu,” ujar Hashim dalam pencanangan pembangunan hunian di kawasan Stasiun Manggarai, Jakarta.

Menurutnya, masih banyak keluarga di Indonesia yang hidup di lingkungan padat dan kurang layak, sehingga meningkatkan risiko gangguan kesehatan, termasuk stunting pada anak. Lingkungan dengan sanitasi buruk dan ventilasi yang tidak memadai juga memperbesar potensi penyebaran penyakit menular seperti TBC.

Hashim menyoroti bahwa Indonesia saat ini menjadi salah satu negara dengan tingkat prevalensi TBC tertinggi di dunia, setelah India. Kondisi tersebut, kata dia, sangat berkaitan dengan kualitas hunian masyarakat.

“Kita sudah tahu di Indonesia ini kita negara nomor dua terjelek dalam bidang kesehatan terutama TBC. Itu diakibatkan perumahan yang berdekatan di tempat kumuh,” tegasnya.

Temuan ini juga diperkuat oleh hasil program pemeriksaan kesehatan gratis yang telah menjangkau sekitar 72 juta masyarakat. Dari program tersebut, pemerintah menemukan masih banyak warga yang mengidap TBC akibat lingkungan tempat tinggal yang tidak sehat.

“Ini malapetaka bagi bangsa Indonesia. TBC dan stunting,” tambah Hashim.

Data dari World Health Organization dalam Global Tuberculosis Report 2024 menunjukkan Indonesia berada di peringkat kedua dunia dengan estimasi 1,09 juta kasus TBC dan sekitar 125 ribu kematian setiap tahun. Angka tersebut menegaskan urgensi penanganan TBC secara menyeluruh dan terintegrasi.

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, sebelumnya juga menyatakan bahwa penanggulangan TBC menjadi salah satu prioritas utama pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto, terutama untuk menekan potensi kematian akibat penyakit menular tersebut.

Di sisi lain, Hashim mengapresiasi langkah PT Kereta Api Indonesia yang memanfaatkan aset lahannya untuk pembangunan kawasan hunian yang lebih sehat dan tertata. Ia menilai, kolaborasi semacam ini penting untuk mempercepat penyediaan perumahan layak.

Selain berdampak pada kesehatan, pembangunan perumahan juga dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor konstruksi dan industri pendukung. Hashim mencontohkan keberhasilan negara-negara seperti China, Jepang, Korea Selatan, dan Singapura dalam menjadikan pembangunan hunian sebagai motor pertumbuhan ekonomi sekaligus pemerataan kesejahteraan.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#3 juta rumah #tbc #stunting